Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan E-Litigasi dalam Perkara Perdata sebagai Wujud Pembaruan Hukum Acara Perdata di Indonesia Ginting, Yuni Priskila; Gracia Tumbelaka, Anastasia Christina; Paulin, Bernice Delfina; Natanael, Bintang; Tiasono, Elisheva Jocelyne; Hamonangan, Evan; Cahaya, Murni; Samy, Muhammad; Darmawan, Marcphillo Ceyzar; Firliyani, Zahwa Naila
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v4i03.2723

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut sistem peradilan Indonesia untuk bertransformasi menuju mekanisme digital yang efisien melalui penerapan e-litigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan e-litigasi dalam perkara perdata sebagai wujud pembaruan hukum acara perdata di Indonesia serta menilai efektivitasnya dari aspek substansi hukum, struktur kelembagaan, dan budaya hukum masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dianalisis secara kualitatif-yuridis dengan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-litigasi berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 menjadi tonggak reformasi hukum acara perdata yang memperkuat asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan, meskipun masih menghadapi kendala normatif, struktural, dan kultural. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif terhadap efektivitas e-litigasi dengan menautkan aspek substansi, struktur, dan budaya hukum secara bersamaan. Implikasi penelitian menegaskan perlunya pembentukan undang-undang hukum acara perdata digital, peningkatan kapasitas aparatur peradilan, pemerataan infrastruktur teknologi, serta penguatan budaya hukum digital masyarakat agar sistem peradilan modern dapat terwujud secara efektif dan berkeadilan.
Sanksi Administrasi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pandemi Covid-19 Natanael, Bintang; Syallomeita, Sharron; Atara, Irvin
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i1.5132

Abstract

The COVID-19 pandemic has tested the effectiveness of the legal system and public awareness in complying with government regulations. This study aims to analyze the implementation of administrative sanctions for violations of health protocols during the COVID-19 pandemic and to assess their effectiveness in increasing public compliance. This research employs a normative legal method with a statute approach and a conceptual approach. Data were obtained through literature studies consisting of primary and secondary legal materials, then analyzed using a qualitative–deductive method. The results show that the imposition of administrative sanctions such as warnings, fines, community service, and license revocation has a strong legal basis and aligns with the principles of the rule of law and the maxim salus populi suprema lex esto. However, implementation in the field has not been optimal due to low legal awareness, weak supervision, and inconsistent law enforcement. Increasing legal socialization, continuous monitoring, and firm enforcement are needed to ensure the effectiveness of administrative sanctions as an instrument to prevent violations of health protocols.