Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Pengaturan Tata Hukum Antara Indonesia dan Amerika Serikat Siregar, Barly Harly; Fadhil, Rahmad; Kutub, Sayyid; Sarah, Aulia; Hasibuan, Mutiah Aminarti; Syahputri, Tri; Dewi, Delima Puspita; Harahap, Muthia Sartika; Rahma, Hidayatul; Siregar, Risnawati; Andini, Tatya Zahra; Siregar, Haiqal Rahman
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 3 No. 3 (2024): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/36n0xk47

Abstract

Perhaps the most important development in patients' rights has been that in Indonesia and the United States regarding the doctrine of informed consent. Embracing the Continental European legal system, the doctrine of informed consent in Indonesia is articulated in Law No. 36 of 2009 on Health, Government Regulation No.32 of 1996 on Health Worker, Law No.29 of 2004 on Medical Practice, and Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. It is also specifically regulated by Health Ministerial Decree No. 29 of 2008 regarding Medical Action Approval. This doctrine requires physicians to share certain information with patients before asking for their consent to treatment. The Court in the United States of America used the term of informed consent to describe the physicians obligations to provide information. The legal consequences if informed consent is not given, it is considered as an act of abuse (intentionally) to the patient. According to Rule of law in the United States that physicians have to open all the information about all the necessary facts, so that patients can determine appropriate treatment options. Tort Law in Anglo-Saxon legal system, similar to "act against the law" in the Continental European legal system. This article examines a comparative study of informed consent in the Indonesian Health Laws and regulations and those of the United States.
Penggunaan Media Pembelajaran Power Point untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di SMPN 4 Latambaga Mudassir, Mudassir; Yusneti, Yusneti; Wahdania, Wahdania; Rahma, Hidayatul; Eluay, Papuani Merdekawati; P, Ibrahim; Ramly, Amisbah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.4856

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui pemanfaatan media pembelajaran PowerPoint di SMPN 4 Latambaga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan guru sebagai mitra utama dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pembuatan serta penggunaan media PowerPoint yang interaktif dalam proses pembelajaran, dengan sasaran guru dan siswa kelas VIII yang berjumlah 14 orang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan berupa analisis kebutuhan dan koordinasi dengan pihak sekolah, pelaksanaan melalui pelatihan penggunaan PowerPoint serta pendampingan praktik pembelajaran di kelas, dan diakhiri dengan evaluasi serta refleksi kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna melihat perubahan keaktifan belajar siswa serta respons guru terhadap program yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa secara bertahap setelah penerapan media PowerPoint dalam pembelajaran; siswa menjadi lebih antusias, aktif bertanya, berdiskusi, dan terlibat dalam kegiatan kelas. Selain itu, guru juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi. Lebih lanjut, program ini turut mendorong terbentuknya budaya pembelajaran yang lebih interaktif di lingkungan sekolah, yang ditandai dengan mulai diterapkannya media serupa pada berbagai mata pelajaran. Dengan demikian, program pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan inovatif di SMPN 4 Latambaga, sehingga keberlanjutannya didukung melalui komitmen sekolah serta kolaborasi antar guru agar pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dapat terus berkembang. Community Service Program: The Utilization of PowerPoint Media to Enhance Students’ Learning Activeness at SMPN 4 Latambaga Abstract This community service program aims to enhance students’ learning activeness through the use of PowerPoint as an instructional media at SMPN 4 Latambaga. The program was implemented by involving teachers as the main partners through training and mentoring activities focused on designing and utilizing interactive PowerPoint presentations in the learning process, targeting both teachers and eighth-grade students with a total of 14 participants. The implementation method consisted of several stages, namely preparation (needs analysis and coordination with the school), execution (training on the use of PowerPoint and mentoring during classroom practice), and evaluation and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation to identify changes in students’ learning activeness as well as teachers’ responses to the program. The results indicate a gradual improvement in students’ learning activeness following the implementation of PowerPoint-based instruction; students became more enthusiastic, actively asked questions, engaged in discussions, and participated in classroom activities. In addition, teachers demonstrated improved competence in designing and utilizing technology-based instructional media. Furthermore, the program contributed to fostering a more interactive learning culture within the school, as evidenced by the adoption of similar media across various subjects. Therefore, this community service program provides a positive contribution.