Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Kardioprotektif Ekstrak Etanol Daun Rambusa (Passiflora foetida L.) Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Aloksan Samosir, Naomi Angel; Lumbangaol, Adriana Yulinda Dumaria
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12196

Abstract

Gangguan kardiovaskular merupakan penyebab kematian paling umum pada penderita diabetes. Obat oral seringkali menimbulkan efek samping, sehingga tanaman obat digunakan karena biasanya memiliki risiko lebih rendah, salah satunya adalah tanaman rambusa (Passiflora foetida L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak Etanol Daun Rambusa (EEDR) terhadap perbaikan kerusakan sel pada jantung tikus setelah diinduksi aloksan 120 mg/kgBB. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 kelompok dan 5 kali ulangan. Kelompok P1 (kontrol normal), kelompok P2 (kontrol negatif/aloksan 120 mg/kg BB), kelompok P3 (aloksan 120 mg/kg BB + metformin 45 mg/kg BB), kelompok P4 (aloksan 120 mg/kg BB + EEDR 100 mg/kg BB), kelompok P5 (aloksan 120 mg/kg BB + EEDR 200 mg/kg BB), dan kelompok P6 (aloksan 120 mg/kg BB + EEDR 400 mg/kg BB). Data skor jantung dianalisis menggunakan ANOVA Satu Arah dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun rambusa berpengaruh nyata terhadap histopatologi jantung tikus. Perbaikan kerusakan jantung yang paling efektif ditemukan pada kelompok P6 dengan dosis 400 mg/kg BB karena menunjukkan penurunan nekrosis sel miosit sebesar 14% dari seluruh sel yang diamati dan sama dengan kelompok P3. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak etanol daun rambusa dengan dosis 400 mg/kg BB dapat memberikan efek kardioprotektif, ditandai dengan penurunan jumlah nekrosis sel miosit yang mendekati kelompok kontrol normal.
Uncovering the Molecular Mechanisms of Saurauia vulcani Korth in Rhodamine B Induced Colon Injury Sipahutar, Feimmy Ruth Pratiwi; Sinaga, Erlintan; Sinambela, Masdiana; LumbanGaol, Adriana Yulinda Dumaria; Sipahutar, Melati Nugrahalia
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2026.151.349-355

Abstract

The illegal food colorant, Rhodamine B (RhB), might lead to chronic colon injury. Saurauia vulcani is an ethnomedicine utilized for hepatoprotection, antioxidants, and immunomodulators. The histopathological and bioinformatic assays were conducted to discover the ethanolic extract of S. vulcani (EEP) against colon damage in RhB-induced rats. The abnormal results were exhibited in RhB administration, while EEP regained colon length and improved the histopathology of the ascending colon in rats. Furthermore, the construction of PPI predicted TP53, SRC, EGFR, AKT1, MTOR, CASP3, ABCG2, CTNNB1, MAPK14, MAPK8, and JUN as the main targets related to chronic colon injury. The molecular interaction presented S. vulcani had the stable fluctuation and strong binding affinities to thymidine phosphorylase. Therefore, this finding could be preliminary data for chronic colon injury treatment.