Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Humanisasi Pendidikan Islam: Rekonstruksi Konsep Guru dan Murid Berdasarkan Pemikiran Tokoh Humanis Muslim Indriayu Ramadhani; Samarotul Silmi; Herlini Puspika Sari; Gilang Irhamsyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.2540

Abstract

Pendidikan Islam kontemporer menghadapi krisis dehumanisasi akibat dominasi model pengajaran yang kognitif-reduksionistik dan otoriter. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep guru dan murid dalam perspektif humanisme Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis konten filosofis terhadap pemikiran Al-Ghazali, Rumi, dan Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru seharusnya berperan sebagai murabbi al-ruh dan sahabat dialogis (murshid) yang membimbing dengan cinta dan keteladanan moral, bukan sekadar penyampai materi. Murid diposisikan sebagai salik (penempuh jalan) yang aktif, otonom, dan berorientasi pada pencarian makna serta kontribusi sosial. Rekonstruksi ini juga menuntut reformasi kurikulum berbasis nilai humanistik, metode pembelajaran dialogis-partisipatif, serta evaluasi yang menekankan pertumbuhan karakter dan otonomi berpikir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam perlu dibangun di atas paradigma humanis-holistik agar mampu membebaskan, memanusiakan, dan memberdayakan peserta didik secara utuh
Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Remaja Di Desa Muara Langsat, Kabupaten Kuantan Singingi Ana Susiana; Indriayu Ramadhani; Miftha Hulladuni Riandi; Miftahir Rizqa
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/t52xh150

Abstract

This article is situated within the field of Islamic Religious Education and character education, focusing on the role of parents in instilling Islamic religious values in the character formation of adolescents. The main issue underlying this study is the weakening of religious value internalization among adolescents due to modernization, digital media influence, and limited parental involvement in religious guidance. The purpose of this article is to analyze the role of parents in Islamic value education, identify the character traits formed in adolescents, and examine supporting and inhibiting factors in the process. This study employs a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving several Muslim families with adolescent children aged 12–18 years in Muara Langsat Village, Kuantan Singingi Regency. As an exploratory qualitative study, no hypothesis was formulated. The findings indicate that parental role modeling, the habituation of worship within the family, and harmonious two-way communication significantly contribute to the formation of adolescents’ Islamic character, while technological influence and limited parental time remain major obstacles. This article contributes to the discourse on Islamic family education by emphasizing the essential role of parents as the primary foundation for strengthening adolescents’ religious character in contemporary society. Abstrak Artikel ini berada dalam diskursus Pendidikan Agama Islam dan pendidikan karakter, dengan fokus pada peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam terhadap pembentukan karakter remaja. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah melemahnya internalisasi nilai agama pada remaja akibat pengaruh modernisasi, media digital, serta keterbatasan peran keluarga dalam pembinaan religius. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis peran orang tua dalam pendidikan nilai-nilai Islam, mengidentifikasi karakter yang terbentuk pada remaja, serta mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap beberapa keluarga Muslim yang memiliki anak usia 12–18 tahun di Desa Muara Langsat, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini tidak merumuskan hipotesis karena bersifat eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah bersama, dan komunikasi harmonis berkontribusi signifikan terhadap terbentuknya karakter islami remaja, sementara pengaruh teknologi dan keterbatasan waktu menjadi hambatan utama. Artikel ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pendidikan keluarga Islam dan menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai fondasi utama pembentukan karakter religius remaja.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA SEBAGAI BASIS PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK Sri Wahyuni; Annisa; Indriayu Ramadhani; Miftha Hulladuni Riandi; Putri Ramadhon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45680

Abstract

Character education is an essential aspect in shaping children's personality, especially in the era of globalization and digitalization which brings various moral challenges. This study aims to describe the process of internalizing character education values within the family and to analyze the role of the family as the primary basis for children's personality development. This research employs a qualitative approach with a library research method, utilizing relevant scientific literature as data sources. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis. The findings indicate that the internalization of character values in the family is carried out through role modeling, habituation, effective communication, and consistent supervision. The family plays a strategic role as the first environment in shaping children's character, although it faces various challenges such as technological influence, parents' busyness, and social environment. Therefore, strong commitment and appropriate strategies from parents, along with collaboration with educational institutions, are necessary to optimize children's personality development.