Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Pendidikan Agama Islam Untuk Membentuk Kecerdasan Emosional Siswa Slamet Safariani, Ade; Nur Atika, Faizah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The education pattern in the modern generation has largely changed, where the current generation of students is less concerned with their emotional side. Education only focuses on academics. In fact, emotional intelligence is an aspect that is no less important to pay attention to. The relationship between Islamic Religious Education and emotional intelligence is very close. Through Islamic education, every human being is expected to be able to apply Islamic guidelines in their daily lives and be able to control themselves in their attitudes, so that the results can affect the personal development of students, both in social and academic environments. The method used is a type of field research in this study using a qualitative descriptive research approach. The results of this study indicate that Islamic Religious Education plays an important role in shaping students' emotional intelligence through various learning activities and religious activities. Starting from planning, implementation, and strategies and evaluations that can shape emotional intelligence so that students' emotional intelligence can be developed through three main aspects, namely self-awareness, understanding of others (social awareness), and the ability to manage relationships (relationship management).
Integrasi Nilai Gotong Royong Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Andina Pangestuti, Fika; Nur Atika, Faizah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada degradasi moral di kalangan remaja, yang ditandai dengan sikap individualisme, kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, rendahnya tanggung jawab terhadap peraturan sekolah, serta minimnya kerjasama antar peserta didik. Nilai gotong royong sebagai bagian dari karakter bangsa semakin terkikis, sehingga diperlukan upaya untuk menanamkan kembali nilai-nilai tersebut melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai gotong royong diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai gotong royong dalam pembelajaran PAI dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian/asesmen. Pada tahap perencanaan, guru PAI mengembangkan capaian pembelajaran dan modul ajar yang memuat nilai gotong royong serta menghubungkannya dengan elemen Profil Pelajar Pancasila. Pada tahap pelaksanaan, metode pembelajaran yang digunakan, seperti Cooperative Learning, terbukti efektif dalam mendorong kerja sama di antara peserta didik. Sementara itu, pada tahap penilaian/asesmen, nilai gotong royong tercermin dalam asesmen formatif yang meliputi penugasan, kuis, dan tes tertulis, serta asesmen sumatif dalam bentuk portofolio dan proyek.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS KITAB KUNING PADA KELAS TAKHASSUS KITAB DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PURWOKERTO Dheazeta Sugandi, Amanda; Nur Atika, Faizah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the learning approach of Islamic Religious Education (PAI) based on *kitab kuning* (classical Islamic books) applied in the *takhassus kitab* class at Darussalam Islamic Boarding School, Purwokerto. *Kitab kuning* is a treasure trove of classical Islamic knowledge that holds historical, philosophical, and methodological value in shaping a deep religious understanding. In the pesantren context, *kitab kuning* not only serves as a source of knowledge but also as a means of character building and fostering critical thinking among students. This research uses a descriptive qualitative approach with data collected through observation, in-depth interviews with instructors, and documentation of the learning process. The findings show that teachers in the *takhassus kitab* class apply several learning approaches, namely the rational approach (logical reasoning toward texts), holistic approach (the integration of all aspects of Islamic education with individual needs), functional approach (relating the book’s content to students’ daily lives), and historical approach (contextualizing the texts with the development of the times). The use of classical books such as Fathul Mu’in, Mauizatul Mu’minin, and Tafsir Jalalain serves as the main medium in broadening students’ religious knowledge. These approaches not only enhance students’ classical Arabic literacy skills but also shape individuals with integrity, knowledge, and a strong Islamic foundation, who are ready to contribute to society
STRATEGI GURU PAI DALAM MENGINTERNALISASIKAN NILAI KEIMANAN DAN KETAKWAAN DI SMPN 1 PURWOKERTO Naila El Muna, Aghitsna; Nur Atika, Faizah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.382

Abstract

Nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan bagian penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Namun dalam praktiknya, tidak semua siswa mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi yang tepat dari guru untuk membantu siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga menginternalisasikan nilai keimanan dan ketakwaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang digunakan guru PAI dalam menginternalisasikan nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMPN 1 Purwokerto, serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru PAI meliputi: (a) keteladanan, melalui pemberian contoh sikap positif seperti disiplin dan sopan santun; (b) pembiasaan, dengan doa, tadarus, dan Asmaul Husna sebelum pembelajaran serta pembiasaan sikap jujur ​​dan disiplin; (c) nasihat, yang disampaikan secara lembut dan relevan dengan kehidupan siswa; (d) ibrah dan amtsal, melalui kisah teladan dan perumamaan; (e) targhib dan tarhib, dengan memberi motivasi melalui janji kebaikan dan peringatan akibat perilaku buruk; (f) kedisiplinan, melalui teguran mendidik dan konsekuensi yang membangun. Faktor pendukungnya meliputi dukungan sekolah berupa fasilitas dan kebijakan yang mempermudah pembelajaran, serta dukungan orang tua melalui pembiasaan positif di rumah. Faktor penghambatnya berasal dari kurangnya motivasi sebagian siswa, guru yang belum optimal dalam memanfaatkan metode pembelajaran inovatif, serta pengaruh lingkungan dan media sosial yang tidak sesuai dengan nilai keagamaan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI TOLERANSI DALAM KEGIATAN BINA PRIBADI ISLAMI (BPI) DI SMPIT HARAPAN BUNDA PURWOKERTO Wawwas, Amar; Nur Atika, Faizah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai toleransi melalui kegiatan Bina Pribadi Islami (BPI) di SMPIT Harapan Bunda Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program BPI berperan sebagai sarana pembinaan karakter islami yang menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, dan toleransi. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin melalui halaqah, diskusi, serta pembiasaan perilaku positif di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai toleransi dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan, dan pemberian motivasi yang menumbuhkan sikap saling menghargai, empati, serta kerja sama antar siswa. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam perilaku sehari-hari peserta didik, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Kegiatan BPI terbukti efektif dalam membentuk karakter moderat dan berakhlak islami. Dengan demikian, program BPI dapat dijadikan model pembinaan karakter yang menumbuhkan semangat toleransi dalam pendidikan Islam. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kegiatan BPI tidak hanya berdampak pada perkembangan sikap toleransi siswa, tetapi juga memperkuat budaya sekolah yang harmonis dan inklusif. Interaksi positif yang terbangun antara guru dan siswa dalam kegiatan BPI menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pembentukan karakter. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada terciptanya ekosistem pendidikan Islam yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan penghargaan terhadap keberagaman.
Peran Gaya Mengajar Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Riko Winata, Cahyariko; Nur Atika, Faizah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-IKHLAS DAIRI SIDIKALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64677/ppai.v2i2.172

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in shaping students' religious character, especially at the junior high school level. Teachers' teaching styles are a crucial factor influencing the success of Islamic Religious Education learning. This study aims to determine the role of Islamic Religious Education teachers' teaching styles in shaping students' religious character at SMP Negeri 1 Karanglewas Banyumas. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects included Islamic Religious Education teachers and students. The results showed that Islamic Religious Education teachers' teaching styles played a significant role in shaping students' religious character. Teachers implemented classical, interactional, personalized, and technological styles, and used lectures, discussions, presentations, assignments, digital media, and worship habituation methods. Interactive and communicative approaches have proven effective in increasing students' learning motivation, religious understanding, and positive behavior. Supporting factors include school facilities, religious value-based policies, and family involvement. Inhibiting factors include minimal student involvement in religious activities, a less supportive environment, and limited religious understanding. This study contributes to the development of Islamic Religious Education teachers' teaching styles in order to improve the quality of religious education and the formation of students' religious character.