Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Self-Commpassion pada Remaja Wanita yang Pernah Mengalami Kekerasan Dalam Berpacaran Pebrianti, Sarah; Sahrani, Riana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self-compassion pada remaja wanita yang pernah mengalami kekerasan dalam berpacaran. Self-compassion merupakan sikap belas kasih kepada diri sendiri yang mencakup self-kindness, pemahaman terhadap kemanusiaan (common humanity), dan keseimbangan emosional (mindfulness). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 212 partisipan wanita berusia 17-24 tahun yang pernah mengalami kekerasan emosional atau fisik dalam berpacaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang terdiri atas Self-Compassion Scale (SCS) dan Dating Violence Questionnaire (DVQ). Hasil analisis menunjukkan mayoritas partisipan memiliki tingkat self-compassion sedang (75,5%). Temuan ini juga mengungkapkan adanya hubungan negatif signifikan antara self-compassion dan intensitas kekerasan dalam berpacaran (r = -0,713, p < 0,001), di mana tingkat self- compassion yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan kekerasan. Partisipan yang mampu memberikan waktu untuk diri sendiri dalam proses penyembuhan cenderung memiliki tingkat self-compassion lebih tinggi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengembangan self-compassion sebagai strategi pemulihan emosional bagi remaja yang mengalami kekerasan, serta mendukung intervensi psikologis yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Hubungan Kecemasan terhadap Tingkat Konsumtif Pada Remaja yang Bermain Media Sosial Tiofani, Fionelyssa; Subroto, Untung; Fidrian, Natasha Febriani; Pebrianti, Sarah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan dan perilaku konsumtif di kalangan pengguna media sosial remaja. Desain korelasional kuantitatif digunakan untuk menguji hubungan antara tingkat kecemasan dan perilaku konsumtif pada remaja yang terlibat aktif di media sosial. Instrumen yang digunakan meliputi Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) untuk mengukur kecemasan dan skala perilaku konsumtif. Pengujian reliabilitas HAM-A, yang terdiri dari 14 item, menghasilkan alpha Cronbach sebesar 0,956. Sementara itu, skala perilaku konsumtif, yang terdiri dari 24 item, mencapai alpha Cronbach sebesar 0,939. Dengan 100 responden berusia 12-21 tahun, hasilnya mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara kecemasan dan perilaku konsumtif (r = 0,450, p < 0,05). Selain itu, uji-t sampel independen menunjukkan bahwa remaja perempuan dan mereka yang menggunakan media sosial selama lebih dari 4 jam per hari cenderung lebih konsumtif. Studi ini merekomendasikan pendidikan literasi media untuk mengurangi dampak negatif media sosial pada remaja.
IMPLEMENTASI DAN PENGARUH APLIKASI ZAKAT ONLINE BAZNAS CIANJUR TERHADAP PENGHIMPUNAN ZAKAT DAN JUMLAH MUZAKKI Azkia, Tuhpatul; Jamil, Irpan; Nurazijah, Pitri; Pebrianti, Sarah; Maharani, Cut Silmi
Jurnal Akuntansi Vol 2, No 2 (2023): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v2i2.3766

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi saat ini telah mencapai sektor ibadah, terutama dalam pembayaran zakat yang semakin mudah bagi para muzakki. Beberapa aplikasi online, termasuk platform belanja online, telah menyediakan fitur pembayaran zakat. Data dari Badan Amil Zakat Nasional menunjukkan bahwa potensi zakat pada tahun 2019 mencapai sekitar Rp. 233,8 triliun, yang dibagi ke dalam lima objek zakat. Pendapatan zakat pada tahun 2016 dan 2017 hanya sekitar 6 triliun. Potensi besar ini menuntut praktisi zakat dan badan penghimpun zakat untuk mencari cara agar pemanfaatan potensi zakat dapat maksimal, sehingga dapat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. BAZNAS Cianjur sebagai Amil zakat mengadopsi sistem aplikasi online untuk berzakat, baik berbasis web, dengan tujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat, memudahkan pelayanan, dan menyerap potensi zakat serta membantu masyarakat membayar zakat dengan lebih mudah melalui online, mengatasi keterbatasan jarak dan waktu. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk meningkatkan perkembangan zakat dan jumlah muzakki melalui penghimpunan zakat online, dengan fokus khusus untuk memudahkan para muzakki dalam menyalurkan zakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, atau metode naturalistik, yang dilakukan dalam kondisi alamiah, dengan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan zakat dan jumlah muzakki setiap tahun, baik melalui sistem zakat online maupun pendapatan zakat secara keseluruhan.ABSTRACTThe current development of technology has extended to the religious sector, particularly in the ease of zakat payments for muzakki (those who give zakat). Several online applications, including online shopping platforms, now offer zakat payment features. Data from the National Zakat Amil Body shows that the potential zakat in 2019 reached approximately IDR 233.8 trillion, distributed among five zakat objects. Zakat income in 2016 and 2017 was only around IDR 6 trillion. This substantial potential demands that zakat practitioners and zakat collecting bodies find ways to maximize zakat utilization to help alleviate poverty in Indonesia. BAZNAS Cianjur, as a Zakat Administrator, has adopted an online zakat application system, both web-based, with the aim of improving zakat management efficiency, facilitating services, absorbing zakat potential, and assisting the public in easier online zakat payments, overcoming distance and time constraints. The general purpose of this research is to enhance the development of zakat and the number of muzakki through online zakat collection, with a specific focus on facilitating muzakki in channeling zakat. This research uses a qualitative method, commonly known as the naturalistic method, conducted in a natural setting, with secondary data sources. The research findings indicate zakat and muzakki growth each year, both through the online zakat system and overall zakat income.