Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Evaluasi Interaktif Wizer.Me Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Keguruan Janah, Umi Muthiyah Wardatul; Jasiah, Jasiah
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 1 (2025): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pada mata kuliah Profesi Keguruan yang valid, praktis, dan efektif dengan memanfaatkan evaluasi interaktif berbasis Wizer.me. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri Palangka Raya. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar berbantuan Wizer.me ini memiliki kualitas Sangat Valid (92,5%), dengan tingkat kepraktisan Sangat Praktis (88,7%), dan terbukti Efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa berdasarkan uji N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi). Pengembangan ini menghasilkan produk kuis interaktif yang memiliki keunggulan dalam aspek multimedia dan penilaian otomatis, namun memerlukan koneksi internet yang stabil. Dengan demikian, produk bahan ajar ini diharapkan dapat menjadi alternatif inovatif untuk mendukung proses pembelajaran digital di perguruan tinggi.
Religious Fear of Missing Out dan Subjective Well-Being Siswa: Studi pada Siswa SMA di Perkotaan Janah, Umi Muthiyah Wardatul; Hesti, Rodhia Dyah; Khairina, Auliya; Surawan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2513

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan fenomena Religious Fear of Missing Out (Religious FoMO), yakni perasaan cemas ketika seseorang merasa tertinggal dari tren atau praktik keagamaan yang sedang populer di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Religious FoMO dan Subjective Well-being pada siswa SMA yang tinggal di kawasan perkotaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 22 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara Religious FoMO dengan Subjective Well-being, yang dibuktikan dengan nilai korelasi (r) sebesar -0,642 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas Religious FoMO, maka semakin rendah tingkat kesejahteraan subjektif siswa. Hal ini menegaskan perlunya penguatan pendidikan agama yang berfokus pada internalisasi nilai spiritual daripada sekadar mengikuti arus tren digital.