Hafis, Syavira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Repetitive Movement terhadap Kejadian Shoulder Pain pada Atlet Bola Voli Hafis, Syavira; Hakim, Hikmad; Mukrim, Harvina
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/ijspt.v1i2.9439

Abstract

Latar belakang: Olahraga bola voli merupakan aktivitas yang melibatkan gerakan repetitif pada ekstremitas atas, khususnya shoulder complex. Gerakan berulang seperti spike, serve, dan block dapat menyebabkan stress mekanik pada struktur anatomi bahu, yang berpotensi menimbulkan nyeri bahu (shoulder pain). Atlet bola voli memiliki risiko tinggi mengalami cedera bahu akibat karakteristik gerakan olahraga yang memerlukan aktivitas overhead berulang dengan intensitas tinggi. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan repetitive movement terhadap shoulder pain pada atlet bola voli di BKMF Bola Voli SPARTA FIKK UNM. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 25 atlet bola voli aktif di BKMF Bola Voli SPARTA FIKK UNM yang dipilih melalui teknik total sampling yang dilaksanakan pada tanggal 1-3 Juli 2025 di FIKK UNM. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur frekuensi repetitive movement, assessment nyeri bahu menggunakan Visual Analog Scale (VAS), dan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara repetitive movement dengan kejadian shoulder pain pada atlet bola voli (p<0,05). Sebanyak 67,5% atlet mengalami nyeri bahu dengan intensitas ringan hingga sedang. Kesimpulan: Peningkatan intensitas gerakan repetitif menyebabkan peningkatan tingkat nyeri dan disabilitas bahu dengan pola yang konsisten