p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Raihani Sava Alzena
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Pembangunan Destinasi Wisata Homestay Berkelanjutan Berbasis Komunitas di Daerah Alahan Panjang Ramadani Fitriyah Harahap; Raihani Sava Alzena; Muhammad Rizki Alvarizi; Delmira Syafrini; Putri Cindy Clarissa; Irvan Rasyid; Rezki Amelia Safitri; Renaldi Aprinel Putra; Lovia Phica Yola Emilza; Bunga Dinda Pertama
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan homestay berbasis komunitas terhadap pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, hubungan sosial dan kelestarian lingkungan. Pembangunan destinasi wisata dan homestay di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah membawa dampak signifikan terhadap aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan masyarakat lokal. Teori yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini adalah teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling, informan dalam penelitian ini berjumlah delapan orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung di Alahan Panjang untuk melihat kondisi suasana homestay. Selanjutnya wawancara mendalam dilakukan dengan para informan guna untuk mengetahui bagaimana pandangan mereka terhadap dampak pembangunan destinasi wisata homestay berkelanjutan berbasis komunitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah interaktif dari Miles dan Huberman melalui empat tahap analisis yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan wisata ini telah meningkatkan pendapatan masyarakat lokal dan pengembangan usaha kecil, dan menengah, keterlibatan aktif masyarakat dalam mengambil keputusan dan bermusyawarah di setiap pembangunan, eksistensi budaya dan nilai - nilai tradisi masih dipertahankan, keindahan alam yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sosiologi pada Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kecamatan Harau Raihani Sava Alzena; Amelia, Rezki Amelia Safitri; Elvaririn, Elvaririn; Fira Fadila; Karin Syafitri; Rani Kartika
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kerangka Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran Sosiologi kelas X di SMAN 1 Kecamatan Harau. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan karakter di era Kurikulum Merdeka serta kebutuhan pembentukan nilai moral pada peserta didik yang berada pada fase transisi remaja awal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan nilai- nilai karakter seperti toleransi, gotong royong, tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, dan kemampuan bernalar kritis dalam pembelajaran Sosiologi, terutama melalui materi diferensiasi sosial, kegiatan diskusi kelompok, dan kesepakatan kelas yang dibuat pada awal semester. Penerapan ini sejalan dengan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila serta sesuai dengan kebutuhan perkembangan sosial siswa. Namun, penelitian juga menemukan beberapa tantangan, seperti pengaruh budaya digital, kurangnya keteladanan dari lingkungan keluarga, dan minimnya evaluasi karakter yang sistematis. Secara keseluruhan, penerapan pendidikan karakter di SMAN 1 Kecamatan Harau telah berjalan baik dan relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka, tetapi memerlukan penguatan kolaborasi sekolah,orang tua serta inovasi metode pembelajaran untuk meningkatkan efektivitasnya.