Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Di SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar Arabiah; Hasibuddin, Hasibuddin; Nur Setiawati
Journal of Gurutta Education Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.307 KB) | DOI: 10.33096/jge.v2i2.1400

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Strategi Guru dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar. Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Islam Terpadu Wahdah Islam Makassar, sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui display data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan : Prestasi belajar Peserta Didik di SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar ada 3 aspek yaitu bidang afektif (perilaku), bidang kognitif (pengetahuan) dan bidang psikomotorik (keterampilan) yang termasuk bidang kognitif adalah memiliki kemampuan membaca, menghafal dan memahami Al-qur’an dengan baik, berkomunikasi dalam 2 bahasa (Arab dan Inggris), memiliki wawasan luas, lulus ujian sekolah dengan nilai rata-rata 80 pada pelajaran bahasa Indonesia, Tarbiyah dan PAI. Dalam bidang afektif (perilaku) sesuai jaminan mutu SMA Islamiyah Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar dari penjabaran visi misi yaitu budaya karakter yang mencakup kebersihan, kedisiplinan, kesopanan, melakukan ibadah dengan benar, dan berbudaya Islami. Aspek keterampilan dari SMA Islamiyah Terpadu yaitu menghasilkan karya tulis, renang, ikhtiar talent, futsal, dan tapak suci. Adapun capaian target secara umum dalam kategori baik, hal ini dibuktikan dengan data yang ada mulai dari adanya target perkelas, kelengkapan intstrumen dan admnistrasi serta fasilitas yang mendukung.
Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga bagi Ibu PKK Desa Totobo, Kabupaten Kolaka Wijayanto, Cahyo; Muhammad Rifaldi Saleh; Aulia Alfia; Sri Surti Ramadani; Arabiah; Musnida; Ilda Wilis; Putu Rani Diantari; Nur Resky; Rachmat Agung Fadillah; Muhammad Chaerul; Dachrizard Maulana; Melsa Safitri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v9i2.7857

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis transfer pengetahuan melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan kelompok ibu-ibu PKK dan pemuda desa, yang dibekali pengetahuan tentang jenis tanaman obat, manfaat farmakologis, serta teknik budidaya yang sederhana dan ramah lingkungan. Pelatihan meliputi tahap sosialisasi, pembuatan bedengan, penanaman bibit, serta pemeliharaan tanaman secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan peserta, dari 35% sebelum pelatihan menjadi 85% setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kreativitas tinggi dengan memanfaatkan bahan daur ulang sebagai wadah tanam. Selain meningkatkan kemandirian kesehatan keluarga, program ini berdampak pada aspek sosial dan ekonomi melalui pembentukan kelompok TOGA Mandiri Desa Totobo serta pengembangan produk herbal rumah tangga. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal.