Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Kelurahan Bangetayu Kulon melalui Edukasi Menggunakan Film Pendek dan Kuis Mitos-Fakta Novita, Mutiara Putri; Pradhana, Aleyda Syifa; Ali, Aqila Aurora; Fauzira, Danissa; Layli, Intan Noor; Ratnawati, Ratnawati; Prasetijono, Purwito Soegeng; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.4.1.16-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi melalui metode analitik observasional dengan pendekatan one group pre and post-test design. Sebanyak 23 orang penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, berpartisipasi dalam intervensi edukasi dan pelatihan yang bertemakan “SEMAR MESEM: Semarak Anti Hipertensi Supoyo Urip Ayem.” Intervensi ini meliputi edukasi menggunakan media film pendek, kuis mitos-fakta, dan diskusi interaktif. Pretest dan posttest dilakukan menggunakan kuesioner berjumlah 22 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen, sehingga uji Wilcoxon (non parametrik) digunakan untuk menganalisis hasil. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan (p < 0,05) pada tingkat pengetahuan peserta tentang hipertensi setelah intervensi. Edukasi yang diberikan menyentuh aspek definisi, faktor risiko, dan komplikasi hipertensi, serta pentingnya kepatuhan dalam pengobatan. Edukasi menggunakan media film pendek, kuis mitos-fakta, dan diskusi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai hipertensi, mencakup definisi, faktor risiko, komplikasi, serta pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan.This study aims to improve medication adherence among individuals with hypertension through an observational analytical method utilizing a one-group pre-and post-test design. A total of 23 hypertensive patients from RW 11 Bangetayu Kulon Village, Genuk District, Semarang City, participated in educational and training interventions themed “SEMAR MESEM: Vibrant Anti-Hypertension Supoyo Urip Ayem.” The intervention included education delivered through short films, myth-fact quizzes, and interactive discussions. Pretest and posttest assessments were conducted using a 22-item questionnaire that was validated for reliability. The analysis revealed that the data were not normally distributed and not homogeneous, necessitating the use of the Wilcoxon test (non-parametric) for analysis. The results indicated a significant increase (p < 0.05) in participants' knowledge about hypertension following the intervention. The education provided covered key aspects such as the definition, risk factors, and complications of hypertension, as well as the importance of treatment adherence. Education combining short films, myth-fact quizzes, and interactive discussions effectively increased participants' knowledge of hypertension, covering definition, risk factors, complications, and treatment adherence.
Strategi edukasi interaktif menggunakan video dan klarifikasi mitos-fakta untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi Sari, Rita Kartika; Prasetijono, Purwito Soegeng; Anggraini, Putri Dian Puspa; Wibowo, David Adi; Zamzami, Romi; Santosa, Agus Dwi Aji; Ramadhani, Hesa Haidar; Nastavia, Chika; Yuliana, Kumala Putri; Fillah, Muhammad Arda; Khamareta, Vita Ayu Tegar; Akbar, Mohammad Dhanny; Rahma, Vira Fadhila; Saharda, Nadylla Mifta Ulrahmi; Nurhaliza, Nimas Putri; Putri, Diah Anggun Febriana; Maharani, Eisha Ira; Amalia, Gradis; Nirwana, Disna Laura Cahya; Khatami, Muh Najib Riza; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24102

Abstract

Kepatuhan minum obat hipertensi secara teratur diperlukan untuk mencegah berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta tentang kepatuhan minum obat hipertensi di RW 04 Kelurahan Banget Ayu Kulon, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelaksanaan berupa pemutaran video, pemaparan materi, serta pemberian klarifikasi mitos dan fakta Kegiatan diikuti oleh 50 orang peserta. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diukur berdasarkan perbedaan nilai menjawab benar dari kuesiner pre dan post-test. Program “SIGAP” (Siaga Kendalikan Hipertensi) dirancang untuk membantu meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi sehingga merubah perilaku kepatuhan minum obat hipertensi.  Hasil program ini menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu peningkatan nilai pengetahuan menganai hipertensi sebesar 15,7 point dari nilai pretest sebesar 81.90±2.61 menjadi 97.60±0.92 setelah pemberian materi edukasi.  Hasil uji pretest dan postest menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) antara nilai sebelum dan sesudah edukasi. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi sehingga dapay mengurangi risiko komplikasi akibat hipertensi. Program "SIGAP" dapat menjadi model intervensi yang relevan dan berkelanjutan untuk diterapkan di komunitas lainnya.
EFFORTS TO ADDRESS SMOKING'S IMPACT THROUGH EDUCATION USING SHORT FILMS, SMOKER TESTIMONIALS, AND SIMULATIONS OF ITS EFFECTS ON LUNG HEALTH Hilmi, Moh. Mustofa; Nuria, Ervina Shinta; Primasti, Resta; Febrilia, Zhania Fitri; Nursyafa'ati, Hesti Puji; Yustisia, An Nisa; Putri, Nabila Haynaya; Hiadayah, Eva Nur; Fadlia, Mincha; Orchita, Novenda Salma; Utami, Adelia Yunika; Ratnawati, Ratnawati; Prasetijono, Purwito Soegeng; Suparmi, Suparmi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2493

