Sagala, Ridal Rismauly
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kepatuhan Pedagang Pasar Induk Lau Cih Terhadap Kebijakan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Medan Tuntungan Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 1 No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v1i2.95

Abstract

Lau Cih wholesale market traders' compliance with health protocol policies in preventing COVID-19 in the Medan Tuntungan sub-district tends to be low. Lau Cih's parent market participants' compliance is related to information, monitoring and suppression (punishments and threats). This study aims to analyze the factors that match the compliance of Lau Cih market traders in carrying out health protocols in preventing COVID-19 in the Medan Tuntungan sub-district. The type of research used is survey research using a cross sectional design. The population in this study were all traders at the Lau Cih Main Market, Medan Tuntungan District, Medan City, opening 1,502 people and the research sample as many as 94 people. Data collection with secondary data and analyzed by Chi Square statistical test with 95% confidence level. The results showed that information about COVID-19 and health protocol policies on parent market players in carrying out health protocols in preventing COVID-19 was not good at 70.2%, supervision to control compliance was not good at 69.1%, suppression (punishment) was not good. and threats) on traders with both 70.2% and compliance to comply with major health protocols by non-compliance with 81.9%. The conclusion of this study is that information, supervision and suppression (punishments and threats) are related to the compliance of Lau Cih wholesale market traders in carrying out the COVID-19 prevention health protocol in Medan Tambang District (p-value < 0.05). It is recommended for market managers to further increase routine supervision to increase awareness of traders' compliance in carrying out COVID-19 prevention health protocols and market managers to continue to pay attention to the condition of Lau Cih's wholesaler in compliance with health policies in preventing covid-19 in Medan Tuntungan sub-district
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PHBS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KOTA MEDAN Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 1 No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v1i1.137

Abstract

Diare yang tidak mendapat penanganan tepat dapat menyebabkan dehidrasi yang padaakhirnya dapat mengakibatkan kematian. Tingginya angka kesakitan diare dipengaruhi oleh beberapafaktor yang berkaitan dengan kejadian diare yaitu tidak memadainya penyediaan air bersih, airtercemar oleh tinja, kekurangan sarana kebersihan, pembuangan tinja yang tidak higienis, kebersihanperorangan (personal hygiene), dan lingkungan yang jelek, serta penyiapan dan penyimpananmakanan yang tidak semestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diarepada balita di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal Tahun2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampelmenggunakan total sampling dengan jumlah sampel 78 Ibu dan pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 responden (88,9%) denganpengetahuan ibu tentang PHBS kurang dan balita diare (p value=0,000), serta 40 ibu (81,6%) dengansikap negatif dan balita diare, p value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dansikap PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkankesadaran masyarakat akan perlunya mendapat informasi yang sebanyak-banyaknya tentang perilakuhidup bersih dan sehat serta upaya pencegahan diare pada balita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PELAKSANAAN IMUNISASI CAMPAK DI UPT PUSKESMAS TANJUNG MORAWA KECAMATAN TANJUNG MORAWA KEBUPATEN DELI SERDANG Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 1 No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v1i2.138

Abstract

Virus campak merupakan salah satu mikroorganisme yang sangat mudah menular antara individusatu ke individu yang lain, terutama pada anak-anak yang memasuki usia pra-sekolah dan tamatSD. Campak adalah penyakit menular yang sering menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa(KLB). Campak adalah anggota dari Paramyxoviridae, dalam genus Morbillivirus. Penyakit inimudah menular melalui sistem pernapasan, terutama percikan ludah atau cairan yang keluar darisistem pernapasan, seperti pada saat bersin, batuk, maupun.Tujuan penelitian untuk mengetahuiHubungan pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi (12-18 Bulan) di DesaAir Gading Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung morawa Kecamatan tanjung morawa kabupatendeli serdang. Ogan Komering Ulu tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analitik denganpendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayipada bulan September- Desember Tahun 2020 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung AgungKecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU tahun 2020 yang berjumlah 53 orang. Analisa datamenggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan tabel distribusi dan ujistatistik Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95%. Pada analisa bivariat didapatkan hubunganpengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi di Wilayah Kerja UPT PuskesmasTanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2020 dengan nilai pvalue 0,028. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberianimunisasi campak pada bayi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung morawa kecamatan tanjungmorawa kabupaten deli serdang tahun 2020.
PENDIDIDKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN IBU DALAM TATALAKSANA ANAK SAKIT ISPA Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.139

