Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Augmented Reality Untuk Meningkatkan Pemahaman Kognitif Siswa Pada Materi Hewan Halal Dan Haram Di MTS Darul Amin Muhammad Khair; Muhammad Iqbal; Akhmad Kastalani; Ahmad Aspiani; Jasiah
Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/cakrawala.v2i1.228

Abstract

Students' understanding of fiqh materials, especially about halal and haram animals, is still relatively low due to the limitations of learning media that are able to provide real visualization. Augmented Reality (AR) as a technology-based interactive media is considered to have the potential to improve students' cognitive understanding through the presentation of interesting and contextual visual information. This study uses a quantitative approach with a one group pretest-posttest design. The subjects of the study were 15 students of grade VII MTs Darul Amin. The instruments used were cognitive tests given before and after learning with AR media. AR media presents halal and haram animal models in 3D form, complete with explanations of Islamic law related to each animal. The results showed an increase in the average score from 60.33 during the pretest to 79.47 during the posttest. Statistical tests using the paired sample t-test showed that the improvement was scientifically significant (p < 0.05), which indicated that the use of AR had a positive impact on students' cognitive comprehension. These findings indicate that AR-based learning media is able to increase the effectiveness of fiqh learning, especially on the topic of halal and haram animals. In addition, AR also increases student involvement in the learning process through a more interactive and visual learning experience. Thus, AR can be used as an innovative solution in the development of Islamic Religious Education learning media in the digital era.
Pemanfaatan Augmented Reality Untuk Meningkatkan Pemahaman Kognitif Siswa Pada Materi Hewan Halal dan Haram di MTS Darul Amin Muhammad Khair; Muhammad Iqbal; Akhmad Kastalani; Ahmad Aspiani; Jasiah, Jasiah
Edumulti: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/edumulti.v1i1.305

Abstract

This study aims to see how effective the use of Augmented Reality (AR) based learning media is in helping students understand fiqh material about halal and haram animals. This study used a quantitative approach with a one group pretest-posttest design, involving 15 grade 7 students at MTs Darul Amin. Students were given tests before and after learning using AR, which displays animal models in 3D along with explanations of their laws in Islam. The results showed an increase in the average score from 60.33 to 79.47. Statistical analysis also showed that this increase was scientifically significant. The use of AR really helped students in understanding the material that was previously considered difficult. In addition to improving understanding, AR also makes the learning process more interesting and interactive. The research found that AR can be an innovative solution in learning Islamic Religious Education, especially for topics that require real visualization.
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN RASULULLAH SAW Aditya Syahputra; Akhmad Kastalani; Ahmadi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai model kepemimpinan ideal dalam Islam dan relevansinya dalam konteks modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur sejarah Islam untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental kepemimpinan Rasulullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW berlandaskan pada tujuh karakteristik utama: Sidq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kredibilitas), Fathanah (kecerdasan dan kebijaksanaan), Tabligh (komunikasi efektif dan transparan), keadilan, kesabaran, serta kasih sayang dan empati. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi landasan dalam membangun masyarakat Islam pada masa Rasulullah, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks kepemimpinan modern di berbagai bidang. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam era globalisasi memiliki potensi untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan efektif dalam membangun organisasi dan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tokoh kontemporer yang telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut serta strategi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.