Marina Ery Setiyawati
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia, 12450

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EDUKASI BUDAYA LOKAL DAN SEJARAH PARIWISATA UNTUK ANAK JALANAN DI SAAJA Wartaputra, Azzam; Maritza , Kayla; Siahaan , Erico Fernnandez; Subakdi , Subakdi; Setiyawati , Marina Ery; Hamdani , Sayuti; Manalu , Ronald
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak di Sekolah Alternatif untuk Anak Jalanan (SAAJA) mengenai budaya lokal dan sejarah pariwisata di Nusantara melalui pendekatan Project Based Learning (PJBL). Metode yang digunakan mencakup studi pustaka, pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan, yang meliputi presentasi, workshop, dan kunjungan lapangan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan apresiasi anak-anak terhadap keberagaman budaya Indonesia, serta dorongan untuk berpartisipasi dalam pelestarian budaya. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan multikultural dan konservasi budaya.
EDUKASI BUDAYA LOKAL DAN SEJARAH PARIWISATA UNTUK ANAK JALANAN DI SAAJA Wartaputra, Azzam; Maritza , Kayla; Siahaan , Erico Fernnandez; Subakdi , Subakdi; Setiyawati , Marina Ery; Hamdani , Sayuti; Manalu , Ronald
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak di Sekolah Alternatif untuk Anak Jalanan (SAAJA) mengenai budaya lokal dan sejarah pariwisata di Nusantara melalui pendekatan Project Based Learning (PJBL). Metode yang digunakan mencakup studi pustaka, pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan, yang meliputi presentasi, workshop, dan kunjungan lapangan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan apresiasi anak-anak terhadap keberagaman budaya Indonesia, serta dorongan untuk berpartisipasi dalam pelestarian budaya. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan multikultural dan konservasi budaya.
Upaya Pengenalan Cara Menabung Bagi Ssiswa di SDN Kelapa Dua 03 Pagi Simanuhuruk, Hermina; Ery Setiyawati, Marina
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.5404

Abstract

Menabung merupakan kegiatan menyisihkan sebagian dari pendapatan atau uang yang dimilikiuntuk digunakan di kemudian hari. Hal ini dilakukan dengan menyimpan uang di tempat yangaman, seperti tabungan bank, celengan, atau investasi. Di lain hal, perilaku konsumtif berupakecenderungan membeli barang tanpa memikirkan apakah mereka benar-benarmembutuhkannya, sudah banyak dilakukan oleh orang-orang pada kehidupan sehari-hari.Iklan yang sering mereka lihat di televisi, internet, atau media sosial membuat mereka tertarikuntuk membeli barang yang populer atau dipromosikan. Teman sebaya yang mungkin memilikibarang tertentu juga bisa membuat mereka ingin membeli barang serupa agar tidak ketinggalan.Akibatnya, banyak orang yang dapat menghabiskan uang dengan cepat tanpamempertimbangkan apa yang Anda butuhkan, menghasilkan kebiasaan belanja impulsif yangdapat berdampak negatif pada keuangan mereka di masa depan. Melalui kegiatan menabung,perilaku konsumtif pun dapat dikurangi. Pengabdian masyarakat ini diharapkan agar parasiswa-siswi memahami konsep menabung dan membangun kesadaran finansial sehinggamereka mendapat motivasi untuk memulai menabung sedini mungkin. Metode yang penelitilakukan berupa sosialisasi dengan menerapkan rangkaian proses kegiatan yang sudah disusundan ditata secara sistematis. Hasil dari pengabdian ini yaitu siswa-siswi memahami konsepmenabung dan mulai mengembangkan kebiasaan menabung sehingga mereka memilikikesadaran akan finansial.
Strategi SWOT Dalam UMKM Baso ACI JUARA Ery Setiyawati, Marina; Simanuhuruk, Hermina; Early Fitriayuni , Nayla; Indah Pramesti, Siska; Farissya, Diandra
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5533

