Wulandari, Trimutia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perundungan di Lingkungan Sekolah sebagai Bentuk Pelanggaran Hak Asasi Manusia: Perspektif Guru dan Siswa di SMP Negeri 13 Medan Wulandari, Trimutia; Purba, Nesya Maharani; Mawaddah, Sari; Ananta , Olivia Gina; Manulang, Okto Panca; Ivanna, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena perundungan di SMP Negeri 13 Medan dengan menekankan bahwa perundungan merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Tujuan penelitian adalah untuk menggali pemahaman guru dan siswa mengenai perundungan, mengidentifikasi bentuk dan faktor penyebabnya, menelaah dampak yang ditimbulkan, serta mendeskripsikan strategi pencegahan dan penanganan yang dilakukan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Narasumber terdiri dari seorang guru Bimbingan Konseling serta dua siswa SMPN 13 Medan. Temuan menunjukkan bahwa perundungan di sekolah umumnya berbentuk verbal seperti ejekan fisik, hinaan akademik, dan pemanggilan nama orang tua, meskipun bentuk lain seperti fisik dan siber juga ditemukan. Faktor penyebabnya antara lain kondisi keluarga yang broken home, pengaruh lingkungan teman sebaya, serta rendahnya kesadaran siswa terhadap nilai-nilai HAM. Dampak juga tampak seperti trauma psikologis, rendah diri, menurunnya motivasi belajar, hingga ketakutan untuk datang ke sekolah. Upaya penanganan yang dilakukan sekolah meliputi konseling bertahap, pemanggilan orang tua, pemberian sanksi tegas, serta ajakan kepada OSIS untuk lebih aktif dalam pencegahan.
Analisis Konsep Mīzān dalam Al-Qur’an sebagai Landasan Keseimbangan Ekosistem: Studi di Desa Kenangan RW 01, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Wulandari, Trimutia; Cahya, Dira Rahma; Arayan, Miftah; Lingga, Yulfar K.; Putri, Zahara Olivia; Amalianur, Mutia; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mīzān dalam Al-Qur’an sebagai landasan teologis keseimbangan ekosistem serta mengkaji relevansinya terhadap kondisi lingkungan masyarakat di Desa Kenangan RW 01, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Konsep mīzān dalam QS. Ar-Rahman ayat 7–9 menegaskan prinsip keseimbangan sebagai hukum dasar penciptaan alam yang harus dijaga oleh manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap masyarakat setempat untuk mengidentifikasi kondisi kebersihan, sistem pengelolaan sampah, drainase, partisipasi sosial, serta kesadaran religius dalam menjaga lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan berada pada kategori cukup, namun belum sepenuhnya seimbang. Masih ditemukan permasalahan seperti sampah berserakan, drainase tersumbat, genangan air, serta rendahnya partisipasi kerja bakti masyarakat. Meskipun nilai agama dipahami sebagai motivasi menjaga kebersihan, implementasinya dalam tindakan kolektif belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep mīzān memiliki relevansi kuat dalam menjelaskan kondisi keseimbangan ekosistem masyarakat, di mana ketidakseimbangan ekologis terjadi akibat belum konsistennya penerapan nilai keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Integrasi antara nilai teologis dan aksi sosial menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.