Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSTRUKSI BRANDING PRODUK MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU PADA AKUN @melvantbali Dinda Vania Zabrina Rachman; I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Melati Budi Srikandi; I Wayan Joniarta
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i8.12184

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Integrated Marketing Communication (IMC) on the Instagram account @melvantbali in building brand image and strengthening product branding as a local streetwear-based fashion brand. This research employs a descriptive qualitative method and is grounded in the IMC framework proposed by Kotler and Keller, which consists of eight key elements of marketing communication: advertising, sales promotion, events and experiences, public relations and publicity, online and social media marketing, mobile marketing, direct and database marketing, and personal selling. The findings show that these communication elements operate in an integrated and consistent manner, creating message unity, visual identity continuity, and a strong brand experience in the minds of the audience. Advertising through visual content shapes brand identity, sales promotion is applied selectively without reducing brand exclusivity, events and experiences strengthen consumer trust through direct interaction, while public relations reinforces brand legitimacy and value through storytelling. Furthermore, online and social media marketing enable participatory two-way communication, mobile marketing fosters psychological closeness through real-time responses, direct and database marketing build personalized relationships with consumers, and digital personal selling functions as a supportive process in purchase decision-making. These findings indicate that IMC is not merely a promotional instrument, but a relational strategy that shapes emotional engagement, brand awareness, and consumer trust toward the brand.
Analisis Narasi Visual dan Brand Image NCT 127 Dalam Promosi Album ‘Walk’ Di Instagram Ni Made Eni Dwi Ayuni; I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Ni Made Prasiwi Bestari; Jonathan Jacob Paul Latupeirissa
KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi Vol. 13 No. 1 (2026): KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi
Publisher : Research and Community Service UNIVERSITAS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/5tmmhc03

Abstract

This research aims to analyze the digital communication strategy of the @nct127 Instagram account in building a brand image through the promotion of the ‘Walk’ album. The study employs a qualitative descriptive method with a literature study approach, observing visual and narrative elements on social media. The results indicate that the promotion of the ‘Walk’ album successfully constructs a "Neo Culture" brand image through a multimodal communication approach that integrates persuasive copywriting, urban-street aesthetics, and interactive audio-visual synchronization. The use of Instagram Reels as a digital narrative engine significantly increased audience engagement and established a consistent visual identity. In conclusion, the orchestration of high-quality visual narratives and interactive features is the key factor in maintaining NCT 127's position as a trendsetter in the global music industry.
Strategi Komunikasi Digital Instagram @steamy_bitess dalam Membentuk Brand Image di Kalangan Followers Alifia Zhafira Yulianti; I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Ni Made Prasiwi Bestari; I Gusti Agung Ananda Putra
KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi Vol. 13 No. 1 (2026): KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi
Publisher : Research and Community Service UNIVERSITAS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/4v7gaf06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital akun Instagram @steamy_bitess dalam membentuk citra merek di kalangan pengikutnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, mengamati konten visual, fitur interaktif, dan pola keterlibatan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @steamy_bitess berhasil membangun citra merek yang profesional dan inovatif melalui estetika visual yang konsisten, seperti palet warna hangat dan fotografi makanan berkualitas tinggi. Selain itu, penggunaan fitur Instagram secara optimal seperti Sorotan untuk bukti sosial dan Reels untuk keterlibatan dinamis efektif mengubah promosi satu arah menjadi dialog interaktif. Strategi terintegrasi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan pengikut tetapi juga memperkuat posisi merek sebagai pelopor dalam kategori mangkuk hotpot siap saji. Secara keseluruhan, sinergi antara konsistensi visual dan komunikasi interaktif merupakan faktor kunci dalam menjaga citra merek yang positif dan berkelanjutan di era digital.
Efektivitas Strategi Komunikasi Publik BP3MI dalam Sosialisasi Khusus Program Desa Migran Emas Melisa Rohmah; I Gusti Ayu Agung Dewi Sucitawathi Pinatih; Melati Budi Srikandi; Ni Made Prasiwi Bestari
KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi Vol. 13 No. 1 (2026): KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi
Publisher : Research and Community Service UNIVERSITAS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/dhrkxz61

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis efektivitas strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh badan atau lembaga khusus migran BP3MI, terkait sosialisasi Program Desa Migran Emas. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, melalui penyuluhan dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat sasaran program. Terkait hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya strategi komunikasi publik yang diterapkan cukup efektif. Hal ini ditunjukkan oleh tingkat pemahaman masyarakat yang tinggi terkait program setelah mengikuti kegiatan sosialisasi dari BP3MI. Pesan yang disampaikan bagi masyarakat dan juga sasaran program dinilai jelas, sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik audiens Hal ini dapat diindikasikan dapat diterima dengan baik oleh informal. Di sisi lain metode komunikasi tetap muka terbukti mampu meningkatkan interaksi antara komunikator dan komunikan serta memperkuat Proses penyampaian pesan yang dimaksud strategi komunikasi publik. Bukan hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, namun menjadi sarana yang dapat mendorong respon positif serta partisipasi aktif masyarakat dalam program tersebut. Walaupun begitu terdapat sebagian kecil masyarakat yang belum sepenuhnya memahami maupun merespon program secara optimal. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini diperlukan upaya peningkatan strategi komunikasi publik agar jangkauan sosialisasi dapat lebih merata dan inklusif. Serta penyampaian informasi terkait dengan program migran dalam sebuah desa menjadi lebih jelas untuk membantu.