Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Program Pendidikan Anak Usia Dini Di Raudatul Athfal Almeera Islamic School Jalan Air Kuning Lorong Alaka Kota Ambon: Pengelolaan program pendidikan Pacina, Patma; Habiba Waliulu; Fenny Adnina Daulay
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Eureka: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v2i1.7713

Abstract

Pengelolaan Program PAUD merupakan upaya pendidikan yang ditujukan untuk anak usia dini yang biasanya dari usia 0-6 tahun, Pengelolaan program PAUD meliputi beberapa aspek penting yang harus diperhatikan untuk memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi anak-anak usia dini yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan program pembelajaran pendidikan anak usia dini di Raudatul Athfal Almeera Islamic School. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pengelolaan Program Pembelajaran Pendidikan Usia Dini terdapat Perencanaan, yang didalamnya mencakup Program Semester, RPPM, dan RPPH. Pelaksanaan, dalam pelaksanaan mencakup kegiatan pembuka, kegiatan inti dan penutup. Pengawasan, pengawasan yang dilakukan melibatkan kepala sekolah dan kepala satuan. Evaluasi, bentuk evaluasi yang dilakukan difokuskan pasa hasil belajar dan perkembangan anak. selain itu yang menjadi Faktor pendukung dalam program pembelajaran yaitu, terjalinnya kerja sama antara pihak Raudatul Athfal Almeera Islamic School, puskesmas Arbes, dan kepolisian. Yang menjadi faktor penghambat yakni, kurangnya anggaran yang didapatkan, serta sarana dan prasarana yang belum cukup. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan program PAUD di Raudatul Athfal Almeera Islamic School telah menggunakan fungsi manajemen yang baik dengan memiliki aspek yang berbeda-beda, akan tetapi beberapa penghambat yang terjadi masih menjadi sebab dalam mengurangi keefektifan dari pelaksanaan program pembelajaran. Kata Kunci: Pengelolaan, Program Pembelajara, Pendidikan Anak Usia Dini.
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di SMA Negeri 27 Maluku Tengah Dedi Darwis Rumaf; Rhaisudin Jafar Rumandan; Fenny Adnina Daulay
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Eureka: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v3i2.9549

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami manajemen kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di SMA negeri 27 Maluku Tengah (2) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di SMA Negeri 27 Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di SMA Negeri 27 Maluku Tengah berfokus pada empat tahap manajemen kegiatan ekstrakurikuler pramuka yakni: Tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. 2) Adapun faktor yang mempengaruhi kegiatan pramuka dalam membentuk karakter disiplin peserta didik antara lain: Faktor internal meliputi faktor jasmaniah yakni faktor kesehatan, faktor phsikologis yakni intelegensi, minat, motivasi, perhatian, bakat, kematangan dan kesiapan. Faktor eksternal meliputi faktor keluarga, suasana rumah, fasilitas, metode belajar dan pembina. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan karakter disiplin peserta didik telah di upayakan dengan baik melalui proses perencanaan hingga pengawasan, akan tetapi terdapat faktor yang mempengaruhi manejemen ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter disiplin peserta didik secara optimal.
Upaya Penyelesaian Bullying Oleh Wali Kelas: Studi Kasus di MTs Hasyim Asy’ari (Al Mukhlashin) Ambon Nurul Wahdah; Elfridawati Mai Dhuhani; Fenny Adnina Daulay
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Eureka: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v3i2.9847

Abstract

Bullying merupakan perilaku negatif yang dilakukan oleh satu peserta didik atau lebih dan dilakukan secara terus menerus atau setiap waktu untuk menyakiti orang lain. Bullying fisik adalah suatu bentuk bullying yang terjadi secara langsung dan dapat dirasakan oleh anggota tubuh, contohnya : memukul, mendorong, menendang, dan menampar. Bullying verbal adalah suatu bentuk bullying yang berupa ucapan menghina, meledek, mencaci, memfitnah dan ucapan lainya yang dapat menyakiti orang lain.Wali kelas adalah Guru yang membantu Kepala Sekolah untuk membimbing peserta didik dalam mewujudkan disiplin kelas, sebagai manajer dan motivator untuk membangkitkan gairah /minat peserta didik untuk beprestasi di kelas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penyelesaian bullying oleh wali kelas di MTS Hasyim Asy’ari Ambon khususnya pada kelas VIII. Untuk mengetahui faktor - faktor penyebab terjadinya bullying serta dampak bagi pelaku bullying dan korban bullying pada kelas VIII di MTS Hasyim Asy’ari Ambon. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dalam jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor terjadinya bullying di MTS Hasyim Asy’ari Ambon yaitu : 1). Faktor keluarga, faktor keluarga menjadi pemicu terjadinya bullying siswa, penyebabnya keluarga yang tidak harmonis, anak yang bermasalah dengan orang tua, orang tua yang berpisah atau cerai dan orang tua yang sering bertengkar. 2). Teman Sebaya, menjadi pemicu terjadinya bullying siswa, kelompok teman sebaya yang nakal atau memiliki perilaku negatif, dapat mempengaruhi siswa lain berperilaku serupa. 3). Media sosial, menjadi pemicu terjadinya bullying siswa, penggunaan media sosial secara berlebihan tanpa pengawasan dapat meningkatkan resiko perilaku bullying. Dampak bullying bagi pelaku antara lain kesulitan membangun hubungan sosial yang sehat, kecenderungan untuk mengontrol situasi dengan intimidasi atau manipulasi, dan penguatan perilaku agresif. Sedangkan dampak bullying bagi korban meliputi gangguan konsentrasi dalam belajar, penurunan kepercayaan diri, depresi, dan bahkan pertimbangan untuk bunuh diri. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa upaya penyelesaian bullying yang di lakukan oleh wali kelas adalah, menciptakan kesempatan untuk berbuat baik, menumbuhkan empati dalam diri peserta didik, mengajarkan peserta didik keterampilan dalam berteman, dan mengajarkan peserta didik cara beritikad baik.