Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kebijakan Kurikulum Merdeka Dalam Mewujudkan Pemerataan Mutu Pendidikan Di Indonesia Azkiyah, Nur Atik; Rozak, Abd
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 8, No 2 (2025): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v8i2.37916

Abstract

Education is the main foundation for the progress of a nation, but in Indonesia, disparities in the quality of education are still a serious challenge, especially between urban and rural areas, as well as developed and remote areas. This gap is caused by limited infrastructure, uneven distribution of teachers, varying quality of teacher training, and the relevance of the curriculum to local needs. To overcome this problem, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology launched the Independent Curriculum Policy, with the aim of creating more flexible, relevant, and student-centered learning, as well as providing greater autonomy to educational units. This article aims to analyze how the Independent Curriculum policy can play a role in realizing equitable quality of education in Indonesia, as well as identify implementation challenges and provide strategic recommendations. This study uses a qualitative method with literature review. The results of the study show that the implementation of the Independent Curriculum faces various challenges in realizing equitable quality of education. Key challenges include inequalities in readiness between regions, where schools in 3T (disadvantaged, frontier, outermost) areas struggle to access resources, teacher training, and technology facilities. The varying quality and readiness of teachers, as well as the administrative burden, also hinder optimal roles. The flexibility of the curriculum, which should be an advantage, actually causes confusion for teachers due to the lack of detailed technical guidelines. In addition, general policy evaluation without considering the local context and weak involvement of local governments further exacerbates the problem of equity. Therefore, cross-sectoral commitment, equitable distribution of resources, and comprehensive reform of the education system are needed to achieve equitable distribution of the quality of education
Analisis Implementasi Sistem Penjamininan Mutu Internal terhadap Kualitas Pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat Prasetya, Gilang Aulia; Azkiyah, Nur Atik; Asy'ari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4628

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat. SPMI dipahami sebagai perangkat strategis yang digunakan oleh satuan pendidikan untuk memastikan terpenuhinya standar mutu pendidikan secara berkelanjutan melalui tahapan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Penerapan siklus tersebut menjadi landasan utama dalam membangun tata kelola sekolah yang berorientasi pada mutu dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur kepada informan kunci, observasi terhadap aktivitas sekolah, serta telaah dokumen yang relevan dengan pelaksanaan SPMI. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sehingga temuan penelitian memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPMI di SMA 1 PGRI Ciputat telah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten dengan mengacu pada siklus PPEPP. Penerapan SPMI memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu proses pembelajaran, penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan efektivitas manajemen sekolah, serta pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya sejumlah kendala, antara lain resistensi sebagian warga sekolah terhadap perubahan serta keterbatasan pemahaman mengenai konsep dan praktik penjaminan mutu. Oleh karena itu, dukungan kepemimpinan yang visioner, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan implementasi SPMI guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
KONSEP EKONOMI PENDIDIKAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA MADRASAH Azkiyah, Nur Atik; Nurochim, Nurochim; Ratnaningsih, Sita; Sari, Novita Dwi Indah; Rifanti, Nina
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i4.8404

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the concept of educational economics in resource management at MAM 02 Pondok Modern. Educational economics is seen as a strategic approach that emphasizes the importance of efficiency and effectiveness in the use of educational resources, especially in institutions that face budget constraints. The research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews and field observations, which are then analyzed using the process of reduction, categorization, and triangulation of data. The results of the study show that MAM 02 Pondok Modern has applied the principles of education economics through needs-based budget planning, optimization of the use of facilities and infrastructure, and the use of digital technology to improve administrative efficiency. However, madrasas still face obstacles in the form of limited financing and human resource management capabilities. These findings indicate that the efficiency of education is not only influenced by the amount of budget inputs, but also the quality of management in optimizing available resources. This research emphasizes the importance of increasing managerial capacity and funding innovation as a strategy to strengthen the implementation of the education economy in madrasas, in order to support the continuous improvement of the quality of learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi konsep ekonomi pendidikan dalam pengelolaan sumber daya di MAM 02 Pondok Modern. Ekonomi pendidikan dipandang sebagai pendekatan strategis yang menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya pendidikan, terutama pada lembaga yang menghadapi keterbatasan anggaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan, yang kemudian dianalisis menggunakan proses reduksi, kategorisasi, serta triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAM 02 Pondok Modern telah menerapkan prinsip ekonomi pendidikan melalui perencanaan anggaran berbasis kebutuhan, optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana, dan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi. Meskipun demikian, madrasah masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pembiayaan dan kemampuan pengelolaan sumber daya manusia. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya input anggaran, tetapi juga kualitas manajemen dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas manajerial dan inovasi pendanaan sebagai strategi penguatan implementasi ekonomi pendidikan di madrasah, guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.