Muh. Ayyub Amin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stres Kerja dan Keselamatan Pasien: Literature Review: Occupational Stress and Patient Safety: Literature Review Wisudawan B, Owildan; Nu'man AS Daud; Djaharuddin, Irawaty; Dewi Rizki Nurmala; Anto J. Hadi; Haslina Ahmad; Muhammad Tahir; Muh. Ayyub Amin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5142

Abstract

Latar belakang: Stres yang berhubungan dengan pekerjaan adalah kondisi yang lazim dalam profesi keperawatan yang menjadi penyebab utama kesehatan dan keselamatan pada pasien. Stres kerja pada perawat merupakan masalah global dan nasional yang mesti menjadi perhatian guna menunjang proses asuhan keperawatan yang optimal sehingga aspek keselamatan pasien bisa terwujud. Tujuan: Untuk mengidentifikasi secara terstruktur dan memberi gambaran secara detail berbasis bukti terkini terkait dengan model stres yang berhubungan dengan pekerjaan pada perawat dan keselamatan pasien di Rumah Sakit. Tujuan tersebut bisa tercapai dengan mengelola literatur review berdasarkan: Karakteristik stres kerja pada perawat, Faktor dukungan rekan kerja (Dokter, Perawat, Rekan lainnya), Faktor Beban Kerja, Karakteristik kondisi Pasien, Metode pengukuran tingkat stres, Faktor keselamatan pasien, dan Manajemen stres. Metode: Kajian literatur menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis). Adapun sumber literatur review yaitu berasal dari pencarian berbasis online melalui mesin pencarian google secara umum dengan memasukkan kata kunci jurnal bereputasi baik secara nasional maupun internasional, tetapi sebagian besar jurnal yang digunakan yaitu jurnal bereputasi internasional sebagai rujukan utama. Hasil: Jurnal yang didapatkan sebagian besar berformat PDF yang didapatkan melalui jurnal yang diterbitkan oleh Pubmed, Proquest, Google scholar, Science direct: Elsevier, BMC, Health Affairs, Oxford Academic, John Wiley & Sons serta sumber lainnya berupa Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jumlah Artikel yang di peroleh sebanyak 205, Jumlah artikel yang layak dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 14. Sumber stres terdiri dari 8 (delapan) skala yaitu: kondisi pasien, konflik dengan dokter, lingkungan kerja, masalah dengan teman sebaya, masalah dengan pengawas, beban kerja, ketidakpastian tentang pengobatan, konflik dengan pasien atau keluarga pasien. Kesimpulan: Stres kerja dikalangan perawat secara garis besar dan paling dominan dipengaruhi oleh lingkungan kerja, beban kerja, kondisi pasien dan perawat. Stres pada perawat dapat mendatangkan kerugian bagi suatu Rumah Sakit terkhusus pada pasien, karena dapat mengganggu proses asuhan keperawatan pada pasien dan pada akhirnya mempengaruhi keselamatan pasien. Adapun saran yang ditawarkan yaitu melakukan Manajemen pengelolaan stres yang komprehensif guna menunjang faktor keselamatan pasien.
Hubungan Psychological Well-Being dengan Perilaku Pencegahan Penggunaan NAPZA pada Remaja SMA di Kota Makassar: The Relationship between Psychological Well-Being and Drug Use Prevention Behavior in High School Adolescents in Makassar City Ramlawati; Muh. Ayyub Amin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4239

Abstract

Latar belakang: Pengguna Napza banyak dilakukan oleh remaja atau kelompok usia muda. Hal ini tidak lepas dari sifat remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap Napza dan keinginan untuk mencobanya. Sulawesi Selatan sebagai daerah tujuan pendidikan maupun wisata di kawasan Timur Indonesia tentunya memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi. Terkhusus di Kota Makassar peluang untuk menggunakan atau mengedarkan Napza dapat dikatakan cukup tinggi karena daerah ini banyak terdapat perguruan tinggi maupun Sekolah Menengah Atas (SMA), oleh karena itu bagi pengedar hal ini merupakan jalur strategis yang dapat dimanfaatkan untuk mengedarkan Napza dengan berbagai modus. Faktor lainnya seorang remaja menyalahgunakan Napza dikarenakan adanya masalah-masalah mental atau masalah psikologis yang terjadi pada dirinya. Hal ini mengindikasikan bahwa manusia dikatakan sehat bukan hanya berdasarkan kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan sosial dan psikologis. Kesehatan psikologis individu dalam menjalani perkembangannya sebagai manusia dikenal dengan istilah psychological well-being. Seseorang dengan psychological well-being yang baik dapat menghadapi gangguan yang berasal dari permasalahan-permasalahan yang dialami. Tujuan: Untuk Mengetahui 1) gambaran psychological well-being pada remaja SMA di Kota Makassar, 2) gambaran perilaku pencegahan penggunaan Napza pada remaja SMA di Kota Makassar, 3) Pengaruh psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napza pada remaja SMA di Kota Makassar Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang Hasil: Hasil penelitian yaitu variabel pertama: 57 orang dari 100 responden yang menjadi sampel penelitian terdapat 51,40% yang berada pada kategori baik dalam hal psychological well-being, variabel kedua: 53 orang dari 100 responden yang menjadi sampel penelitian terdapat 47,70% yang berada pada kategori tinggi dalam hal perilaku pencegahan penggunaan Napzah dan variabel terakhir terdapat hubungan antara psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMA di Kota Makassar.dan signifikan. Kesimpulan: Kesimpulannya yaitu 1) psychological well-being remaja SMA di Kota Makassar umumnya adalah baik, 2) perilaku pencegahan penggunaan Napzah remaja SMA di Kota Makassar umumnya adalah tinggi, 3) terdapat hubungan yang signifikan antara psychological well-being dengan perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMA di Kota Makassar.