Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan Masyarakat Pesisir Dengan Kejadian Penyakit Diare Melalui Faktor Sosial Ekonomi dan Lingkungan Siregar, Aspadil; Dewi, Saharani Saari; Stiawan, Yolanda Ajeng Ayu; Aisya, Aisya; Hasibuan, Fifi Afifah; Zahrah, Miftahul Nur
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.5255

Abstract

Di Indonesia, diare adalah penyakit umum yang dapat mengakibatkan keadaan Kejadian Luar Biasa (KLB). Akses ke air bersih, sanitasi, kebersihan pribadi dan lingkungan, dan kebiasaan makan hanyalah beberapa dari banyak faktor yang berkontribusi. Studi ini mengkaji pemahaman penduduk pesisir tentang penyakit diare yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor sosial ekonomi dan lingkungan mempengaruhi kesadaran masyarakat pesisir akan penyakit diare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data menggunakan kuesioner, tes, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang penyakit diare. Kemudian faktor sosial ekonomi, seperti pendapatan dan pendidikan, mempengaruhi gaya hidup sehat. Kondisi lingkungan, seperti kualitas air, pembuangan tinja, dan sampah juga mempengaruhi kejadian diare.
Kompetensi dan Tupoksi Administrator/Manager Organisasi Kesehatan Agustina, Dewi; Dewi, Saharani Saari; Rizky, Dinda Julia; Djais, Siti Yasmine Raqiqah; Aspadil, Aspadil; Selvia, Selvia; Aisyah, Aisyah; Mawaddah, Rezky Alya; Stiawan, Yolanda Ajeng Ayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, peran administrator atau manajer dalam organisasi kesehatan terus mengalami perkembangan, khususnya pasca-kemerdekaan. Pada masa awal, tanggung jawab manajerial di sektor kesehatan umumnya dijalankan oleh tenaga medis seperti dokter dan perawat senior. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai kompetensi serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seorang administrator atau manajer dalam konteks organisasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur, dengan sumber data berasal dari beberapa artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan pendekatan dalam lima artikel yang dianalisis, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan efektivitas dan kualitas organisasi kesehatan yang dipimpin. Tiga artikel mendukung dan sesuai dengan kompetensi serta tupoksi yang telah ditetapkan secara formal, sedangkan dua lainnya belum sepenuhnya sejalan. Secara umum, administrator kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan, merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana, serta menyediakan data kinerja sebagai dasar evaluasi unit kerja. Jika kompetensi dan tupoksi ini dijalankan secara optimal, administrator dapat berkontribusi besar dalam menjamin kelancaran operasional organisasi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pasien serta masyarakat secara maksimal.
Strategi Monitoring Dan Evaluasi Dalam Advokasi Kesehatan Untuk Mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting Nasution, Irfan Sazali; Sipahutar, Aginta Nur Amelia; Syaputri, Marsha Aulia; Stiawan, Yolanda Ajeng Ayu; Lubis, Selvia; Zuhra, Fatimah; Aulia, Natasya; Fatiha, Alifa
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/vx1qcc19

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan pembangunan nasional. Keberhasilan program percepatan penurunan stunting memerlukan advokasi kesehatan yang didukung oleh sistem monitoring dan evaluasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi monitoring dan evaluasi dalam advokasi kesehatan guna mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, dokumen kebijakan, serta laporan lembaga kesehatan yang relevan pada periode 2020–2026. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi monitoring dan evaluasi yang efektif harus dilakukan secara terintegrasi, partisipatif, berbasis data, dan berorientasi pada hasil. Penggunaan indikator output, outcome, dan impact menjadi instrumen penting dalam mengukur keberhasilan program stunting. Selain itu, penguatan sistem informasi kesehatan berbasis digital, pelibatan kader kesehatan dan masyarakat, serta koordinasi lintas sektor mampu meningkatkan efektivitas program percepatan penurunan stunting. Namun, implementasi monitoring dan evaluasi masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kualitas data, keterbatasan infrastruktur digital, dan lemahnya koordinasi antar sektor. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem informasi kesehatan, dan peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar program penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.