Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Mencegah Bullying di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Elya Siska Anggraini; Elsha Putriany Girsang; Mutia Arini; Imanuel Suranta Sembiring
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 12: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i12.12263

Abstract

Bullying adalah masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan bisa merusak pikiran serta prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru mencegah bullying dan mengetahui respons siswa terhadap upaya tersebut. Masalah penelitian ini mencakup: pengertian bullying menurut sumber informasi, cara guru mencegah bullying, harapan guru terhadap siswa, peran orang tua dalam pencegahan, serta tanggapan siswa terhadap upaya guru. Penelitian ini menggunakan teori dari berbagai sumber yang menjelaskan bullying sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan seseorang yang dapat menyakitiperasaan yang dilakukan dengan sengaja, berulang kali, dan terjadi karena ada perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Bentuk bullying mencakup pukulan, kata-kata kasar, gerakan atau tindakan tidak jelas, dikeluarkan dari kelompok, hingga bullying melalui internet yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman lebih dalam tentang cara guru menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta menjadi pedoman bagi sekolah dalam mengembangkan program pencegahan bullying yang efektif dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua.
Kepemimpinan Komisaris Tingkat (Komting) Kelas A Angkatan 2024 Jurusan Pendidikan Sejarah FIS Unimed Shindi Nurazizah Mutmainah; Mutia Arini; Imanuel Suranta Sembiring; Masdiana Silvia Sinaga; Flores Tanjung
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12315

Abstract

Studi ini menyelidiki peran Komisaris Tingkat (Komting) dalam manajemen dan pengawasan Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan Kelas A Angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Deskriptif Kualitatif, yang berarti pengumpulan data pada latar ilmiah untuk menafsirkan fenomena yang terjadi. Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk memberikan gambaran yang mendalam mengenai suatu fenomena yang diteliti, dengan fokus pada pemahaman terhadap makna yang dikonstruksi oleh individu atau kelompok dalam konteks sosial yang mereka alami. Komting tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kepada siswa tetapi juga memainkan peran penting dalam mengatur jadwal, mendorong siswa untuk berpartisipasi, dan menyelesaikan perselisihan di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan melakukan wawancara dengan komting dan siswa di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komting Kelas A 2024 memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi, menciptakan lingkungan belajar yang baik, dan mendorong persaudaraan siswa. Perbedaan pendapat, kurangnya partisipasi sebagian anggota, dan kesulitan untuk berkolaborasi dalam tugas kelompok adalah beberapa masalah yang dihadapi. Namun, komting dapat mengurangi perselisihan dan menjaga kekompakan kelas dengan gaya kepemimpinan yang partisipatif dan komunikatif.
Masuknya Islam di Asia Tenggara dan Proses Penyebarannya Lutfiah Aila Nada; Mutia Arini; Muhammad Arif Parluhutan Sitompul; Muhammad Ihsan Syahaf Nasution
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.13753

Abstract

Penelitian ini membahas proses masuknya Islam ke Asia Tenggara serta dinamika penyebarannya di berbagai wilayah kepulauan Melayu. Islamisasi di kawasan ini merupakan hasil interaksi panjang melalui jaringan perdagangan internasional yang menghubungkan Timur Tengah, India, Persia, dan Nusantara. Berbagai teori seperti Teori Gujarat, Teori Arab, dan Teori Persia menunjukkan bahwa Islam tidak berasal dari satu sumber tunggal, melainkan menyebar melalui jalur laut yang melibatkan pedagang, ilmuwan, dan komunitas Muslim dari berbagai daerah. Proses penyebarannya berlangsung melalui hubungan dagang, perkawinan, dakwah para sufi dan ulama, serta peran institusi pendidikan dan kesusastraan Melayu-Islam. Selain itu, kehadiran kerajaan-kerajaan Islam khususnya Kesultanan Malaka mempercepat ekspansi Islam melalui kebijakan politik, fungsi pelabuhan internasional, serta penggunaan bahasa Melayu sebagai lingua franca yang memudahkan penyebaran ajaran agama. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi di Asia Tenggara tidak hanya ditentukan oleh aspek religius, Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, budaya, dan politik yang saling terkait. Oleh karena itu, proses masuknya dan penyebaran Islam di wilayah ini menunjukkan integrasi yang harmonis antara jaringan perdagangan global dan adaptasi nilai-nilai Islam terhadap budaya lokal.