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam pemerataankesempatan usaha pada UMKM, dengan studi kasus pada Baso Aci Juara di Pondok Labu.UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, namun masihmenghadapi berbagai kendala seperti kurangnya modal, keterbatasan pengetahuan pasar, danmanajemen operasional yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis literatur. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Baso Aci Juara meliputi masalah internaldalam manajemen operasional dan SDM, serta dampak eksternal seperti persaingan pasar danpengaruh pandemi COVID-19. Di sisi lain, terdapat peluang signifikan yang dapatdimanfaatkan, termasuk digitalisasi bisnis, kolaborasi dengan stakeholder, dan dukunganpemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rekomendasi pengembangan yangdiajukan meliputi peningkatan kualitas operasional, optimalisasi pendanaan, dan inovasiproduk. Dengan memanfaatkan peluang ini, UMKM dapat meningkatkan daya saingnya danberkontribusi lebih optimal dalam menciptakan pemerataan kesempatan usaha yangberkelanjutan. ABSTRACTThis research aims to analyze the challenges and opportunities in equalizing businessopportunities in MSMEs, with a case study on Baso Aci Juara in Pondok Labu. MSMEs havea significant contribution to the Indonesian economy, but still face various obstacles such aslack of capital, limited market knowledge, and suboptimal operational management. Thisresearch uses a qualitative method with data collection through interviews, observation, andliterature analysis. The results show that the main challenges faced by Baso Aci Juara includeinternal problems in operational management and human resources, as well as external impactssuch as market competition and the influence of the COVID-19 pandemic. On the other hand,there are significant opportunities that can be leveraged, including business digitalization,collaboration with stakeholders, and government support through the People's Business Credit(KUR) program. The proposed development recommendations include improving operational quality, optimizing funding, and product innovation. By taking advantage of theseopportunities, MSMEs can improve their competitiveness and contribute more optimally tocreating sustainable equitable business opportunities.
Pemberdayaan Peserta Didik SMP Sekolah Master Indonesia Depok Dalam Menghadapi Perkembangan Iptek Ery Setiyawati, Marina; Agustina S.A, Nilla; Calista Dwi, Mayla; Fakhriah, Amalia; Ayu Lativa, Dyah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4059

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya mewujudkan visi "Indonesia Emas 2045", pemerintah berkomitmen menghadapi dua fokus utama, yaitu transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Kegiatan pengabdian ini mengidentifikasi beberapa tantangan seperti kesenjangan ekonomi, dampak negatif teknologi peserta didik, kurangnya edukasi etika dan keagamaan terhadap penggunaan teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan melibatkan 49 peserta. Sosialisasi Strategi Menghadapi Perkembangan IPTEK Peserta didik SMP Master Indonesia proyek yang dilaksanakan dengan mengimplementasikan pilar pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, dengan sub tema Percepatan Pendidikan Rakyat Indonesia Secara Merata. Bertujuan mempersiapkan peserta didik agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital. Kegiatan sosialisasi ini berfokus peningkatan pendidikan digital yang berkualitas. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan pembelajaran interaktif dan pengumpulan data, dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, survei. Meskipun dihadapkan beberapa hambatan, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang perkembangan IPTEK, dan pemahaman peran teknologi dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk generasi muda dalam mencapai tujuan transformasi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.ABSTRACT In order to achieve the vision of “Indonesia Emas 2045”, the government is committed to addressing two main focuses: digital transformation and improving the quality of human resources through quality education. This community service activity identified several challenges such as economic disparity, the negative impact of technology on students, and the lack of ethical and religious education in the use of technology. This activity was carried out on October 20, 2023 at Sekolah Master Indonesia, involving 49 participants. The project “Socialization of Strategies to Deal with the Development of Science and Technology for Junior High School Students at Sekolah Master Indonesia” is a project implemented by integrating the pillars of human development and mastery of science and technology, with the subtheme of Accelerating Education Equity for the People of Indonesia. The project aims to prepare students to adapt to digital transformation. This socialization activity focuses on improving quality digital education. It involved interactive learning and data collection, supported by qualitative and quantitative approaches through observation, interviews, surveys, and data analysis. Despitefacing some obstacles, this socialization activity succeeded in increasing students' knowledge about the development of science and technology and understanding the role of technology in society. Therefore, this activity is the first step for the younger generation in achieving the goal of digital transformation and improving the quality of human resources in Indonesia.
Penyuluhan Pendidikan Kesehatan Berbasis Teknologi Kelas XI SMAN 6 KOTA DEPOK Ery Setiyawati, Marina; Simanuhuruk, Hermina; Reihan Amanda Niarto , Zaskia; Dinanty , Aulia Putri; Anggelia , Linda
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4099

