Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Bimbingan Baca Dan Tulis Bagi Siswa Yang Kesulitan Membaca Dan Menulis Di SMPN 17 Kota Serang Ajeng Restu Wahyuni; Alifia Sayidina Santoso; Alif Via Dwi Febriani; Hanan Salsabila; M. Abriyanto; Pradista Marsha Salsalbilla Atmaja; Risfa Nafisa Salma; Yessy Agustin
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 11 (2024): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i11.997

Abstract

Menyelesaikan literasi dalam menulis dan membaca merupakan tantangan yang masih banyak ditemui dalam berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan literasi dan membantu siswa yang kurang dalam pemahaman terutama dalam kemampuan membaca dan menulis, serta meluncurkan metode pengajaran bimbingan yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap siswa, guru, dan orang tua di sekolah SMPN 17 Kota Serang dengan menggunakan program bimbingan literasi sebagai metode untuk meningkatkan daya baca dan tulis anak diberikannya bimbingan literasi sebelum pelajaran dimulai waktu yang diberikan selama 30 menit dengan jangka waktu 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kesulitan literasi meliputi kurangnya minat membaca, metode pengajaran yang kurang efektif, dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan yang menarik. Selain itu, lingkungan keluarga yang kurang mendukung perkembangan literasi juga mempengaruhi keterampilan membaca dan menulis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya inovasi dalam metode pengajaran literasi, serta peran aktif orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung minat baca dan tulis pada anak. Rekomendasi diberikan agar program literasi lebih disesuaikan dengan kebutuhan anak dan menitikberatkan pada pendekatan yang interaktif serta terfokus pada praktik sehari-hari.
Pengembangan Media Bimbingan Keterampilan Sosial Pada Remaja Berbasis Video Alif Via Dwi Febriani; Raudah Zaimah Dalimunthe; Arga Satrio Prabowo
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.1008

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang sangat penting dalam perkembangan individu, terutama dalam pembentukan identitas diri dan keterampilan sosial. Namun, berdasarkan studi pendahuluan, beberapa remaja masih mengalami kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman dan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan dan menguji kelayakan dan efektivitas media bimbingan keterampilan sosial berbasis video untuk siswa kelas X di SMA Negeri 6 Kota Serang. Desain R&D dengan model pengembangan Waterfall digunakan, yang meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, pengujian, dan evaluasi serta revisi produk. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan karakteristik seperti memiliki keterampilan sosial yang kurang baik. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi observasi, wawancara terstruktur, kuesioner tentang keterampilan sosial, kuesioner respons siswa, dan validasi ahli dari media, materi, dan praktisi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif kuantitatif, Wilcoxon, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media panduan berbasis video mendapat kategori "sangat layak" berdasarkan validasi dari pakar media dengan skor 95,31%, pakar materi dengan 91,66%, dan praktisi dengan 91,66%, serta dengan nilai kelayakan rata-rata sebesar 92,88%. Hasil uji kemungkinan efek untuk "Efektivitas" menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan sosial dalam kisaran "Sedang" dengan skor N-Gain sebesar 0,429, dan respons yang sangat positif terhadap pemanfaatan media oleh siswa. Oleh karena itu, media berbasis video untuk bimbingan keterampilan sosial dapat dianggap tepat dan efektif untuk mendukung layanan bimbingan.