Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Autonomy of Self-Finance Management for Primary Health Care to Enhance Workers’ Satisfaction Alamin, Ahmad Jet; Issac, Ossama; Teo, Lina; Adyas, Atikah
Kesmas Vol. 17, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to find an appropriate model of autonomous self-finance management in primary health care (PHC) to enhance workers' satisfaction. This was a cross-sectional study in which data were collected through self-administered questionnaires from 204 workers in ten Regional Public Service Agency for Primary Health Care (RPSAPHC)/Badan Layanan Umum Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (BLUD Puskesmas) in Tangerang District, Banten Province, Indonesia using the partial least squares and structural equation model (PLS-SEM). A total of 73 indicators were used to examine the PHC transformation process to enhance workers' satisfaction. The indicators were grouped into three variables depending on workers' satisfaction: intrinsic, extrinsic, and general satisfaction. In addition, there were five independent variables: financial accountability, generating income, structuring human resources, increasing service quality, and consumer satisfaction. Model autonomy was reflected by all the indicators (cross-loading > 0.70, Cronbach’s alpha > 0.70, average variance extracted > 0.5) affecting workers’ satisfaction (path coefficient = 0.196, p-value = 0.002). The management should apply five indicators (financial accountability, increasing income, structuring human resources, improving service quality, and customer satisfaction) affecting workers' satisfaction to transform the PHC.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress dan Non Distress Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2022-2024 Butarbutar, Diana Florenta; Purba, Julina; Alamin, Ahmad Jet; Purnawan, Yohan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap kondisi financial distress pada perusahaan sektor pertanian, pertambangan, serta industri dasar dan kimia yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari sepuluh rasio keuangan, yaitu Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth. Sementara itu, variabel dependen adalah kondisi financial distress perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 131 perusahaan sebagai sampel penelitian, dengan rincian 42 perusahaan tidak mengalami financial distress dan 14 perusahaan mengalami kondisi tersebut selama periode pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner (binary logistic regression) untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap probabilitas terjadinya financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, rasio keuangan yang berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress adalah Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Return on Equity, dan Return on Assets. Hal ini menunjukkan bahwa struktur permodalan dan tingkat profitabilitas perusahaan memiliki peran penting dalam memprediksi potensi kesulitan keuangan. Sementara itu, rasio lainnya seperti Current Ratio, Quick Ratio, Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress.
Pengaruh Keputusan Pendanaan dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) Pandinata, Benny Sofian; Ramadhan, Mhd.; Alamin, Ahmad Jet; Saragih, Jopinus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7756

Abstract

Dapat dilihat periode 2020-2024 profitabilitas cenderung meningkat yang berarti laba rugi meningkat, tetapi kebijakan dividen PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode 2020-2024 berfluktuasi cenderung menurun. Oleh karena itu maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah “untuk mengetahui pengaruh keputusan pendanaan dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) Periode 2020-2024 baik secara simultan maupun parsial”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Objek penelitian yang digunakan adalah PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode tahun 2020-2024 dengan kriteria sebanyak 5 tahun. Metode yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis (Uji F dan Uji t). Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Nilai keputusan pendanaan dengan parameter Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas dengan parameter Return on Equity (ROE) cenderung meningkat. Sedangkan kebijakan dividen dengan parameter Dividend Payout Ratio (DPR) cenderung menurun. 2) Hasil regresi linier berganda terdapat pengaruh negatif antara profitabilitas terhadap kebijakan dividen dan terdapat pengaruh positif antara keputusan pendanaan terhadap kebijakan dividen. 3) Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara keputusan pendanaan dan profitabilitas dengan kebijakan dividen rendah dan hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa tinggi rendahnya kebijakan dividen dapat dijelaskan oleh keputusan pendanaan dan profitabilitas. 4) Hipotesis penelitian H0 diterima secara simultan, yang berarti bahwa keputusan pendanaan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode 2020-2024
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Praktek Manajemen Laba Pada Sektor Keuangan di Indonesia Pandia, Novika; Butarbutar, Diana Florenta; Saragih, Jopinus Ramli; Alamin, Ahmad Jet; Purnawan, Yohan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan dan karakteristik perusahaan terhadap variabel dependen pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs resmi BEI serta Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Sampel penelitian terdiri dari 56 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan dan konsistensi laporan keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen, dengan tingkat signifikansi masing-masing sebesar 0,027 dan 0,036. Net income berpengaruh positif dan sangat signifikan dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Di sisi lain, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Model penelitian juga menunjukkan konstanta yang signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,241. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan dan kinerja keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam memengaruhi variabel yang diteliti, sementara peran Dewan Direksi dan Komisaris relatif kurang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan di pasar modal Indonesia.