Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Praktik Pendidikan oleh Guru dan Respon Siswa di SMA Negeri 21 Medan Elya Siska Anggraini; Lutfiah Aila Nada; Mutia Havits Silaen; Muhammad Arif Parluhutan Sitompul; Muhammad Fahrurrozi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 12: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i12.12259

Abstract

Kurikulum Merdeka belajar bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan dengan membekali mahasiswa soft skill maupun hard skill yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan latar alamiah yang bertujuan menerjemahkan fenomena yang terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan cara yang melibatkan beberapa metode, yaitu teknik pencarian data, observasi di lapangan, serta wawancara singkat dengan beberapa sumber yang relevan. Data utama dalam penelitian ini berasal dari Guru Sejarah SMA Negeri 21 Medan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kurikulum belajar bebas, serta mengevaluasi metode pengajaran langsung sebagai wujud bebas di SMA negeri 21 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kurikulum bebas, serta mengevaluasi bagaimana metode pengajaran langsung sebagai wujud bebas digunakan di SMA negeri 21 Medan. Dari hasil pengamatan langsung inilah yang akan kami ungkapkan. Sekolah SMA Negeri 21 Medan menggunakan berbagai metode pembelajaran, termasuk ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi.
Masuknya Islam di Asia Tenggara dan Proses Penyebarannya Lutfiah Aila Nada; Mutia Arini; Muhammad Arif Parluhutan Sitompul; Muhammad Ihsan Syahaf Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13753

Abstract

Penelitian ini membahas proses masuknya Islam ke Asia Tenggara serta dinamika penyebarannya di berbagai wilayah kepulauan Melayu. Islamisasi di kawasan ini merupakan hasil interaksi panjang melalui jaringan perdagangan internasional yang menghubungkan Timur Tengah, India, Persia, dan Nusantara. Berbagai teori seperti Teori Gujarat, Teori Arab, dan Teori Persia menunjukkan bahwa Islam tidak berasal dari satu sumber tunggal, melainkan menyebar melalui jalur laut yang melibatkan pedagang, ilmuwan, dan komunitas Muslim dari berbagai daerah. Proses penyebarannya berlangsung melalui hubungan dagang, perkawinan, dakwah para sufi dan ulama, serta peran institusi pendidikan dan kesusastraan Melayu-Islam. Selain itu, kehadiran kerajaan-kerajaan Islam khususnya Kesultanan Malaka mempercepat ekspansi Islam melalui kebijakan politik, fungsi pelabuhan internasional, serta penggunaan bahasa Melayu sebagai lingua franca yang memudahkan penyebaran ajaran agama. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi di Asia Tenggara tidak hanya ditentukan oleh aspek religius, Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, budaya, dan politik yang saling terkait. Oleh karena itu, proses masuknya dan penyebaran Islam di wilayah ini menunjukkan integrasi yang harmonis antara jaringan perdagangan global dan adaptasi nilai-nilai Islam terhadap budaya lokal.