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang disebut dengan ISPA merupakan penyebab utamamorbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia, penyakit ini seringkali dijumpai pada balita.Salah satu bagian pengendalian ISPA adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalampenatalaksanaan kasus dan manajemen program melalui pendidikan kesehatan kepada kader yangmerupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tugas salah satunya adalah memberikan penyuluhanpada ibu balita. Tujuan penelitian menganalisis potensi pelatihan pendidikan kesehatan anak sakitISPA terhadap pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA diKelurahan Bangsal. Desain penelitian adalah Pra Experiment Design bentuk Pre-Post Test Design.Populasi penelitian seluruh kader dengan jumlah sample 20 responden, pengambilan datamenggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data untuk pengetahuan, sikap dan ketrampilanmenggunakan cheklist. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed RankTest. Hasil pada pengetahuan nilai significancy 0,002 (p<0,05), pada sikap nilai significancy 0,001 (ppada ketrampilan nilai significancy 0,004 (p<0,05) Kesimpulan, pendidikan Kesehatan meningkatkanpengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA
MOBILISASI DINI PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) : CASE STUDY Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i2.140

Abstract

Pasien dengan ventilasi mekanik memerlukan perhatian khusus mengingat banyaknyapenggunaan ventilasi mekanik di ICU seluruh dunia dan resiko Intensive Care Unit AcquiredWeakness (ICU-AW). Penerapan mobilisasi dini sering kali mengalami hambatan, seperti adanyanyeri hebat, kelelahan, penurunan kesadaran, oversedasi, atau terpasang alat medis yang invasif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan pasien kritis dalam melakukanmobilisasi dini di ICU. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus.Pertisipan yang digunakan sebanyak 6 kasus pasien ICU yang dianalisis menggunakan metode fiveright clinical reasoning. Hasil analisis didapatkan 3 konsep utama yakni (1) kemampuan pasien kritismelakukan mobilisasi dini, (2) aktivitas mobilisasi yang dapat dilakukan pada pasien dengan kondisikritis, dan (3) respon fisiologis pada pasien yang dilakukan mobilisasi dini. Terdapat beberapaaktivitas mobilisasi dini yang dapat dilakukan pasien kritis di ICU, seperti head up, memposisikanlateral, ROM, dan berkolaborasi dengan ahli fisioterapi. Perawatan yang berkesinambungan dankerjasama tim kesehatan sangat dibutuhkan dalam proses mobilisasi pasien sakit kritis agar dapatmemberikan perawatan yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kualitas hiduppasien.
KEPATUHAN PEDAGANG PASAR INDUK LAU CHI TERHADAP KEBIJAKAN PROTOKOL KESEHATANDALAM PENCEGHAN COVID-19DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i2.141

Abstract

Kepatuhan pedagang pasar induk Lau Cih terhadap kebijakan protokol kesehatan dalampencegahan COVID19 di Kecamatan Medan Tuntungan cenderung rendah. Pelaku pasar induk LauCih kepatuhan terkait dengan informasi, pemantauan dan penindasan (hukuman dan ancaman). IniPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang sesuai dengan kepatuhan pedagangpasar Lau Cih dalam melaksanakan mengetahui protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19 dikecamatan Medan Tuntungan. Tipe dari Penelitian yang digunakan adalah penelitian survei denganmenggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang di PasarInduk Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan buka 1.502 orang dan sampel penelitiansebanyak 94 orang. Pengumpulan data dengan data sekunder dan dianalisis dengan uji statistik ChiSquare dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasilnya menunjukkan hal itu informasi mengenai COVID19 dan kebijakan protokol kesehatan pada pelaku pasar induk dalam menjalankannya protokolkesehatan dalam pencegahan COVID-19 kurang baik sebesar 70,2%, pengawasan hinggapengendalian kepatuhan kurang baik sebesar 69,1%, penindasan (punishment) kurang baik. danancaman) aktif pedagang dengan persentase 70,2% dan kepatuhan untuk mematuhi protokolkesehatan utama dengan ketidakpatuhan dengan 81,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalahinformasi, pengawasan dan penindasan (hukuman dan ancaman) berkaitan dengan kepatuhanpedagang pasar induk Lau Cih dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 diKecamatan Medan Tambang (p-value <0,05). Disarankan kepada pengelola pasar agar lebihmeningkatkan pengawasan rutinnya kesadaran akan kepatuhan pedagang dalam menjalankan protokolkesehatan pencegahan COVID-19 dan pengelola pasar untuk terus memperhatikan kondisi pedaganggrosir Lau Cih di kepatuhan terhadap kebijakan kesehatan dalam pencegahan covid-19 di kecamatanMedan Tuntungan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PRESSUREULCER DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v3i1.142

