Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI EKONOMI GLOBAL DAN KESADARAN PERAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KOTA PALEMBANG Fadhlia, Maudy Noor; Supli, Nur Aslamiah; Fahlevi, Zhillan; Nuaba, I Kadek Andre; Damayanti, Larassita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36061

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekonomi global dan kesadaran peran siswa sebagai pemuda dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat Sekolah Menengah Atas. Tantangan era globalisasi menuntut generasi muda memiliki pemahaman yang komprehensif tentang isu-isu ekonomi internasional dan dampaknya terhadap pembangunan lokal-berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah serta evaluasi melalui 10 soal pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Peserta kegiatan adalah 31 siswa kelas XI jurusan IPS. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman sebesar 35% pada materi literasi ekonomi global dan 42% pada materi SDGs, yang diverifikasi melalui perbandingan skor pre-test dan post-test. Hal ini mengindikasikan keberhasilan program dalam menanamkan kesadaran kritis dan sense of agency pada siswa untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.Abstract: This community service program aims to enhance students’ global economic literacy and awareness of their role as youth in supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) at SMA Negeri 14 Palembang. The challenges of globalization require young generations to possess a comprehensive understanding of international economic issues and their implications for local and sustainable development. The implementation methods included interactive lectures, focused group discussions, and evaluations through pre-test and post-test assessments to measure participants’ improvement in understanding. The participants consisted of 31 students from grade XI in the social sciences program. The results of the program indicate an average increase of 35% in understanding of global economic literacy and 42% in understanding of the SDGs, as verified through comparative analysis of pre-test and post-test scores. These findings demonstrate the program’s effectiveness in fostering critical awareness and a sense of agency among students to actively participate in realizing inclusive and sustainable development.
Youth for human security: membangun literasi global dan kesadaran human security di SMA Negeri 14 Palembang Supli, Nur Aslamiah; Yusa, Muchammad Yustian; Nuaba, I Kadek Andre; Wulindari, Adetia; Setiawan, Roy; Fadhlia, Maudy Noor
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35970

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat “Youth for Human Security” dilaksanakan sebagai upaya peningkatan literasi global dan kesadaran siswa terhadap isu-isu keamanan manusia (human security) di SMA Negeri 14 Palembang. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya pemahaman pelajar terhadap keterkaitan antara fenomena global dan realitas lokal, khususnya dalam konteks ancaman multidimensi seperti lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan komunitas. Melalui pendekatan edukatif partisipatif, program ini mengintegrasikan seminar interaktif, kampanye visual, dan pemetaan digital berbasis Google MyMaps sebagai media reflektif dan pembelajaran kontekstual. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap enam dimensi human security. Selain itu, observasi partisipatif dan analisis naratif siswa digunakan untuk menilai keterlibatan dan kualitas refleksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu mendorong partisipasi aktif, membentuk kesadaran kritis, dan memperkuat nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya bernalar kritis dan berkebinekaan global. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta memiliki potensi replikasi di sekolah lain dengan karakteristik serupa. Kata kunci: literasi global; human security; pendidikan partisipatif; pelajar pancasila. Abstract The community service program “Youth for Human Security” was implemented as an effort to enhance students’ global literacy and awareness of human security issues at SMA Negeri 14 Palembang. This initiative was designed to address the limited understanding among students regarding the interconnection between global phenomena and local realities, particularly in the context of multidimensional threats such as environmental degradation, health vulnerabilities, economic disparities, and community insecurity. Through a participatory educational approach, the program integrated interactive seminars, visual campaigns, and digital mapping using Google MyMaps as reflective and contextual learning tools. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test method to measure the effectiveness of the intervention in improving students’ comprehension of the six dimensions of human security. In addition, participatory observation and narrative analysis of student reflections were employed to assess engagement and the depth of social awareness. The results indicate that this approach successfully fostered active participation, critical consciousness, and strengthened the values of the Pancasila Student Profile, particularly critical thinking and global diversity. The program also contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) and holds potential for replication in other schools with similar characteristics. Keywords: global literacy; human security; participatory education; pancasila student profile