Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Masyarakat Pegunungan Dalam Pengelolaan Usaha Ternak Di Kampung Domba Andriani, Wilda; Sunggu, Oktavia Theresia Ompu; Fatimatuzzahrah, Fatimatuzzahrah; Farwati, Riska; Solihah, Roudatus; Bustomi, Yurista; Muhibi, Ahmad Rizki; Ripadli, Ripadli
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1680

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sebagian besar wilayahnya pegunungan, budayanya beragam dari berbagai suku yang tinggal di dataran tinggi. Masyarakat pegunungan memiliki filosofi dan kearifan lokal yang menarik. Pola sosial di daerah pegunungan, seperti Kabupaten Pandeglang, Banten, berbeda dalam mengelola sumber daya alam dan kegiatan sehari-hari. Penelitian ini berfokus pada Kampung Domba yang terletak di Desa Cinyurup, yang berada di wilayah pegunungan. Kampung ini menggabungkan peternakan domba dengan pertanian sayur-sayuran sejak tahun 2004. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melibatkan ulasan literatur dan wawancara. Ulasan literatur membantu dalam membangun dasar-dasar teoritis, mengidentifikasi makna pengetahuan, dan membangun basis argumen penelitian. Wawancara dengan informan utama Pak Uti, seorang penduduk yang terlibat dalam mengelola pariwisata desa domba, memberikan wawasan dari tangan pertama. Studi ini menjelaskan pengalaman dan keberhasilan kontraktor masyarakat pegunungan dalam proyek pengekonomian usaha ternak, mengidentifikasi masalah, dan mempelajari adaptasi serta strategi pengelolaan wisata. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat sadar akan prospek wisata Kampung Domba. Kesiapan untuk pengembangan dan pemeliharaan prasarana, serta fungsi lembaga terkait, masih kurang optimal. Studi ini memberikan landasan untuk kebijakan dan upaya masyarakat yang mendukung kontraktor masyarakat pegunungan dalam pengelolaan ekonomi dan kampung domba. Kata Kunci: Kontribusi, Pegunungan, Kampung Domba.
Gerakan Literasi Sekolah sebagai Pembentukan Karakter Siswa SMPN 20 Kota Serang Purna, Tebi Hariyadi; Widyasari, Dini; Wulandari, Adelia; K, Muhammad Reihan A.F.; Pratiwi, Sekar Nur; Rizqi, Nadia; Zahra, Nabila Latipa; Umaeroh, Umah; Febriansyah, Bagus; Bustomi, Yurista; Ramadhani, Nurul Khofifah; Septianti, Fathima Eka; Ramadhanti, Shiva; Legiani, Wika Hardika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan literasi sekolah adalah langkah strategis dalam dunia pendidikan untuk dapat membentuk karakter siswa melalui minat baca. Dengan berbagai tantangan literasi tetaplah harus menjadi langkah yang harus dilaksanakan dalam upaya membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian di SMPN 20 Kota Serang. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan proses observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran dan wawasan mengenai penerapan gerakan literasi sekolah yang dilaksanakan di SMPN 20 Kota Serang. Hal ini dikarenakan karakter adalah hal penting yang harus dimiliki setiap siswa sehingga dapat menjadi generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era saat ini serta menjadi tulang punggung dalam perjuangan dan pembangunan bagi kemajuan bangsa.
Studi Deskriptif Korean Wave Terhadap Penguatan Ekonomi Kreatif Di Kota Serang Bustomi, Yurista; Untari, Aryanti Dwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6948

Abstract

This study aims to understand the development of the creative economy influenced by the Korean Wave in Serang City and to describe its impact on consumption patterns and production of local creative economy products. The research method used was qualitative with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Data sources came from the Serang City Department of Tourism, Youth, and Sports (Disparpora), Korean-themed food businesses, and consumers. The results indicate that the Korean Wave has made a significant contribution to the development of the creative economy in Serang City, particularly in the culinary subsector. Entrepreneurs' creativity and innovation are evident in their ability to adapt authentic Korean dishes (such as tteokbokki, odeng, and kimbab) to local tastes and their use of social media as a promotional tool. In terms of consumption patterns, the Korean Wave has sparked public interest in trying culinary products featured in Korean dramas and on social media. In terms of production patterns, entrepreneurs employ flexible production strategies (constant, wave-like, and moderate) that are responsive to market demand and current viral trends. Furthermore, this phenomenon has also stimulated the local economic chain through the use of raw materials from local suppliers.