Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi edukasi interaktif menggunakan video dan klarifikasi mitos-fakta untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi Sari, Rita Kartika; Prasetijono, Purwito Soegeng; Anggraini, Putri Dian Puspa; Wibowo, David Adi; Zamzami, Romi; Santosa, Agus Dwi Aji; Ramadhani, Hesa Haidar; Nastavia, Chika; Yuliana, Kumala Putri; Fillah, Muhammad Arda; Khamareta, Vita Ayu Tegar; Akbar, Mohammad Dhanny; Rahma, Vira Fadhila; Saharda, Nadylla Mifta Ulrahmi; Nurhaliza, Nimas Putri; Putri, Diah Anggun Febriana; Maharani, Eisha Ira; Amalia, Gradis; Nirwana, Disna Laura Cahya; Khatami, Muh Najib Riza; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24102

Abstract

Kepatuhan minum obat hipertensi secara teratur diperlukan untuk mencegah berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta tentang kepatuhan minum obat hipertensi di RW 04 Kelurahan Banget Ayu Kulon, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelaksanaan berupa pemutaran video, pemaparan materi, serta pemberian klarifikasi mitos dan fakta Kegiatan diikuti oleh 50 orang peserta. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diukur berdasarkan perbedaan nilai menjawab benar dari kuesiner pre dan post-test. Program “SIGAP” (Siaga Kendalikan Hipertensi) dirancang untuk membantu meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi sehingga merubah perilaku kepatuhan minum obat hipertensi.  Hasil program ini menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu peningkatan nilai pengetahuan menganai hipertensi sebesar 15,7 point dari nilai pretest sebesar 81.90±2.61 menjadi 97.60±0.92 setelah pemberian materi edukasi.  Hasil uji pretest dan postest menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) antara nilai sebelum dan sesudah edukasi. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi sehingga dapay mengurangi risiko komplikasi akibat hipertensi. Program "SIGAP" dapat menjadi model intervensi yang relevan dan berkelanjutan untuk diterapkan di komunitas lainnya.
THE EFFECT OF CURCUMA ZEDOARIA EXTRACT ON LIVER DAMAGE BIOMARKERS IN A DIABETIC RAT MODEL Maulia, Nurdiana; Amalia, Gradis; Azizah, Muna Dasa; Widyasari, Aliya Syukur; Ramadhani, Hesa Haidar; Pramesti, Marshanda Hasna; Sampurna, Sampurna; Tyagita, Nurina; Widiyanto, Bagas
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uncontrolled hyperglycemia in diabetes mellitus (DM) can cause liver tissue damage. This can be characterized by increased levels of several biomarkers, including transaminase and transferase enzymes and alpha-fetoprotein (AFP) level, as well as decreased bilirubin and albumin levels. White turmeric (Curcuma zedoaria) contains high levels of antioxidants and anti-inflammatory compounds. The objective of this study was to determine the effect of white turmeric extract on liver damage biomarkers in DM rats. This true experimental study used a post-test-only control group design. The test subjects were 28 male Wistar rats divided through two randomizations. In the first randomization, rats were allocated into two groups (control/K1 and the DM rat group) with a ratio of 1:3. DM was induced by an intraperitoneal injection of niacinamide (NA) 45 mg/kg BW followed by streptozotocin (STZ) 110 mg/kg BW 15 minutes later. The second randomization divided the DM rats into three groups: K2 (DM only), K3, and K4 (each receiving white turmeric extract at 9 and 18 mg/g BW, respectively) for 28 days. The next day, liver biomarkers were measured. A one-way ANOVA test for SGOT, GGT, AFP, and albumin levels showed p<0.05. Likewise, the Kruskal-Wallis test for SGPT and bilirubin levels also showed significant differences. The levels of SGOT, SGPT, GGT, AFP, bilirubin, and albumin differed significantly among the four groups. AFP and bilirubin levels in K4 were lower than in K3 and K2, while albumin levels were higher than in those groups. Administration of white turmeric extract reduced transaminase and transferase enzymes, bilirubin, and AFP, and increased albumin levels in DM Wistar rats. Keywords: diabetes mellitus, liver damage biomarkers, white turmeric DOI : 10.35990/mk.v9n1.p1-12