Abstract

Smoking behavior is the act of inhaling smoke from burning tobacco and then exhaling it. This community service (PkM) project aims to educate residents of RW 11, Bangetayu Kulon Village, Semarang City, about the effects of smoking through a short film, testimonials from former smokers, and a simulation demonstrating the impact of smoking on lung health. The intervention was attended by 56 participants and included the following activities: (1) health checks, which involved measuring blood pressure and conducting random blood sugar tests; (2) a pre-test to assess participants’ knowledge of smoking hazards using a questionnaire; (3) screening of the short film; (4) a health education session on the dangers of smoking; (5) a simulation using simple tools to help participants better understand smoking hazards; (6) a testimonial interview with a former smoker; and (7) a post-test to evaluate participants' knowledge levels. The success of the education initiative was measured with a questionnaire consisting of ten questions for participants. The evaluation indicated that the PkM team's efforts significantly enhanced participants' knowledge (p<0.05). Pre-intervention scores (pre-test) averaged 80.17±9.24, while post-intervention scores (post-test) averaged 94.82±6.6, reflecting an 18.27% increase in knowledge among the RW 11 residents of Bangetayu Kulon Village. Ideally, family members and stakeholders should follow up on this PkM outcome to monitor adherence to smoking cessation.
Upaya peningkatan pengetahuan berhenti merokok melalui edukasi dan peragaan bahaya rokok dengan alat sederhana Kurniawan, Yuwono Tulus; Artanti, Sekar Arum; Fitrianisa, Nadya; Indriatno, Anang Wiwik; Wardhana, Naufal Al Faris; Khairunnisa, Sekarayu Septia; Amellia, Nazzala Luthfin; Dewa, Yusuf Kusuma; Pratami, Rani Windasari; Damayanti, Indy Anindya; Nafisyah, Nafisyah; Egan, Zahir Khan Gaddy Shaquille; Nisaa, Salsabila Amarti; Dea, Salsabila Ratna; Octavia, Tania; Zulaikhah, Siti Thomas; Prasetijono, Purwito Soegeng; Suparmi, Suparmi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30202

