Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menakar Persepsi Risiko Usahatani Bawang Merah: Peran Sumber Informasi dan Pengalaman Petani: Assessing Risk Perception in Shallot Farming: The Role of Information Sources and Farming Experience Lisanty, Nina; Nurrohman, Aji; Firnanda , Arya Bagus; Kurniawan, Heru; Mayda, Trika
Jurnal : Agricultural Review Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v4i2.1623

Abstract

Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) merupakan komoditas hortikultura strategis dengan nilai ekonomi tinggi di Indonesia, namun usahataninya memiliki tingkat risiko yang signifikan baik dari aspek produksi maupun pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap risiko usahatani bawang merah berdasarkan sumber informasi yang digunakan serta pengalaman bertani. Studi dilakukan di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk yang merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 47 petani aktif yang telah menjalankan usahatani bawang merah minimal tiga musim tanam. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui perbedaan persepsi berdasarkan sumber informasi (penyuluh, kelompok tani, dan media sosial), serta uji korelasi Spearman untuk menganalisis hubungan antara pengalaman bertani dengan persepsi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam persepsi risiko berdasarkan sumber informasi, dan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengalaman bertani dengan persepsi risiko. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi risiko petani tidak dipengaruhi oleh lamanya pengalaman bertani maupun jenis sumber informasi yang digunakan. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan lain yang lebih kontekstual dalam mengedukasi petani, termasuk peningkatan kapasitas melalui pelatihan, penyuluhan berbasis digital, serta penguatan kelembagaan lokal dalam mitigasi risiko usahatani hortikultura.
Kajian Kesiapan Komponen Wisata dalam Mendukung Pengembangan Wisata Pertanian di Desa Samiran, Boyolali Kurniawan, Heru; Chamro', Wardatul; Firnanda, Arya Bagus; Putri, Dinda; Mayda, Trika
Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v6i1.7270

Abstract

Agriculture-based tourism is an important approach to supporting rural and agricultural development. To ensure its sustainability, this study aims to assess the readiness of tourism components in supporting the development of agrotourism, using a case study of Samiran Village, Selo District, Boyolali. The research employs a descriptive qualitative method, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and document analysis. Data analysis is conducted descriptively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that Samiran Village possesses all the components of tourism and is well prepared to support the development of agriculture-based tourism. This study recommends enhancing agricultural-based tourism, optimizing the sale of agricultural products to tourists, and developing educational tourism related to dairy cattle farming. Wisata berbasis pertanian merupakan upaya penting dalam pengembangkan pembangunan desa dan pertanian. Untuk menjaga keberlangsungan wisata tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan komponen wisata dalam mendukung pengembangan wisata pertanian studi kasus di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Samiran telah memiliki komponen wisata yang lengkap dan siap mendukung pengembangan wisata berbasis pertanian. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan aktivitas wisata pertanian, optimalisasi penjualan produk pertanian kepada wisatawan, serta pengembangan wisata edukasi peternakan sapi perah.