Yusnilawati, Yusnilawati
FKIK Universitas Jambi

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI RT 11 DAN RT 21 KELURAHAN LEGOK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2017 FADLIYANA EKAWATY; YUSNILAWATI YUSNILAWATI
JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI Vol 7 No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini, banyaknya kasus kanker serviks yang terjadi pada wanita. Kanker serviks adalah kelainan ginekologi yang dapat dicegah dengan deteksi dini seperti pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Dewasa ini, IVA tidak terkenal dimasyarakat. Cara efisien untuk menyebarluaskan informasi tentang IVA adalah melalui pendidikan kesehatan, pendidikan kesehatan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita usia subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang pemeriksaan IVA di RT 11 dan RT 21 Kelurahan Legok Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Eksperimental dengan metode One group pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur yang sudah menikah dan berusia 20-45 tahun, dengan sampel 39 responden yang diambil secara Random. Data didapatkan dengan memberikan kuesioner kepada responden kemudian diberikan penyuluhan kesehatan dan 2 minggu kemudian memberikan kuesioner kembali. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Sedangkan untuk pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap adalah sangat berpengaruh dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur di RT 11 dan RT 21 kelurahan Legok Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2017.
ANALISIS PENGARUH KEPATUHAN POLA DIET DM TERHADAP KADAR GULA DARAH DM TIPE II dini rudini; YUSNILAWATI YUSNILAWATI; ANDIKA SULISTIAWAN
JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah kelainan metabolik kronis yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Manajemen kadar gula darah adalah terapi diet untuk mengurangi risiko komplikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan pola diet DM dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe II. Metode Penelitian: Penelitian observasional menggunakan cross sectional. Sampel penelitian pasien Dm tipe II berjumlah 74 responden dengan mengambil secara simple rendom sampling di ruangan rawat jalan RSUD Raden Mattaher Jambi pada 6-12 April 2018. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Food recall 1x24jam dan Food frequency questioner. Penggolahan data menggunakan program Nutrisurvey2007 dan Spss versi 21 dengan uji statistik univariat distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji regresi linier sederhana.Hasil: Hasil penelitian kepatuhan terhadap pola diet DM yang tidak patuh 70 responden dan patuh sebanyak 4 responden. Hasil uji statistik menggunakan uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikan diet DM pada kadar glukosa darah puasa pada bulan April adalah 0,009 pada bulan Maret nilai signifikansi 0,026 dan pada bulan Februari nilai signifikan 0,010. Simpulan: Upaya yang dilakukan dalam mengontrol kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II yaitu kepatuhan pola diet diabetes mellitus.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Fina Sintia; Fadliyana Ekawaty; Yusnilawati Yusnilawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30610

Abstract

Status gizi anak masih menjadi permasalahan di dunia. WHO mengemukakan bahwa anak-anak balita, lebih dari 49 juta mengalami kurus dan hampir 17 juta anak sangat kurus serta lebih dari 40 juta kejadian angka obesitas di dunia pada tahun 2018. Gizi kurang akan berdampak terhadap pertumbuhan, kekurangan tenaga untuk beraktivitas, pertahanan tubuh, gangguan perkembangan fungsi otak. Status gizi dipengaruhi asupan nutrisi anak yang dapat diperoleh dari pemberian makanan tambahan. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 311 didapatkan 81 sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi Spearman-Rho. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,013<0,05 dan r = 0,274 dan ada korelasi antara sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,009<0,05 dan r = 0,288. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan cukup
Gambaran Kinerja Perawat Dalam Pemberian Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Arafah Jambi Thresyanty Elsye Sasmita; Yusnilawati Yusnilawati; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31075

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditentukan dari kualitas pelayanan yang perawat berikan. Kinerja perawat mempunyai fungsi sebagai tolak ukur layanan keperawatan, kinerja perawat yang kurang baik dapat dikeluhkan oleh pasien sebagai penerima asuhan tindakan keperawatan. Hal ini dapat menjadi gambaran tingkat keberhasilan pelayanan sebuah rumah sakit, yang secara tidak langsung menggambarkan kemampuan perawat dalam menerapkan standar asuhan keperawatan. Diruang rawat inap Rumah Sakit Islam Arafah terdapat masalah kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan yang penting untuk dievaluasi agar pelayanan keperawatan kepada pasien dapat berkualitas. Karakteristik responden berdasarkan umur perawat mayoritas sebanyak 45 responden (71,4%) dengan rentang umur (26-35 tahun), Jenis kelamin perawat mayoritas sebanyak 52 responden (82,5%) jenis kelamin perempuan. Masa kerja perawat mayoritas sebanyak 28 responden (44,4%) dengan masa kerja ≥ 1 tahun. Pendidikan perawat mayoritas sebanyak 38 responden (60,3%) dengan pendidikan Profesi Ners. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah sakit Islam Arafah Jambi secara keseluruhan berada dikategori Baik (38,1%) dan Cukup (61,9%).
Hubungan Peran Kepala Ruangan dengan Etika Perawat Pelaksana Dalam Asuhan Keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Ahmad Syahdad; Yusnilawati Yusnilawati; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45134

Abstract

Perawat sebagai barisan terdepan yang berhadapan dengan pasien dituntut untuk memiliki etika yang baik, masalah yang sering muncul di lapangan perawat terkadang masih kurang dalam menerapkan prinsip etik keperawatan seperti hasil pada penelitian diketahui bahwa etika perawat pelaksana yang baik sebanyak 41 (50,0%) dan kurang baik berjumlah 41 (50,0%). Peran kepala ruangan dibutuhkan untuk meningkatkan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien, peran yang optimal dari kepala ruangan dapat mempengaruhi etika perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskripsi korelatif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P value yaitu 0,000 atau > 0,05 yang artinya terdapat hubungan. Terdapat hubungan yang bermakna antara peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2024. Perawat harus dapat menambah wawasan dan kesadaran untuk dapat bertindak sesuai dengan prinsip etik keperawatan sehingga dapat melakukan asuhan keperawatan yang baik sesuai dengan prinsip etik keperawatan.
Pengaruh Range of Motion Aktif-Asistif Terhadap Rentang Gerak Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Desy E. Pakpahan; Yusnilawati Yusnilawati; Lisa Anita Sari; Indah Mawarti; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53346

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik dan keterbatasan rentang gerak sendi (Range of Motion/ROM), sehingga menghambat kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ROM aktif-asistif terhadap peningkatan rentang gerak sendi pada pasien stroke non-hemoragik. Penelitian menggunakan metode pra- eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 30 pasien stroke non-hemoragik di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dengan teknik pengabmilan data melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa latihan ROM aktif-asistif dilakukan dua kali seminggu selama empat minggu pada ekstremitas atas dan bawah. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran menggunakan goniometer, kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rentang gerak sendi setelah intervensi (p-value = 0,000), terutama pada bahu, pergelangan kaki, siku, lengan bawah, dan panggul. ROM aktif-asistif sangat efektif dalam meningkatkan fleksibilitas sendi dan kemampuan motorik pasien stroke non-hemoragik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa latihan ini dapat menjadi strategi rehabilitasi sederhana, murah, dan aplikatif di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.