Adanti, Elsa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENCARI JATI DIRI: PENGARUH ROLEPLAY TERHADAP KERAGUAN SEKSUALITAS Adanti, Elsa; Nur Alia Abdullah, Mirna; Retsa Rizaldi, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1842-1846

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak aktivitas roleplay terhadap keraguan seksualitas yang dialami oleh para pemainnya (roleplayer) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu munculnya keraguan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap roleplayer yang memenuhi kriteria penelitian, dan peneliti juga terlibat langsung dalam aktivitas roleplay untuk memperoleh data yang akurat dan autentik. Roleplay, sebagai permainan peran yang memungkinkan pemain mengeksplorasi identitas berbeda dari dunia nyata, dapat menimbulkan keraguan seksualitas, terutama ketika pemain merasa lebih nyaman dengan peran yang dimainkan dibandingkan identitas asli mereka. Faktor-faktor seperti kurangnya perhatian dan kasih sayang di dunia nyata, ketidakmampuan mengekspresikan jati diri yang sebenarnya, serta lingkungan roleplay yang mendukung berbagai bentuk ekspresi dan penyimpangan, berkontribusi besar terhadap munculnya keraguan ini. Kurangnya pemenuhan emosional dalam kehidupan nyata mendorong roleplayer mencari kepuasan melalui roleplay, sementara ketidakmampuan mengekspresikan diri di dunia nyata membuat mereka lebih terikat pada peran yang dimainkan. Lingkungan roleplay yang permisif dan mendukung ekspresi nonkonvensional semakin memperkuat keraguan tersebut. Dengan memahami dinamika ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh roleplay terhadap identitas seksual serta menjadi dasar untuk intervensi atau dukungan yang tepat bagi mereka yang mengalami keraguan seksualitas akibat aktivitas roleplay.
MEMAKNAI QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD: DARI KRISIS MENUJU PERENCANAAN HIDUP YANG LEBIH TERARAH Adanti, Elsa; Almudhia, Salisa; Irvan, Mohammad; Nur Alia Abdullah, Mirna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 4 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i4.2026.975-985

Abstract

Quarter life crisis merupakan kondisi yang sering kali terjadi pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman mengenai fenomena quarter life crisis yang dialami pada fase emerging adulthood dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quarter life crisis umumnya dirasakan sebagai kondisi yang ditandai oleh munculnya rasa cemas, kebingungan, serta ketidakpastian dalam menentukan arah hidup, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, karier, dan masa depan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain tuntutan sosial, harapan dari keluarga, keterbatasan peluang kerja, serta kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain yang semakin diperkuat oleh penggunaan media sosial. Meskipun menimbulkan tekanan secara psikologis, pengalaman ini tidak selalu berdampak negatif, karena juga dapat menjadi sarana refleksi bagi individu untuk lebih mengenali diri, merencanakan kembali pilihan hidup untuk masa depan yang lebih terarah. Dalam menghadapi situasi tersebut, individu melakukan berbagai cara, seperti mencari dukungan dari orang terdekat, melakukan kegiatan positif, serta mengatur penggunaan media sosial. Dengan demikian, Quarter life crisis tidak hanya dapat dipandang sebagai fase yang penuh tantangan, tetapi juga sebagai bagian dari proses perkembangan yang membantu individu menjadi lebih siap dan matang dalam menjalani kehidupan dewasa.