Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Senam Hamil Untuk Pengurangan Nyeri pada Ibu Hamil di Klinik Bidan Nelly Suryani, STr.Keb Desa Kuok Selia Juwita; Ayu Sapitri; Alfiza Rahmanita; Annur Azira Rosi; Dewi Nur Aisyah; Gabriella; Heni Wiyandari; Indri Apriyani; Masrizal; Rahmi Tanesha; Rizky Haditya; Tengku Iqbal Pradinata; Wahyu Firmansyah; Wahyu Rahman; Wenny Delma Yati
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.554

Abstract

Selama kehamilan beberapa sistem tubuh ibu mengalami perubahan yang diakibatkan dari perkembangan janin yang terjadi. Perubahan–perubahan tersebut menjadi dasar munculnya ketidaknyamanan salah satunya yaitu nyeri punggung, Nyeri punggung merupakan salah satu rasa tidak nyaman yang paling umum selama masa kehamilan menjelang bulan ke-tujuh masa bulan-bulan akhir. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat diredakan salah satunya dengan latihan senam hamil, sehingga dengan melakukan latihan senam hamil dengan frekuensi yang teratur dapat meringankan keluhan nyeri punggung yang dialami ibu hamil. Pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil dilakukan di klinik bidan Nelly Suryani, STr.Keb desa Kuok Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Abdurrab sebagai salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata kelompok 19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan penyuluhan dan praktik senam hamil pada ibu hamil trimester III dengan jumlah peserta 18orang ibu hamil. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa seluruh ibu hamil memahami pentingnya melakukan senam hamil pada usia kehamilan trimester III dalam mengurangi nyeri punggung, dan ibu hamil merasa lebih tenang setelah melakukan senam hamil.
Integration of Local Wisdom Character Values and Creative Processes through Jumputan Batik Making in Fine Arts Learning at Elementary Schools Indri Apriyani; Sriyanto Sriyanto; Anang Widhi Nirwansyah; Indri Apriyani; Sriyanto Sriyanto; Anang Widhi Nirwansyah; Ana Andriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i7.2026.2

Abstract

Art learning in elementary schools is important in fostering creativity and character, but it still tends to be oriented towards the end result and has not integrated the creative process and local wisdom values. The purpose of this study was to analyze the integration of local wisdom character values and the creative process in making jumputan batik in art learning in elementary schools. The research method was qualitative with a case study design in 5 elementary schools in the Cilacap area. The research subjects consisted of 5 teachers and 15 sixth-grade students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. Data were analyzed using an interactive model through data condensation, presentation, and drawing conclusions. Data were validated by triangulation of techniques and sources. The results of the study indicate that the integration of local wisdom values and the creative process through jumputan batik making in elementary schools takes place contextually and diversely. The local wisdom-based character values that emerged include creativity that develops from various sources of ideas; precision in the binding and coloring process; cooperation through the division of tasks in groups; responsibility in completing tasks independently; and discipline in following each stage of the activity. The students' creative process also progresses in stages, from exploring ideas, using guided and independent techniques, and selecting colors influenced by discussions and cultural meanings. It was concluded that the process of making jumputan batik fosters students’ creativity while simultaneously instilling local wisdom-based character values through meaningful and contextual creative experiences. Collaboration from all parties is essential in art project-based learning to optimally develop students' character values and creativity.