Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pada Program Pembentukan Kampung Asi Desa Paweden Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan Isyti’aroh, Isyti’aroh; Winarni, Endah; Widyastuti, Windha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas Buaran Kabupaten Pekalongan masih dibawah target SDGs. Perlu dilakukan upaya untuk peningkatan cakupan ASI eksklusif, diantaranya adalah pembentukan kampung ASI melalui program pengabdian masyarakat kemitraan institusi pendidikan, puskesmas kecamatan Buaran, pemerintahan desa Paweden, dinas kesehatan kabupaten Pekalongan, unsur muspika kecamatan Buaran, tokoh masyarakat dan agama. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberdayakan masyarakat dalam pembentukan kampung ASI dan menjalankan program kampung ASI. Metoda pengabdian masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader ASI, pembentukan kampung ASI, pembinaan kader dan pembentukan kelompok pendukung ASI. Hasil pengabdian masyarakat telah terbentuk kader pendukung ASI sejumlah 10 kader untuk menangani dua rukun tetangga (RT) di desa Paweden, terbentuk kampung ASI, dan terbentuknya kelompok pendukung ASI. Hasil evaluasi tentang cakupan ASI eksklusif sebelum dan sesudah pembentukan kampung ASI adalah 47,4% menjadi 78,6%. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah pemberdayaan masyarakat berhasil mensukseskan program pembentukan kampung ASI dan dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
FAKTOR DETERMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP INTENSI MENYUSUI Ferdiansyah, Muhamad Ricky; Kharisma, Kharisma; Isyti’aroh, Isyti’aroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 21, No 1 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v21i1.1478

Abstract

AbstrakASI bagi bayi merupakan makanan yang sangat penting. Salah satu alasannya adalah bayi yang diberi ASI akan mengalami tumbuh kembang yang optimal. Ibu yang sukses menyusui diawali dari niat meenyusui yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan intensitas menyusui. Desain penelitian adalah potong lintang. Teknik pengambilan sampling dengan cara konsekutif sampling pada ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di 10 desa yang merupakan wilayah kerja puskesmas Buaran. Jumlah sampel sebanyak 99 ibu hamil. Instrumen penelitian menggunakan angket karakteristik ibu hamil dan kuesioner tentang intensitas menyusui. Hasil penelitian karakteristik ibu hamil adalah 82,8% ibu hamil dalam rentang usia ≥ 20 tahun - ≤ 35 tahun, 70,7% tidak bekerja, 58,6% multigravida, 54,5% mempunyai pengalaman menyusui dan 68,7% sudah pernah terungkap tentang ASI dan Menyusui. Hasil analisis intensitas menyusui menunjukkan 82,8% mempunyai intensitas baik. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan tidak ada faktor yang berhubungan dengan faktor determinan yang diteliti (p value > 0,05. Kesimpulan penelitian adalah faktor usia, pekerjaan, status gravida, pengalaman menyusui dan paparan informasi tentang ASI dan Menyusui tidak berhubungan dengan intensitas menyusui. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti faktor lain sebagai variabel independen untuk mengetahui faktor penentu intensitas menyusui.Kata kunci: ASI, intensitas, ibu hamil, menyusui
The Influence of Socioeconomic Factors on Maternal Health Promotion Strategies in Rural Pekalongan District, Central Java Suparni, Suparni; Ersila, Wahyu; Isyti’aroh, Isyti’aroh; Aisyah, Risqi Dewi; Khuzaiyah, Siti; Andrianirina, Rhino
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educatio
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.I1.2026.91-98

Abstract

Background: In 2020, Indonesia’s maternal mortality rate (MMR) was 189 per 100,000 live births, well above the SDGs target of 70. High-risk pregnancies significantly contribute to maternal deaths, especially in rural areas with socioeconomic challenges. Disparities in education, income, and healthcare access influence pregnant women’s health-seeking behaviors. ObjectiveThis study aimed to examine the relationship between socioeconomic determinants and pregnancy risk and to develop an evidence-based, community-focused health promotion model that addresses these socioeconomic factors in rural settings. Methods: A cross-sectional study involved 130 pregnant women in the Puskesmas Tirto 1 area, Pekalongan Regency, Central Java. Data collection used structured questionnaires, analyzed via binary logistic regression. A theoretical framework guided community-based health promotion recommendations. Results:  The analysis revealed that age, parity, education, and income collectively affected pregnancy risk (p=0.033). Individually, only income had a significant effect (p=0.039; Exp(B)=0.380; 95% CI: 0.150–0.962), indicating higher income reduces high-risk pregnancy likelihood. Age, parity, and education were not significant predictors. Conclusion: Economic factors are the strongest predictors of pregnancy risk among the variables studied. Maternal health programs in rural areas should incorporate socioeconomic-based strategies through community empowerment, improved healthcare access, and targeted health education.