Abstract

Pasien yang dirawat diruang ICU dengan penurunan kesadaran akan beresiko mengalamipressure ulcer. Hal ini menjadi masalah yang cukup serius apabila tidak segera ditangani, karenadapat terjadi kerusakan serius pada kulit mengakibatkan memperlambat program penyembuhan bagipenderita sekaligus memperberat penyakit primer. Hampir sebagian besar pasien mengalami Bradenskor < 11 yang artinya beresiko tinggi terjadinya pressure ulcer. Tujuan dari penyuluhan ini untukmengedukasi penerapan terapi olive oil sebagai pencegahan terjadinya pressure ulcer pada pasiendiruang ICU. Metode pelaksanaa : Metode pelaksanaan penyuluhan pada pasien dan keluargapenderita penyakit di ruang ICU yang sedang menjalani terapi oilive oil terdiri dari tiga rangkaiankegiatan diantaranya pre test, proses dan post test. Terdapat perubahan Braden skor padakoresponden, yang awalnya resiko tinggi menjadi resiko rendah. Selain itu keluarga juga mampumenerapkan terapi tersebut Diskusi : Terapi yang diberikan pada pasien tirah baring yang lamadiruang ICU ditujukan untuk dapat mencegah pressure ulcer dengan terapi olive oil untuk dapatmencegah kerusakan kulit, menjaga kelembaban kulit, anti inflamasi, dan menjaga elastisitas kulit,sehingga mengurangi tingkat resiko terjadinya pressure ulcer. Disamping pemberian terapi ,penyuluhan dengan metode bed side teaching mampu menambah pengetahuan keluarga
LITIRATURE RIVEW : PENGGUNAAN HIGH FLOW NASAL PADA CANNULA PADA PASIEN ANAK DENGAN ASMA DI IGD Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 3 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v3i2.143

Abstract

Mengetahui perbandingan penggunaan HFNC dengan COT pada pasien gagal nafas akut diUGD. Metode naratif yang digunakan dalam penelitian ini. Penelusuran artikel menggunakan ScienceDirect, PubMed, Hindawi untuk menemukan artikel yang sesuai criteria, setelah itu dilakukanreview.Dari 64 literature yang disaring terpilih 6 literature yang dipertahankan sampai tahap analisa.Pemberian HFNC berbeda setiap literature tergantung dengan kondisi pasien, pemberian oksigendimulai 35-50L/ menit. Lebih efektif HFNC dalam menurunkantingkat pernafasan dalam 1 jampertama intervensi. Tidak ada perbedaan statistik yang signifikan dalam lama menjalankan rawat inap,kebutuhan ventilasi mekanik maupun kematian, tetapi pasien dengan HFNC lebih sedikit yangmengalami skor koma menurut penilaian GCS. Terapi HFNC dapat menurunkan tingkat pernafasanpada pasien gagal nafas akut di UGD.
DETERMINAN PENGETAHUAN BHD DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA GURU SEKOLAH DASAR Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 3 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v3i2.144

Abstract

Kejadian gawat darurat dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan menimpa siapa saja. Upayayang dilakukan untuk menyelamatkan korban harus dilakukan secara cepat dan tepat, karena dapatmengakibatkan kecacatan permanen hingga kematian. Anak-anak usia sekolah dasar merupakankelompok usia yang beresiko tinggi mengalami kecelakaan. Guru sebagai pendidik dan pendampinganak disekolah menjadi bagian penolong pertama bagi mereka. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan bantuan hidup dasar (BHD) danpertolongan pertama. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan rancanganDesckriptif Analisis dan menggunakan metode Total Sampling sebagai cara dalam pengambilansampel. Sampel penelitian sebanyak 44 guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukan jenis mataajar yang diampu, pengalaman pelatihan, pengalaman menolong, paparan sumber informasi, motivasiterhadap pengetahuan BHD dan pertolongan pertama menjadi faktor yang mempengaruhipengetahuan para guru sekolah dasar (p< 0,05). Hasil penelitian memberikan saran kepada pemerintahuntuk dapat membekali setiap guru sekolah dasar pengetahuan BHD dan pertolongan pertama.