Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Jemaat GKJ Salatiga Utara Melalui Pelatihan Fermentasi Buah: - Hutagalung, Sarawinda; Alep Riyanto, Cucun; Hartini, Sri; Michael Yonggulemba, Jose Dimas; Anggaran, Diki; Wulandari, Gecia Ovi; Dwi Putri, Rima Angellika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6261

Abstract

Perubahan dan perkembangan teknologi di abad 21 menyebabkan fenomena era disrupsi pada tatanan kehidupan manusia secara menyeluruh bahkan juga turut mempengaruhi gereja sebagai instituti. Gereja dituntut untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan berbagai aspek transformasi, mencakup aspek sosial, teknologi, maupun ekonomi. Universitas sebagai institusi pendidikan dapat berperan serta dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi di gereja melalui kegiatan pengadian kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di GKJ Salatiga Utara bertujuan untuk memberdayakan jemaat gereja dalam kegiatan fermentasi buah berbasis kearifan lokal dan secara khusus untuk mengadakan pelatihan fermentasi buah yang layak konsumsi dan dapat dimanfaatkan dalam acara perjamuan kudus. Metode fermentasi buah dilakukan dengan cara memotong halus buah nanas dan jambu kemudian ditambahkan ragi fermipan dan didiamkan selama 3-4 hari. Setelah 3-4 hari produk fermentasi minuman buah diukur pH dan uji organoleptiknya. Pengukuran pH buah nanas diperoleh pH 5-3,7 dari hari pertama hingga hari ketujuh, sedangkan pada buah jambu merah pH yang diperoleh pada hari ke-1 hari ke-7 yaitu pH 5,5 – 3,8. Adanya penurunan pH pada proses fermentasi karena pada proses fermentasi membentuk produk samping berupa asam lemah seperti asam asetat, asam laktat, asam sitrat, asam benzoat, asam sorbat atau asam lainnya sehingga mempengaruhi nilai pH dari minuman buah fermentasi.
Nanopartikel perak (AgNPs) dalam formulasi sabun antibakteri: Tantangan formulasi dan arah riset masa depan Kusumahastuti, Dewi Kurnianingsih Arum; Lewerissa, Karina Bianca; Susanto, Emmanuel Hernanda Yustisia; Wulandari, Gecia Ovi; Sumilat, Sevia Ester
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p36-47

Abstract

Sabun merupakan salah satu produk pembersih yang berperan penting dalam pengendalian mikroorganisme. Penggunaan nanopartikel perak (AgNPs) sebagai agen antibakteri dalam formulasi sabun telah banyak dilaporkan, namun sebagian besar kajian masih berfokus pada sifat intrinsik AgNPs tanpa mempertimbangkan peran sistem sabun sebagai matriks aktif. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis penggunaan AgNPs dalam formulasi sabun antibakteri dengan menekankan aspek formulasi dan relevansi aplikatif. Penulisan review ini menggunakan metode narrative review dengan pendekatan kritis, berdasarkan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect terhadap artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2010–2024. Artikel yang direview diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang mencakup relevansi terhadap sistem sabun, formulasi berbasis surfaktan, dan evaluasi aktivitas antibakteri, dengan total sekitar 30–40 artikel utama dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kinerja antibakteri AgNPs dalam sabun sangat dipengaruhi oleh interaksinya dengan surfaktan, kondisi pH basa, homogenitas dispersi, serta stabilitas selama penyimpanan dan penggunaan. Review ini mengidentifikasi kesenjangan penelitian utama terkait kurangnya pendekatan formulasi yang rasional, metode uji antibakteri yang aplikatif, serta minimnya kajian keamanan dan dampak lingkungan. Dengan demikian, artikel ini menawarkan kerangka konseptual dan arah riset masa depan untuk pengembangan sabun antibakteri berbasis AgNPs yang lebih efektif, stabil, dan berkelanjutan