Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Ruang Kuliah ke Lapangan: Pendekatan Interdisipliner Untuk Pengembangan Komunikasi Teknis Mahasiswa Teknik Sipil Ambarwati, Atifa; Salsabila, Nalya; Siregar, Amirul Fadillah; Gulo, Joel Alfian S; Ginting, Wahyu Prayoga; Pulungan, Hendra Kurnia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 8 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17315146

Abstract

Technical communication skills are an essential competency for civil engineering students, not only in academic contexts but also in professional practice in the field. This article aims to explore an interdisciplinary approach in developing technical communication skills of civil engineering students by emphasizing the connection between the classroom and the workplace. Through a literature review and critical analysis of various learning models such as project-based learning, cross-disciplinary collaborative approaches, and information technology integration, this study highlights effective strategies that can improve technical report writing, professional presentation, and collaborative communication skills in multidisciplinary teams. The results of the discussion indicate that the application of an interdisciplinary approach can narrow the gap between theory and practice, while strengthening students' readiness to face communication challenges in the complex world of construction. Thus, this article provides conceptual and practical contributions in designing a relevant and applicable technical communication learning model for civil engineering education in the modern era
Revitalisasi Pancasila Sebagai Pondasi Multikulturalisme Dalam Masyarakat Indonesia Modern Sahda, Dianita; Sihombing, Hadriana; Gulo, Joel Alfian S; Siregar, Amirul Fadillah; Simbolon, Fidelis; Rabbani, Rachmat Daffa; Yunita, Sri
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7492

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya yang sangat tinggi menghadapi tantangan serius dalam menjaga harmoni sosial di era modern. Fenomena intoleransi, polarisasi sosial, dan melemahnya kohesi nasional menunjukkan urgensi untuk merevitalisasi nilai-nilai fundamental yang menjadi landasan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Pancasila sebagai pondasi multikulturalisme dalam konteks masyarakat Indonesia kontemporer, mengidentifikasi tantangan implementasinya, serta merumuskan strategi revitalisasi yang komprehensif dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap 40 sumber literatur meliputi jurnal ilmiah terakreditasi, buku teks, laporan survei lembaga riset independen, dan dokumen kebijakan pemerintah periode 2015-2024. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mengalami tren penurunan toleransi yang signifikan dalam lima tahun terakhir, dengan Indeks Kota Toleran (IKT) menurun dari 6,513 (2020) menjadi 5,891 (2024) dan peningkatan Kota Tidak Toleran dari 14 menjadi 21 kota. Data empiris mengungkapkan 265 pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) pada 2023, mayoritas berbentuk intimidasi dan kriminalisasi. Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi revitalisasi komprehensif: (1) transformasi kurikulum pendidikan dengan integrasi nilai Pancasila secara kontekstual; (2) penguatan literasi digital berbasis Pancasila untuk menangkal disinformasi; (3) pemberdayaan kearifan lokal sebagai manifestasi konkret Bhinneka Tunggal Ika; dan (4) penguatan kelembagaan melalui sinergi multi-stakeholder. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan kerangka konseptual "Pancasila sebagai Epistemologi Multikulturalisme Indonesia" yang membedakan pendekatan multikulturalisme Indonesia dari model Barat. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan implementasi "Gerakan Nasional Literasi Pancasila" dan pembentukan "Pusat Studi Pancasila dan Multikulturalisme" di setiap provinsi sebagai infrastruktur revitalisasi berkelanjutan.