Abstract

Berkembangnya pola pikir ahli pendidikan, pengelola pendidikan dan pengamat pendidikan yang membuahkan teori-teori baru. Kemajuan alat teknologi turut andil dalam mewarnai perubahan makna dan pengertian pendidikan. Pendidikan merupakan usaha secara sadar dan terencana untuk memahami sesuatu tentang warisan budaya secara turun temurun. Pendidikan kesehatan tidak terlepas dari peran teknologi yang terus berkembang. Teknologi kesehatan memiliki peranan penting dalam memperbaiki pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia, dengan melibatkan peran serta generasi muda. Penyuluhan kesehatan berbasis teknologi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan kesehatan yang komprehensif untuk membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survei. Metode survei ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap kesehatan. Tujuan penyuluhan adalah untuk memberikan informasi kesehatan berbasis teknologi mengenai pengetahuan pada peserta didik di SMAN 6 Depok. Dalam kegiatan penyuluhan ini peserta ikut aktif dalam mengikuti instruksi yang diberikan oleh pendidik sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik.
Pemberdayaan Peserta Didik SMP Sekolah Master Indonesia Depok Dalam Menghadapi Perkembangan Iptek Ery Setiyawati, Marina; Agustina S.A, Nilla; Calista Dwi, Mayla; Fakhriah, Amalia; Lativa , Dyah Ayu
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4123

Abstract

Dalam upaya mewujudkan visi "Indonesia Emas 2045", pemerintah berkomitmen menghadapi dua fokus utama, yaitu transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Kegiatan pengabdian ini mengidentifikasi beberapa tantangan seperti kesenjangan ekonomi, dampak negatif teknologi peserta didik, kurangnya edukasi etika dan keagamaan terhadap penggunaan teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan melibatkan 49 peserta. Sosialisasi Strategi Menghadapi Perkembangan IPTEK Peserta didik SMP Master Indonesia proyek yang dilaksanakan dengan mengimplementasikan pilar pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, dengan sub tema Percepatan Pendidikan Rakyat Indonesia Secara Merata. Bertujuan mempersiapkan peserta didik agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital. Kegiatan sosialisasi ini berfokus peningkatan pendidikan digital yang berkualitas. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan pembelajaran interaktif dan pengumpulan data, dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, survei. Meskipun dihadapkan beberapa hambatan, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang perkembangan IPTEK, dan pemahaman peran teknologi dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk generasi muda dalam mencapai tujuan transformasi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia
INTERNALIZATION OF LEGAL AWARENESS THROUGH SELF-DEVELOPMENT MOTIVATION IN REALIZING RESILIENT AND JUST INSTITUTIONS Subakdi; Marina Ery Setiyawati
Awang Long Law Review Vol. 8 No. 3 (2026): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v8i3.2076

Abstract

Self-development is a transformative process for developing potential, talents, and personality to achieve self-actualization. In the context of national life, optimal self-development must include internalizing legal awareness so that individuals can contribute ethically and professionally. This article aims to analyze how self-development motivation plays a role in increasing legal compliance and how this impacts the realization of resilient and just institutions in Indonesia, in line with point 16 of the Sustainable Development Goals (SDGs). The method used in this paper is qualitative with a library research approach. Data were collected through a review of various scientific literature, journals, and books related to the psychology of self-development, the sociology of law, and institutional governance. The results of the discussion indicate that self-development integrated with legal awareness not only increases personal productivity but also creates individuals with the integrity to step out of their comfort zones to uphold justice. The role of guidance and counseling is crucial as a catalyst in instilling legally conscious character values. A strong correlation was found between the quality of human resources motivated to develop and the creation of social peace and the strengthening of the effectiveness of public institutions in Indonesia.
PELATIHAN KADER DAN KARANG TARUNA DALAM MENGOLAH MPASI PENCEGAH STUNTING BERBAHAN DASAR DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) MENJADI OLAHAN PUDING Lusyta Puri Ardhiyanti; Marina Ery Setiyawati; Fitri Angraeni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35361

