Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Bahasa Indonesia Terhadap Kejelasan dan Ketepatan Laporan Praktikum Teknik Sipil Mahasiswa Universitas Negeri Medan Kaban, Anggi Rona BR; Sahda, Dianita; Ihsan, Fathir; Simbolon, Fidelis; Aritonang, Hironius Asyer Keith; Simbolon, Lasro Dearma Br; Kurniawan, Hendra
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 8 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17313782

Abstract

This study aims to analyze the impact of using the Indonesian language on the clarity and accuracy of preparing practical work reports by students of the Civil Engineering Study Program at Universitas Negeri Medan. The main issue addressed is the low linguistic quality in practical reports, which potentially reduces reader comprehension in terms of sentence structure, word choice, and paragraph organization. The purpose of this research is to identify the extent to which the application of proper and correct Indonesian language principles affects readability, accuracy in conveying information, and the alignment of reports with academic standards in the field of civil engineering. The research employed a qualitative-descriptive approach by analyzing the content of 30 practical work reports written by students. The research instruments included language analysis guidelines and assessment criteria referring to the Indonesian Spelling System (Ejaan Bahasa Indonesia/EBI) and the framework of scientific writing. Data were analyzed through the stages of coding linguistic errors, evaluating content clarity, and assessing technical compliance. The findings affirm that adequate mastery of the Indonesian language is not merely a formality, but rather an essential element in scientific communication within the civil engineering sector.
Revitalisasi Pancasila Sebagai Pondasi Multikulturalisme Dalam Masyarakat Indonesia Modern Sahda, Dianita; Sihombing, Hadriana; Gulo, Joel Alfian S; Siregar, Amirul Fadillah; Simbolon, Fidelis; Rabbani, Rachmat Daffa; Yunita, Sri
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7492

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya yang sangat tinggi menghadapi tantangan serius dalam menjaga harmoni sosial di era modern. Fenomena intoleransi, polarisasi sosial, dan melemahnya kohesi nasional menunjukkan urgensi untuk merevitalisasi nilai-nilai fundamental yang menjadi landasan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Pancasila sebagai pondasi multikulturalisme dalam konteks masyarakat Indonesia kontemporer, mengidentifikasi tantangan implementasinya, serta merumuskan strategi revitalisasi yang komprehensif dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap 40 sumber literatur meliputi jurnal ilmiah terakreditasi, buku teks, laporan survei lembaga riset independen, dan dokumen kebijakan pemerintah periode 2015-2024. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mengalami tren penurunan toleransi yang signifikan dalam lima tahun terakhir, dengan Indeks Kota Toleran (IKT) menurun dari 6,513 (2020) menjadi 5,891 (2024) dan peningkatan Kota Tidak Toleran dari 14 menjadi 21 kota. Data empiris mengungkapkan 265 pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) pada 2023, mayoritas berbentuk intimidasi dan kriminalisasi. Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi revitalisasi komprehensif: (1) transformasi kurikulum pendidikan dengan integrasi nilai Pancasila secara kontekstual; (2) penguatan literasi digital berbasis Pancasila untuk menangkal disinformasi; (3) pemberdayaan kearifan lokal sebagai manifestasi konkret Bhinneka Tunggal Ika; dan (4) penguatan kelembagaan melalui sinergi multi-stakeholder. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan kerangka konseptual "Pancasila sebagai Epistemologi Multikulturalisme Indonesia" yang membedakan pendekatan multikulturalisme Indonesia dari model Barat. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan implementasi "Gerakan Nasional Literasi Pancasila" dan pembentukan "Pusat Studi Pancasila dan Multikulturalisme" di setiap provinsi sebagai infrastruktur revitalisasi berkelanjutan.