Tulangouw, Maria Elisa
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemuridan Dari Perspektif Dietrich Bonhoeffer dan integrasinya terhadap Pembinaan Iman Remaja di GMIM Musafir Kleak Mongkau, Deasy Natalia Fanesa; Tulangouw, Maria Elisa
Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual Vol 4 No 2 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/mak.v4i2.391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kesinambungan pembinaan iman remaja di Jemaat GMIM Musafir Kleak, yang mengakibatkan lemahnya karakter rohani dan kurangnya keteguhan dalam menghadapi tantangan zaman. Pertanyaan utama yang diangkat ialah bagaimana pemuridan dalam perspektif Dietrich Bonhoeffer dapat menjadi strategi pembinaan iman remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara dan pengamatan terhadap pendeta, komisi remaja, pembina, dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep “anugerah mahal” Bonhoeffer sangat relevan dalam menegaskan pentingnya pemuridan yang menuntut komitmen, relasi pribadi dengan Kristus, serta keterlibatan aktif komunitas gereja. Pemuridan bukan hanya proses pengajaran, tetapi transformasi hidup yang nyata. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemuridan yang kontekstual, berkelanjutan, dan berorientasi pada pertumbuhan iman serta pembentukan karakter remaja.
Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Tulangouw, Maria Elisa
Educatio Christi Vol 3 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article begenned with the terminology of definition Christian Religious Education, function and the curriculum who used in the school. There are some problems about the teacher and their roles at the school. The aim of this article for sharing information about how we must facing the reality and to knowing the needed of teacher with students. Researcher using literature books and qualitative method approach. As part of an analyst the Christian Education in relation between teacher, student and also education in family. This article also talking about comparison between Christian Education in Government School and Christian School. Hopefully this article who talking about Christian Religious Education has impact into relation among teacher, students with family.
Dampak Penerapan Multimedia di Era Postmodern Terhadap Ibadah di Jemaat GMIM Efrata Tandengan Wilayah Langowan Empat Talumewo, Gabriela Cindy; Tulangouw, Maria Elisa
Educatio Christi Vol 4 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v4i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akan Dampak Penerapan Multimedia di Era Postmodern terhadap Ibadah di jemaat GMIM Efrata Tandengan, Wilayah Langowan Empat. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Karena keraguan dalam diri jemaat masih terlalu kuat dengan Teknologi maka diperlukan sosialisasi yang baik bagi kelangsungan penerapan Teknologi Multimedia. Hasil Temuan dalam Jemaat GMIM Efrata Tandengan bahwa Multimedia sangat berkontribusi yang baik. Selain dimudahkan, Gereja juga dapat berpartisipasi aktif dalam perkembangan zaman yang semakin modern. Multimedia mampu meningkatkan keterlibatan jemaat dalam beribadah karena multimedia dinilai sangat efektif oleh jemaat. Keefektifan itu dinilai baik oleh Jemaat karena Multimedia dipandang menunjang Ibadah bukan untuk menghilangkan unsur Ibadah yang sesungguhnya.
PENERAPAN TEOLOGI KESALEHAN YOHANES CALVIN DALAM KONTEKS JEMAAT GMIM:: SUATU KAJIAN TEOLOGI PRAKTIS Wagania, Stevanoch Marcky; Tulangouw, Maria Elisa
Jurnal Teologi RAI Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Teologi RAI - Edisi Desember
Publisher : STT-RAI Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63276/jurnalrai.v2i3.109

Abstract

This study aims to analyze the concept of piety in John Calvin’s theology and its implications for the life of the GMIM Efrata Wusa congregation. Piety is an important issue given the weak spiritual awareness of the congregation amid the pressures of modern life, which has caused prayer and worship practices to lose their deep meaning. Using theological literature study methods and field research in the form of interviews and observations of special ministers and congregations, this study found that Calvin’s teachings on prayer, repentance, self-denial, and obedience are highly relevant to restoring the spirituality of the congregation. Calvin viewed piety not merely as personal discipline but as a lifestyle rooted in the knowledge of God and manifested in real life. The GMIM Efrata Wusa congregation, in its confession, demonstrates openness to contextual and comprehensive spiritual formation. Therefore, Calvin’s understanding of piety can serve as a theological foundation for the renewal of spiritual life within the context of the local church today.