Abstract

Abstrak: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Intervensi pencegahan dapat dilakukan melalui pendidikan gizi dengan memanfaatkan makanan lokal yang tersedia, seperti daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya akan nutrisi penting. Pemilihan daun kelor didasarkan pada kandungan gizinya yang tinggi dan sebanding dengan sumber pangan bergizi lainnya, namun relatif mudah diperoleh, berbiaya rendah, serta dapat ditanam di berbagai kondisi lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait manfaat daun kelor dalam pencegahan stunting, sekaligus memperkenalkan produk olahan, termasuk puding daun kelor, sebagai alternatif makanan pendamping ASI (MPASI). Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dengan penyampaian materi interaktif, yang melibatkan 11 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, dan kader kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 24,4% mengenai manfaat daun kelor dalam pencegahan stunting. Sebagai langkah keberlanjutan, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon kelor di kantor kecamatan dan lingkungan RW. Upaya ini diharapkan mampu mendukung kemandirian masyarakat dalam memperoleh bahan baku lokal untuk diolah menjadi berbagai variasi makanan pendamping ASI (MPASI) berbahan dasar kelor. Dengan demikian, keluarga yang memiliki balita dapat secara berkelanjutan memanfaatkan kelor sebagai sumber gizi tambahan dalam upaya pencegahan stunting di lingkungannya.Abstract: Stunting remains a public health problem that hinders the growth and development of children and the quality of human resources in the future. Preventive interventions can be carried out through nutrition education by utilizing locally available foods, such as moringa leaves (Moringa oleifera), which are rich in essential nutrients. Moringa oleifera were chosen because they are highly nutritious and comparable to other nutritious food sources, yet relatively easy to obtain, inexpensive, and can be grown in a variety of environmental conditions. This community service activity aims to increase understanding of the benefits of moringa leaves in preventing stunting, while also introducing processed products, including moringa leaf pudding, as an alternative complementary food to breast milk (MPASI). The educational method used was a lecture with interactive material delivery, involving 11 participants consisting of community leaders, Karang Taruna youth, and health workers. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires.The results of the activity showed a 24.4% increase in participants' understanding of the benefits of moringa leaves in preventing stunting. As a sustainable measure, the activity concluded with the planting of moringa trees at the sub-district office and in the neighborhood. This effort is expected to support the community's independence in obtaining local raw materials to be processed into various types of moringa-based complementary foods for infants. Thus, families with toddlers can continuously utilize moringa as an additional source of nutrition in their efforts to prevent stunting in their neighborhood.
Internalisasi Mitigasi Risiko Kebakaran Listrik melalui Gamifikasi Digital di SMP–SMA Islam Al-Falah Rempoa: Pendekatan Participatory Action Research untuk Membangun Budaya Keselamatan Siswa Agung Raharjo; Marina Ery Setiyawati; Farahul Jannah; Januar Ariyanto; Ismi Farah Syarifah; Virens Rizaldi; Muhamad Rama Noufalwafiq; Aisyah Luna Lampard; Isnaini Nur Hasanah; Nayla Inez Rachmawati
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3262

Abstract

Risiko kebakaran di lingkungan sekolah sering terabaikan, padahal dampaknya dapat berupa kerugian aset hingga korban jiwa. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi mitigasi kebakaran siswa melalui media gamifikasi digital berbasis skenario. Metode Participatory Action Research (PAR) dilaksanakan di SMP–SMA Islam Al-Falah Rempoa melalui diagnosis bersama guru, pengembangan media gamifikasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi pada 43 siswa (desain one-group pretest–posttest). Rata-rata skor meningkat dari 9,16 (SD = 1,27) menjadi 9,88 (SD = 0,45) (selisih 0,72; 95% CI 0,41–1,03; p < 0,001). Item tentang tata letak stop kontak aman menunjukkan peningkatan tertinggi (67,4% menjadi 97,7%). Gamifikasi digital efektif sebagai media edukasi keselamatan kebakaran yang menarik bagi siswa