Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kesehatan Mental Remaja Berdasarkan Global School Based Student Health Survey (GSHS) Siswa di Pesantren Modern Adhyka, Nurmaines; Aisyah, Intan Kamala; Yurizal, Bun
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.425

Abstract

Kesehatan mental remaja seringkali dikaitkan dengan peranan dari orang tua, keluarga, guru dan teman sejawat. Peranan itu penting dalam mencegah remaja untuk memunculkan ide bunuh diri, tindakan bunuh diri ataupun hal negatif lainnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran dan menganalisis kesehatan mental remaja yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren modern. Metode penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan instrument Global School-Based Student Health Survey (GSHS) tahun 2021 yang telah divalidasi untuk versi bahasa Indonesia. Siswa mengisi kuesioner dengan menggunakan lembar kuesioner yang sudah dipersiapkan yang diisi tanpa tekanan dan dilakukan di lingkungan sekolah secara mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan sampel adalah wanita (96%), dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun dan duduk di bangku kelas 8 hingga kelas 12. Hasil penelitian ditemukan bahwa 43% responden mencoba hal negatif untuk merasakan hal yang lebih tenang, dan 9% dari siswa pernah mencoba melakukan bunuh diri. Keterlibatan orang tua mampu mencegah terjadinya hal ini, dan dukungan serta pola asuh dari orang tua berpengaruh positif terhadap gangguan kesehatan mental remaja. Perlunya dukungan dari berbagai pihak agar kesehatan mental remaja khususnya di pesantren dapat terpelihara. Direkomendasikan sekolah memiliki program kesehatan sekolah yang dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang suportif dan peduli.
Analisis Kesehatan Mental Remaja Berdasarkan Global School Based Student Health Survey (GSHS) Siswa di Pesantren Modern Adhyka, Nurmaines; Aisyah, Intan Kamala; Yurizal, Bun
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.439

Abstract

Kesehatan mental remaja seringkali dikaitkan dengan peranan dari orang tua, keluarga, guru dan teman sejawat. Peranan itu penting dalam mencegah remaja untuk memunculkan ide bunuh diri, tindakan bunuh diri ataupun hal negatif lainnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran dan menganalisis kesehatan mental remaja yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren modern. Metode penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan instrument Global School-Based Student Health Survey (GSHS) tahun 2021 yang telah divalidasi untuk versi bahasa Indonesia. Siswa mengisi kuesioner dengan menggunakan lembar kuesioner yang sudah dipersiapkan yang diisi tanpa tekanan dan dilakukan di lingkungan sekolah secara mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan sampel adalah wanita (96%), dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun dan duduk di bangku kelas 8 hingga kelas 12. Hasil penelitian ditemukan bahwa 43% responden mencoba hal negatif untuk merasakan hal yang lebih tenang, dan 9% dari siswa pernah mencoba melakukan bunuh diri. Keterlibatan orang tua mampu mencegah terjadinya hal ini, dan dukungan serta pola asuh dari orang tua berpengaruh positif terhadap gangguan kesehatan mental remaja. Perlunya dukungan dari berbagai pihak agar kesehatan mental remaja khususnya di pesantren dapat terpelihara. Direkomendasikan sekolah memiliki program kesehatan sekolah yang dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang suportif dan peduli.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI KOSMETIK AMAN DI MADRASAH ALIYAH SWASTA AL-FALAH PADANG Ferilda, Siska; Elvionita, Cindy; Pasalina, Putri Engla; Aisyah, Intan Kamala; Fendri, Sandra Tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30785

Abstract

Penggunaan kosmetik pada remaja putri cenderung meningkat seiring dengan pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan, namun belum diiringi dengan pengetahuan yang memadai mengenai keamanan kosmetik. Kurangnya pemahaman terkait bahan berbahaya, izin edar, dan cara penggunaan kosmetik yang benar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kosmetik aman di Madrasah Aliyah Swasta Al-Falah Padang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan sasaran remaja putri tingkat Madrasah Aliyah sebanyak 35 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang secara statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai kosmetik aman efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku penggunaan kosmetik yang aman dan rasional pada remaja, serta menjadi upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan kulit.Kata kunci: kosmetik aman, remaja putri,  peningkatan pengetahuan