Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gender-Based Oppression in Margaret Atwood's The Handmaid's Tale Muhlisin, Muhlisin; Syamsurrijal; Zainuddin Abdussamad
Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies Vol. 13 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rainbow.v13i1.1959

Abstract

The perception of women as weak individuals results in their oppression, violence, and injustice, which are the fundamental reasons for their fight for equality, justice, and the right to be treated equally to men. The issue of women being objectified and abused by men is highlighted in the novel The Handmaid's Tale. This study aims to identify gender-based oppression against women and its impact on their social and mental well-being in the novel The Handmaid's Tale, using a qualitative descriptive method and a close reading approach to analyze literary motifs. The primary data source is the novel itself. The study utilized secondary sources such as journal articles, books, and relevant internet sources to gather data. The findings suggest that women experience various forms of oppression, including sexual harassment, gender role enforcement, objectification, and tight control by men. The impacts of this oppression result in trauma, psychological damage, internalization to survive, and loss of identity. In conclusion, gender-based oppression causes severe psychological and social agony for women.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Program English Conversation Club Bagi Siswa: Improving English Speaking Skills Through the English Conversation Club Program for Students Zainuddin Abdussamad; Lela Rahmawati; Hilda Hastuti; Bidari; Sutarman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9729

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris bagi siswa melalui program English Conversation Club di SMPN 19 Mataram. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya kemampuan berbicara siswa akibat kurangnya kesempatan untuk berlatih secara aktif dan percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks komunikasi nyata. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan intensif melalui aktivitas speaking berbasis kelompok, role play, dialog, storytelling, public speaking, dan simulation test speaking yang dilakukan selama delapan pertemuan. Evaluasi kemampuan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama kegiatan berlangsung.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya kelancaran (fluency), pelafalan (pronunciation), kosakata (vocabulary), dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum. Selain itu, antusiasme dan motivasi belajar siswa meningkat karena pendekatan pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, program English Conversation Club terbukti efektif sebagai upaya memperbaiki kemampuan speaking dan dapat dijadikan sebagai program berkelanjutan di sekolah.