Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gerakan Gemar Menanam Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Perumahan Graha Raya Cikupa Tangerang Suseno, Bayu; Kamar, Karnawi; winanti, Winanti; ., Nurasiah; Rachma Dewi, Wulan; Sutardi, Didi; Jumiran, Jumiran; Muldani Rachmat, Imam; Wiyono, Nuri; Nuryanti, Yulis; Fauzi, Ahmad; Haryanto, Budi; Nurasiah, Nurasiah; Fernando, Erick; Sestri Goestjahjanti, Francisca; Napitupulu, Bonar Bangun Jeppri; Sahadah, Dewi Nely
Proletarian : Community Service Development Journal Vol 2 No 1 (2024): May 2024
Publisher : PT. BERBAGI TEKNOLOGI SEMESTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61098/proletariancomdev.v2i1.89

Abstract

Kesadaran dan kegemaran menanam tidak dimiliki oleh semua orang termasuk masyarakat di Perumahan Graha Raya Cikupa yang lebih banyak sebagai pekerja pabrik dengan waktu cukup singkat di rumah. Masih banyak lahan kosong di beberapa titik termasuk di sepanjang jalan perumahan masih belum ada tanaman. Tanah kosong masih dibiarkan begitu saja sehingga kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat terutama ibu rumah tangga untuk memiliki kesadaran terhadap lingkungan dan gemar menanam terutama tanaman cepat panen untuk membantu pemenuhan kebutuhan keluarga. Dilakukan edukasi secara langsung bertatap muka dengan para peserta dan dilakukan diskusi secara interaktif dengan para peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta untuk memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman cepat panen sesuai dengan program dan surat edaran dari Pj. Bupati Kabupaten Tangerang dengan program GERCEP. Para peserta mengikuti secara antusias kegiatan ini
PEMODELAN TOPIK UMPAN BALIK LEARNING MANAGEMENT SYSTEM SEBAGAI PENDUKUNG EVALUASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN BERTOPIC: KOMPARASI HDBSCAN DAN K-MEANS Aditya Perdana, Aldi; Sulistyo Budi, Adi; Lestari Purnamasari, Ayu; Sahadah, Dewi Nely; Ayu Ningrum, Sekar
IPSIKOM Vol. 14 No. 2 (2026): IPSIKOM
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v14i2.475

Abstract

Pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam proses pembelajaran menghasilkan data umpan balik siswa yang dapat digunakan sebagai sumber informasi dalam evaluasi manajemen pembelajaran. Namun, data umpan balik umumnya berbentuk teks tidak terstruktur sehingga membutuhkan pendekatan pemrosesan bahasa alami untuk mengidentifikasi tema-tema utama secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemodelan topik umpan balik LMS menggunakan BERTopic dengan membandingkan algoritma Hierarchical Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (HDBSCAN) dan K-Means. Penelitian menggunakan 4.358 dokumen umpan balik siswa berbahasa Indonesia. Tahapan penelitian meliputi prapemrosesan teks, pembentukan representasi semantik menggunakan model paraphrase-multilingual-MiniLM-L12-v2, reduksi dimensi menggunakan UMAP, pengelompokan dokumen, serta evaluasi kualitas topik. Penentuan jumlah klaster K-Means dilakukan menggunakan Silhouette Score, DaviesBouldin Index, dan Calinski-Harabasz Score, dengan K=26 dipilih berdasarkan Silhouette Score tertinggi sebesar 0,4999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HDBSCAN memperoleh nilai c_v sebesar 0,5953 dan c_npmi sebesar 0,0523, lebih tinggi dibandingkan K-Means yang memperoleh nilai 0,5885 dan 0,0428. Sebaliknya, K-Means menghasilkan Topic Diversity sebesar 0,5269 dan cakupan dokumen 100%, sedangkan HDBSCAN memperoleh Topic Diversity sebesar 0,5192 dengan cakupan dokumen 74,02% dan 25,98% dokumen teridentifikasi sebagai outlier. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara selektivitas pembentukan topik dan cakupan dokumen. HDBSCAN menghasilkan topik yang lebih selektif, sedangkan K-Means mampu mengalokasikan seluruh dokumen ke dalam klaster. Temuan penelitian dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan algoritma pengelompokan pada pemodelan umpan balik LMS untuk mendukung evaluasi manajemen pembelajaran.