Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sociodemographics, Knowledge, Attitudes, and COVID-19 Prevention Measures in Indonesia Sulistyawati , Sulistyawati; Haifa, Adinda
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i4.31232

Abstract

The COVID-19 pandemic provides many lessons for all countries to prepare the health system and society when an outbreak of a disease occurs. From COVID-19, we learn that community participation in preventing COVID-19 is mandatory. This study aims to determine the relationship between sociodemographics, knowledge, and attitudes toward prevention measures for COVID-19. A cross-sectional study was conducted in the Mergangsan subdistrict, Yogyakarta City, Indonesia, in February-April 2022. A structured questionnaire was used to collect information from 350 participants. Univariate and bivariate analysis was performed to analyze the data. Our study found that age, gender, level of education, and attitude were significantly associated with COVID-19 prevention measures. Men-employed people and people with low knowledge and attitudes had a higher possibility of having poor prevention measures towards COVID-19. Considering the result of this study, increasing community participation in COVID-19 prevention measures requires interventions and programs tailored to specific layers by targeting men, working groups, and insufficient knowledge and behavior towards COVID-19.
Edukasi tentang penyakit hipertensi sebagai salah satu cara untuk mengkampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat Solikhah, Solikhah; Haifa, Adinda; Fauzi, Ekha Rifki
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i1.1258

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global termasuk di Indonesia. Permasalahan hipertensi seperti fenomena gunung es. Pada kenyataannya, tingkat pengetahuan masyarakat terkait hipertensi masih menunjukkan kategori rendah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan edukasi hipertensi untuk menekan angka prevalensi dan mencegah komplikasi timbulnya berbagai macam penyakit seperti stroke, gagal ginjal dan penyakit jantung. Pengabdian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu: brainstorming melalui musyawarah masyarakat desa, edukasi penyuluhan dan penyebaran poster serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini terlihatnya minat masyarakat dalam mengikuti seluruh tahapan kegiatan serta berdampak pada peningkatan gerakan masyarakat hidup sehat meliputi aktif berolahraga dan makan makanan yang tinggi serat. 
Kepemimpinan dalam Perspektif Islam: Telaah Konseptual Musyawarah, Khilafah, dan Kepemimpinan Non-Muslim Al Maududi, Abul A’la; Alifah, Nisrina; Haifa, Adinda; Fitriani, Annisa Rizki
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/19kf5g47

Abstract

Masalah merupakan dinamika yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, sehingga diperlukan mekanisme efektif untuk menyelesaikannya. Dalam perspektif Islam, musyawarah merupakan fondasi ajaran yang dipraktikkan secara konsisten oleh Rasulullah SAW sebagai sarana mencapai kemaslahatan umat, bahkan melibatkan non-Muslim. Artikel ini membahas perbandingan antara konsep musyawarah dan demokrasi. Secara etimologis dan konseptual, musyawarah berarti mengeluarkan pendapat yang bermanfaat, sedangkan demokrasi menempatkan kedaulatan di tangan rakyat. Selain itu, tulisan ini mengkaji konsep khilafah sebagai sistem kepemimpinan Islam yang bertujuan mengatur urusan dunia dan akhirat, serta meninjau fase-fase sejarahnya. Tujuan kepemimpinan Islam adalah meneruskan misi kenabian dan menegakkan keadilan, dengan pemimpin ideal memiliki karakter Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fatonah. Analisis terhadap Perjanjian Hudaibiyah juga disertakan sebagai contoh konkret keteladanan kepemimpinan Nabi yang mengedepankan diplomasi dan visi jangka panjang dibandingkan keuntungan sesaat.