Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Perpustakaan Umum Bahagia Mendawai melalui Kegiatan Kreatif dan Pengelolaan Perpustakaan Berbasis Digital Nurrahim, Muhammad Fakhri; Shalahuddin, Ahmad; Pualam, Akira Putri; Bella, Alifa Tauris Miranda; Irawan, Valinka Dewi Fortuna; Saputra, Ahmad Ernanda Dwi
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 1 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i1.5876

Abstract

The community service activity is based on the problem of a lack of creative activities and understanding of current technology in the 4.0 era. Observations and interviews with the Chair of the Perpustakaan Bahagia Mendawai, revealed that many children living on the coast of the Sungai Kapuas, particularly in Kampung Caping, have minimal understanding of technology. Despite the library having facilities such as four computers, but there are no teachers who have free time to teach the children in the village. To address this, nine work programs will be implemented to enhance children's abilities in using digital technology and educational approaches through creative activities. These programs include Beads Workshop, Microsoft Word Training, Design Training via Canva, Education on Saving and Practicing Making Piggy Banks, Daily Schedule Making Training, Collage Crafts, DIY Used Bottles, Social Media Management, and Bahagia Mendawai Library Administration Management. The goal is to transform children who have never used a computer into proficient users, especially in Microsoft Word. The use of computers in learning activities plays a crucial role in increasing literacy by requiring children to read books before taking typing training and then accessing information more widely. This helps develop the reading and writing skills needed in the current 4.0 era. The aim is to contribute positively to creating a young generation skilled in technology use, fostering creativity, and promoting strong literacy from an early age.
DETERMINAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN CONSUMER NON CYCLICALS: PERAN MODERASI FOREIGN OWNERSHIP Pualam, Akira Putri; Giriati, Giriati; Wendy, Wendy; Ristiyawan, M. Ridwan; Mustika, Uray Ndaru
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.38726

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh faktor Likuiditas, Efisiensi Aset, Leverage, Konsumsi Rumah Tangga dan Exchange Rate terhadap Kinerja Keuangan dengan Foreign Ownership sebagai variabel moderasi yang mampu memperlemah ataupun memperkuat korelasi tersebut. Studi ini melibatkan 68 perusahaan pada sektor consumer non-cyclicals yang sudah secara resmi tercatat pada BEI, melalui purposive sampling guna menentukan sampel berlandaskan kriteria perusahaan yang secara berurutan mengeluarkan laporan keuangan dan data kepemilikan saham selama 2020–2024 pada website IDX. Olah data pada studi ini, dilaksanakan dengan software EViews 13. Hasil analisis memperlihatkan jika efisiensi aset dan leverage mampu memengaruhi kinerja keuangan secara signifikan yang menegaskan dominasi faktor internal dalam perubahan kinerja keuangan. Sebaliknya, variabel makroekonomi seperti pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan, diduga karena tingginya persaingan harga dan fokus pada pasar domestik. Interaksi antara foreign ownership dan efisiensi aset terbukti signifikan, menunjukkan perannya dalam mendorong optimalisasi aset. Namun, interaksi dengan likuiditas masih lemah. Menariknya, dampak negatif leverage terhadap ROA menjadi tidak signifikan setelah dimoderasi. Meski demikian, foreign ownership tidak memperkuat hubungan antara faktor makroekonomi dan profitabilitas. Temuan ini diduga kuat disebabkan oleh dominasi family ownership sebesar rata-rata 45.20%, yang menjadikan investor asing lebih berperan sebagai penyedia modal daripada bagian dalam pengambilan keputusan strategis.