Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FATWA DSN-MUI NO 139/DSN-MUI/VIII/2021 DALAM PENERAPAN ETIKA ETIKA BISNIS ISLAM PADA PEMASARAN PRODUK ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA Safitriani, Mida; Kania, Dede; Anwar, Syahrul; Abdullah, Fadli Daud
Journal Of Sharia Banking Vol 5, No 1 (2024): Journal Of Sharia Banking
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/jsb.v4i2.9586

Abstract

Penelitian ini menganalisis Fatwa DSN-MUI No 139 Tahun 2021 dalam Penerapan Etika Etika Bisnis Islam Pada Pemasaran Produk Asuransi Syariah Di Indonesia. Penerapan etika bisnis Islam dalam pemasaran produk asuransi syariah di Indonesia sangat penting untuk memastikan keinginan dan kepercayaan masyarakat dalam industri ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder, yang terutama mencakup studi kepustakaan, meliputi teks Fatwa terkait, artikel-artikel terkait, laporan, dokumen-dokumen industri asuransi syariah, dan literatur terkait lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa asuransi syariah merupakan sistem berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam yang bertujuan memberikan perlindungan dan jaminan dari rasa takut sesama peserta. Prinsip-prinsipnya mencakup bertaqwa, sikap adil, tolong-menolong, kerjasama, terpercaya, dan kerelaan, dengan larangan terhadap riba, perjudian, dan penipuan. Fatwa tersebut mengatur definisi produk asuransi syariah, jenis akad, dan kriteria pemasaran berdasarkan prinsip syariah, memastikan keadilan antara perusahaan dan peserta. Dalam praktik pemasaran asuransi syariah, strategi "3P" penting, meliputi Produk, Pasar, dan Pemasar. Perusahaan harus memahami pasar mereka dan fokus pada segmentasi yang sesuai. Studi kasus PT Asuransi Syariah Bumiputera Muda Jakarta menunjukkan ketaatan terhadap prinsip-prinsip etika bisnis Islam dan Fatwa tersebut.Kata Kunci: Asuransi Syariah, Etika Bisnis Islam, dan Pemasaran Produk
REFLECTION PHILOSOPHY OF SCIENCE ON THE NORMATIVE STUDY OF MUDHARABAH AGREEMENT FOR STRENGTHENING ISLAMIC EDUCATION Abdullah, Fadli Daud; Rofiqi, Muhammad Rifqi Lidzikrir; Safitriani, Mida; Nurhasanah, Anne Agnia; Wiwaha, Syahid Mujahid
INTIHA: Islamic Education Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/intiha.v3i2.449

Abstract

This study aims to analyze the legal norms of Islamic economics in the mudharabah contract through the philosophy of science, especially from epistemology, ontology, and axiology, to strengthen the curriculum of Islamic education. This study was conducted with a qualitative descriptive-analytical approach, using primary data from the Qur'an, hadith, DSN-MUI fatwas, and Islamic jurisprudence and legal philosophy literature, which were analyzed using thematic and inductive approaches. The study results indicate that the epistemology of Islamic economic law in the mudharabah contract is built on the integration between revelation and reason through ijtihad, which allows for flexibility and relevance of law to changing times. Ontologically, the mudharabah contract is understood as a manifestation of the values ​​of justice and trust in the Islamic economic system, not just a legal-formal contract. From the axiological side, this contract carries the values ​​of benefit, transparency, and social responsibility. In conclusion, the philosophical approach to the mudharabah contract provides a complete and contextual framework for Islamic education. Hence, it needs to be integrated into the curriculum through critical and applicative learning methods. This study recommends strengthening the competence of teachers or lecturers and compiling teaching materials based on the principles of revelation and the rationality of dynamic Sharia law.