Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Dengan Kekambuhan Pasien Hipertensi Di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga Mataram Ernawati; Bidari; Baik Heni Rispawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia yang dapat terjadi akibat dari salah satu masalah yang sering muncul dari perubahan gaya hidup, seperti mengkonsumsi makanan yang kadar garamnya tinggi, hipertensi diperkirakan sebagai penyebab berbagai penyakit berat beserta komplikasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menjelaskan hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kekambuhan pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional menggunakan teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 62 orang responden. Hasil: Hasil uji chi-sequare menunjukkan nilai probabilitas atau taraf kesalahan (p : 0,000) jauh lebih kecil dari standart signifikan (α: 0,05), maka H1 diterima Ho ditolak yang berarti ada Hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kekambuhan pada pasien hipertensi di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga Kesimpulan: Terdapat Hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kekambuhan hipertensi pada pasien hipertensi di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga
ANALISIS KESALAHAN MAKNA PADA TERJEMAHAN (ARAB-INDONESIA): SANTRIWATI KELAS III REGULER A TMI AL-AMIEN PRENDUAN SUMENEP MADURA TAHUN AJARAN 2020-2021 M Anisya, Nur; Bidari
AL - IBRAH Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i1.116

Abstract

Terjemah merupakan salah satu proses pengalihan bahasa dari teks bahasa Arab pertama ke bahasa sasaran. Dalam bahasa Arab terdapat istilah Ilmu ad-Dilalah atau semantik yaitu kajian tentang makna. Salah satu pembagian makna diantaranya makna leksikal adalah makna hakiki (makna asli) yang terdapat dapat kamus, namun makna leksikal tersebut dapat berubah seiring dengan keadaan dan situasi, dan inilah yang disebut dengan makna kontekstual. Permasalahan yang ditemukan dalam pejaran tarjamah adalah mayoritas hasil terjemahan teks arab tidak sesuai dengan konteks. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesalahan makna kontekstual pada teks bahasa Arab dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan makna kontekstual tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif lapangan, metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi/ pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Instrumen untuk mendapatkan data tersebut adalah buku tulis santriwati yang berisi teks hasil terjemah. Serta sumber datanya adalah santriwati Marhalah Tsanawiyah kelas III Reguler A. Analisis datanya menggunakan analisis kesalahan (Error Analysis) dengan cara mengumpulkan sampel (kesalahan terjemahan Arab-Indonesia) dan mengidentifikasi sampel (kesalahan).
Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Program English Conversation Club Bagi Siswa: Improving English Speaking Skills Through the English Conversation Club Program for Students Zainuddin Abdussamad; Lela Rahmawati; Hilda Hastuti; Bidari; Sutarman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9729

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris bagi siswa melalui program English Conversation Club di SMPN 19 Mataram. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya kemampuan berbicara siswa akibat kurangnya kesempatan untuk berlatih secara aktif dan percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks komunikasi nyata. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan intensif melalui aktivitas speaking berbasis kelompok, role play, dialog, storytelling, public speaking, dan simulation test speaking yang dilakukan selama delapan pertemuan. Evaluasi kemampuan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama kegiatan berlangsung.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya kelancaran (fluency), pelafalan (pronunciation), kosakata (vocabulary), dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum. Selain itu, antusiasme dan motivasi belajar siswa meningkat karena pendekatan pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, program English Conversation Club terbukti efektif sebagai upaya memperbaiki kemampuan speaking dan dapat dijadikan sebagai program berkelanjutan di sekolah.