Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL HUTAN LESTARI

IDENTIFIKASI POTENSI DAYA TARIK EKOWISATA BUKIT TALAGA DESA AUR SAMPUK KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Erianto, Erianto; Ardian, Fransiskus; Azahra, Siva Devi
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 1 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v12i1.68336

Abstract

Identification of ecotourism potential is an activity of searching, recording, finding, and registering all that has potential or makes the place attractive for visitors to visit. This study aims to find and explain the existence of objects that are ecotourism attractions in Talaga Hill, Aur Sampuk Village, Sengah Temila District, and Landak Regency. The research method uses data collection techniques with direct field observations and interviews with visitor respondents and the local community with a questionnaire guide. Research shows that the Talaga Hills area has potential as an ecotourism attraction, including biological and non-biological potential. The biological potential is in the form of the presence of moss plants, types of fungi, orchids, corpse flowers (Amorphophallus sp.), fruit-producing trees for consumption, and a diversity of animal species such as lemurs (Galeopterus variegatus), rock magpies (Copsychus saularis), and porcupines (Hystrix brachyura). While the non-biological potential includes beautiful views of hills, high cliffs, rocks, stone caves, and clean water sources, Talaga Hill also presents attractions in the form of adventure activities, namely hiking activities, camping activities, wildlife observation, natural resource exploration activities, and rock-climbing activities. Apart from its natural beauty, Bukit Talaga also has the potential to attract cultural tourism, including the existence of three traditional Dayak ceremonial places on Bukit Talaga and the traditions and ceremonies of the local community.Keywords: attraction, ecotourism, identification, talaga hill.AbstrakIdentifikasi potensi ekowisata   merupakan suatu kegiatan mencari, mencatat, menemukan serta mendaftarkan semua yang menjadi potensi atau yang menjadikan tempat tersebut menarik untuk dikunjungi oleh pengunjung. Penelitian ini bertujuan menemukan dan menjelaskan keberadaan objek-objek yang menjadi daya tarik ekowisata di Bukit Talaga Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Metode penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan pengamatan langsung dilapangan dan wawancara terhadap responden pengunjung dan masyarakat setempat dengan panduan kuesioner. Penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Bukit Talaga memiliki potensi yang menjadi daya tarik ekowisata diantaranya yaitu potensi hayati dan potensi non-hayati. Potensi hayati berupa keberadaan tumbuhan lumut, jenis jamur, tumbuhan angrek, bunga bangkai (Amorphophallus sp), pohon penghasil buah untuk konsumsi dan keanekaragaman jenis satwa seperti kubung (Galeopterus variegatus), burung murai batu (Copsychus saularis) dan landak (Hystrix brachyura). Sedangkan potensi non-hayati antara lain yaitu pemandangan indah di atas bukit, tebing tinggi, bebatuan, gua batu, dan sumber air bersih. Bukit Talaga juga menyajikan daya tarik berupa kegiatan petualangan yaitu kegiatan hiking, kegiatan berkemah, pengamatan satwa liar, kegiatan eksplorasi sumber daya alam dan kegiatan panjat tebing. Terlepas dari keindahan alamnya Bukit Talaga juga memiliki potensi daya tarik wisata budaya, diantaranya yaitu keberadaan tiga tempat upacara adat Dayak di Bukit Talaga, tradisi/upacara adat masyarakat setempat. Kata kunci: daya tarik, ekowisata, identifikasi, bukit talaga
PENILAIAN DAYA TARIK DAN KARAKTERISTIK PENGUNJUNG PANTAI POLARIA DESA SUNGAI RUSAKECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS Asrul, Asrul; Siahaan, Sarma; Azahra, Siva Devi
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 4 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polaria beach which, is located in Sungai Rusa Village, Selakau District, Sambas Regency, has its own natural attraction value, namely the mangrove forest. The aim of the study was to determine the value of the attractiveness and characteristics of visitors to the Polaria beach tourist attraction, Sungai Rusa Village, Selakau District, Sambas Regency, using survey methods with observation techniques, interviews and using questionnaires. Sampling using accidental sampling technique. The assessment of Polaria beach attractions is carried out using the Scoring method using the ODTWA guidelines which have been modified according to the values/scores that have been determined for each criterion for assessing beach tourism attractiveness. The results of data analysis show that the attractiveness value of the Polaria beach tourist attraction is 869,76 (A) which means it is good for development. The charateristics of visitors who traveled to the coastal area of the Polaria beach tourist attractions were the most dominant at age (17-25 years) female and the everage visitor education was high school, while the highest visit rate was dominated by the area of origin, namely Sungai Rusa because it has a short distance only 2,5 km with a travel time of ± 5-10 minutes, and are dominated by student status, and the everage visitor is unmarried. Keywords: assessment attractiveness, beach, visitor characteristic. Abstrak Pantai Polaria yang berada di Desa Sungai Rusa Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas memiliki nilai daya tarik alam tersendiri yaitu hutan mangrove. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai daya tarik dan karakteristik pengunjung objek wisata Pantai Polaria Desa Sungai Rusa Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas, menggunakan metode survei dengan teknik observasi, wawancara dan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Penilaian objek wisata Pantai Polaria dilakukan dengan motode Skoring menggunakan pedoman ODTWA yang telah dimodifikasi sesuai dengan nilai/skor yang telah ditentukan masing-masing kriteria penilaian daya tarik wisata pantai. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai daya tarik objek wisata Pantai Polaria sebesar 869,76 (A) yang berarti baik untuk dikembangkan. Karakteristik pengunjung yang berwisata kekawasan pesisir objek wisata Pantai Polaria yang paling mendominasi pada usia (17-25 Tahun) berjenis kelamin perempuan dan pendidikan pengunjung rata-rata yaitu SMA, sedangakan tingkat kunjungan tertinggi berasal dari Sungai Rusa, karena memiliki jarak yang dekat hanya 2,5 km dengan waktu tempuh ± 5-10 menit, serta didominasi berstatus pelajar/mahasiswa, dan pengunjung rata-rata belum menikah. Kata kunci: karakteristik pengunjung, pantai, penilaian daya tarik