Abstract

Abstrak Hasil analisa situasi menunjukkan bahwa indikator keberhasilan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di RW 02 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kota Semarang untuk anggota keluarga tidak ada yang merokok baru mencapai 36,7% dari target 100%. Tingginya perokok di RW ini saah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang bahaya merokok. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai bahaya merokok bagi kesehatan sebelum dan sesudah edukasi dan peragaan bahaya rokok dengan alat sederhana. . Pelaksanaan PkM melaiputi 3 tahapan yaitu persiapan berupa analisa situasi menggunakan kuesioner PIS-PK dan mawas diri, edukasi dan evaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Edukasi berupa penyuluhan dengan tema “Lepaskan Rokok, Gapai Awet Sehat (LEGA)”. Edukasi menggunakan media leaflet, powerpoint,video dan alat peraga. Tingkat pengetahuan peserta  pada saat pre test  sebesar 6,00±1,75 dan posttest sebesar 8.34 ±1,45, sehingga terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 28,05%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p<0.05) antara tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi Edukasi dan peragaan bahaya rokok dengan alat sederhana terbukti dapat meningkatkan tingkat pengetahuan untuk berhenti merokok bagi warga RW 02 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kota Semarang. Upaya menurunkan bahaya rokok di masyarakat perlu memperoleh dukungan dari semua pihak diantaranya keluarga, tokoh masyarakat dan puskesmas. Tindak lanjut yang bisa dilakukan adalah pemasangan poster bahaya merokok di pojok rokok untuk terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya rokok. Kata kunci: rokok; edukasi; leaflet; video; alat peraga.. Abstract The situational analysis showed that the success indicator of the Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PIS-PK) in RW 02, Bangetayu Kulon Subdistrict, Semarang City, for the criterion of having no family members who smoke has only reached 36.7% of the 100% target. The high number of smokers in this area is partly due to the low level of public knowledge about the dangers of smoking. This community service (PkM) aims to assess the level of knowledge regarding the health hazards of smoking before and after education and demonstrations using simple tools. The implementation of the PkM consists of three stages: preparation (including situational analysis using the PIS-PK questionnaire and self-assessment), education, and evaluation using pretest and posttest questionnaires. The education activity carried the theme "Lepaskan Rokok, Gapai Awet Sehat (LEGA)" or “Let Go of Cigarettes, Embrace Lasting Health.” It used leaflets, PowerPoint presentations, videos, and simple demonstration tools. The participants’ knowledge score increased from a pretest average of 6.00±1.75 to a posttest average of 8.34±1.45, indicating a 28.05% improvement. The Wilcoxon test results showed a significant difference (p<0.05) between participants' knowledge levels before and after the educational session. Education and demonstrations using simple tools proved effective in increasing knowledge about quitting smoking among residents of RW 02, Bangetayu Kulon Subdistrict, Semarang City. Efforts to reduce the dangers of smoking in the community require support from all parties, including families, community leaders, and health centers. A recommended follow-up action is to install anti-smoking posters in smoking corners to continuously educate the public about the dangers of smoking. Keywords: : smoking; education; leaflet; video; teaching aids.
Gambaran Hasil Kegiatan Intervensi Pentingnya Penggunaan KB pada Pasangan Usia Subur di Kelurahan Karangroto Semarang Yuliyanti, Suryani; Prasetijono, Purwito Soegeng; Nabih, Dimas Irfan; Pratiwi, Citra Permata; Safitri, Gita Dwi; Nisak, Khamidatun; Amal, Muhammad Ikhlasul; Septiani, Anita Indria; Khotimatun, Dwi Fara; Kusuma, Julia Salsa; Saputri, Pradita Bella Riski; Zahra, Purbaningrum Tiara; Putri, Trijati Cendikia
Smart Society Empowerment Journal Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v5i3.86446

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya yang gencar dilakukan pemerintah dalam pengendalian penduduk adalah program keluarga berencana (KB). Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan pasangan usia subur terbanyak di Indonesia, sebanyak 57,38 persen diantaranya menggunakan KB pada tahun 2021. Karangroto merupakan kelurahan di wilayah Jawa Tengah dengan hasil survei penggunaan KB sebesar 58,5% dari target 100%. Dari data tersebut peneliti melakukan kegiatan intervensi pada kelurahan Karangroto guna meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur pentingnya penggunaan KB.Metode: Intervensi yang dilakukan berupa edukasi mengenai pentingnya dukungan suami dalam program KB dan informasi pembayaran KB dalam bentuk ceramah, leaflet dan kuis mengenai materi yang diberikan. Sebelum diberikan intervensi, peserta diminta mengisi kuisioner pre test dan kuisioner post test akan dibagikan setelah intervensi.Analisis data pre post test menggunakan uji t berpasangan yang dilanjutkan dengan uji wilcoxon karena data tidak homogen dan tidak normal.Hasil dan pembahasan: Edukasi masyarakat tentang program KB di Kelurahan Karangroto diikuti 42 peserta yang seluruhnya meningkat pengetahuannya (rerata pretest 8,61 dan rerata posttest 9,30) dengan nilai p=0,001. Nilai pretest terendah adalah 5 dan tertinggi adalah 10. Sedangkan untuk nilai posttest terendah adalah 6 dan tertinggi 10.Kesimpulan: Terdapat peningkatan yang bermakna pada pengetahuan pasangan usia subur pada Kelurahan Karangroto mengenai penggunaan kontrasepsi setelah diberikan intervensi berupa edukasi mengenai pentingnya dukungan suami dalam program KB dan informasi mengenai pembayaran KB.