Dhiffa Ralianti, Destanika
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PARADIGMA PSIKODINAMIK DALAM PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING: IMPLIKASI TERHADAP KESEJAHTERAAN KONSELOR DAN PRAKTIK LAYANAN PENDIDIKAN Dhiffa Ralianti, Destanika
Journal of Teacher Well-being Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Teacher Well Being
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/14s3pv61

Abstract

  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis temuan-temuan terkini terkait aplikasi paradigma psikodinamik dalam pelayanan bimbingan dan konseling di konteks pendidikan serta meninjau dampaknya terhadap kesejahteraan konselor. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematik dengan menganalisis 10 referensi utama dari jurnal nasional dan internasional yang membahas praktik psikodinamik di lembaga pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan psikodinamik berkontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas layanan konseling, pengelolaan emosi siswa, serta memperkuat working alliance antara konselor dan konseli. Penerapan layanan psikodinamik juga meningkatkan kapasitas reflektif dan kompetensi interpersonal konselor, yang secara langsung berdampak pada kesejahteraan psikologis mereka. Rekomendasi ditujukan bagi pengambil kebijakan pendidikan untuk mendukung pelatihan pendekatan psikodinamik bagi konselor sekolah serta integrasi teknologi dalam praktik terapi psikodinamik.  
Pendidikan Kedamaian sebagai Fondasi Konseling Karier: Studi Literatur tentang Etika Konselor dan Pengambilan Keputusan Siswa Alfan Kurniawan, Nanda; Dhiffa Ralianti, Destanika; Hanafi, Husni; Widyatmoko, Wahyu; Rilo Pambudi, Parid
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v6i1.23075

Abstract

Peace education is not only a normative discourse but also a practical foundation for career counseling services in schools. This study aims to examine the interrelationship between the peace education paradigm, counselor ethics, and students’ career decision-making abilities. The research employed a literature review using research articles and relevant review papers as data sources. Content analysis was applied to identify the role of peace values in guiding ethical counseling practices and their contribution to students’ readiness in determining career directions. The findings indicate that peace education strengthens counselor ethics by emphasizing empathy, respect for individual dignity, and orientation toward students’ long-term well-being. The integration of these paradigms makes career counseling more humanistic, reflective, and sustainable. This study underscores the urgency of developing peace-education-based career counseling and opens opportunities for future research to integrate this paradigm with existing school counseling models.
Mengukur kemampuan berpikir kritis digital siswa SMK: validasi instrumen berbasis Rasch Model Alfan Kurniawan, Nanda; Dhiffa Ralianti, Destanika; Saputra, Randi; Abdillah, Muhaimin
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 15 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trend pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa SMK semakin meningkat pada 5 tahun terakhir. Kemampuan berpikir kritis digital menjadi fenomena baru yang penting dieksplorasi namun masih memilki keterbatasan dalam instrumentasi khususnya untuk mendukung kesiapan karier siswa SMK, Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi instrumen kemampuan berpikir kritis digital berbasis indikator Watson-Glaser melalui pemodelan Rasch. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas XI SMK di Jawa Timur dengan desain survei kuantitatif observasional. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari 44 butir pernyataan dengan aspek argumentasi, asumsi, deduksi, interpretasi, dan kesimpulan. Analisis Rasch dilakukan menggunakan aplikasi Winsteps 3.73 untuk menilai validitas, reliabilitas, serta kualitas item. Hasil penelitian menunjukkan instrument memiliki keberterimaan pada kategori baik mendekatai ideal berdasarkan penilaian statistik dan Rasch. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas item yang sangat baik dan layak digunakan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengukur kemampuan berpikir kritis digital siswa SMK sekaligus mengakomodasi sumber data dalam pengembangan program layanan bimbingan dan konseling karier di SMK. Abstract. The trend of measuring critical thinking skills of vocational high school students has increased in the last 5 years. Digital critical thinking skills are a new phenomenon that is important to explore but still has limitations in instrumentation, especially to support career readiness of vocational high school students. This study aims to develop and validate a digital critical thinking ability instrument based on Watson-Glaser indicators through Rasch modeling. The study was conducted on 11th grade vocational high school students in East Java with an observational quantitative survey design. The developed instrument consisted of 44 statement items with aspects of argumentation, assumptions, deductions, interpretations, and conclusions. Rasch analysis was carried out using the Winsteps 3.73 application to assess validity, reliability, and item quality. The results showed that the instrument had an acceptability in the good category approaching ideal based on statistical and Rasch assessments. These findings indicate that the developed instrument has very good item quality and is suitable for use by guidance and counseling teachers in measuring digital critical thinking skills of vocational high school students while accommodating data sources in developing career guidance and counseling service programs in vocational high schools.