Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Kualitas Fisik dan Palatabilitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) dengan Penambahan Lactobacillus plantarum dan Asam formiat Saprilian Stya Hapsari; Esra Rombeallo; Yustus Serani No Mbeong; Rahayu Asmadini Rosa; Ni Wayan Apsari Shantika Pratistha
AGRIEKSTENSIA Vol. 25 No. 1 (2026): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v25i1.3991

Abstract

Silase merupakan salah satu solusi strategis untuk menjamin kontinuitas ketersediaan hijauan berkualitas bagi ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh inokulasi Lactobacillus plantarum dan penambahan asam formiat 55%, baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap kualitas fisik organoleptik, penyusutan bobot, dan palatabilitas silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: NN (kontrol negatif), NF (asam formiat 55%), NP (L. plantarum), dan PF (kombinasi L. plantarum + asam formiat 55%). Kualitas fisik dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis, sedangkan palatabilitas dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dilanjutkan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap warna, aroma, tekstur, keberadaan jamur, dan penyusutan bobot silase. Namun, perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi segar (g/ekor/hari) dan konsumsi bahan kering (g/kg BB). Perlakuan NF menghasilkan konsumsi segar dan bahan kering tertinggi (391,00 g/ekor/hari dan 98,96 g/kg BB), berbeda nyata dengan kontrol (NN). Disimpulkan bahwa penambahan asam formiat 55% paling efektif meningkatkan palatabilitas silase rumput gajah (pennisetum purpureum).