Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SEBAGAI PREDIKTOR KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE Riris Lawitta; Najdah T
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 4 No. 1 (2024): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/12k32319

Abstract

Tantangan dalam implementasi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 di Indonesia perlu dikaji secara mendalam untuk merumuskan solusi yang tepat dan efektif. Meskipun telah dimulai sejak tahun 2011 dan diikuti oleh Era Society 5.0 di Jepang pada tahun 2019, implementasi Era Revolusi Industri 4.0 di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Keterampilan digital menjadi bagian penting dalam pendidikan masa depan karena merupakan bagian dari sistem pendidikan modern, namun tidak menggantikan keaksaraan tradisional, melainkan melengkapinya dengan pengetahuan dan atribut baru. Perguruan tinggi selaku institusi Pendidikan perlu menyesuaikan kurikulum yang dipergunakan untuk menjadi wadah membangun mahasiswa untuk memiliki keterampilan 4C pembelajaran abad 21, yaitu keterampilan communication (berkomunikasi), Critical thinking (berpikir kritis), creative thinking (berpikir kreatif), dan collaborator (berkolaborasi). Jenis penelitian ini merupakan ex post facto dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan open-ended question yang disusun dan disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian terhadap 62 responden menunjukkan tingkat literasi digital mahasiswa di level cukup (lower middle). Sebanyak 67,74% mahasiswa dikategorikan memiliki tingkat berpikir kritis yang cukup, 19,35% memiliki tingkat berpikir kritis tinggi, dan 12,9% dikategorikan memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah. Berpikir kritis berperan signifikan sebagai predictor keterampilan literasi digital sebesar 46,6% pada mahasiswa jurusan Pendidikan ekonomi Universitas Musamus Merauke.
The Effect of Gold Prices on The Composite Stock Price Index with Inflation as A Moderating Variable Marieska Lupikawaty; Novitasari; Angga Nugraha; Vidya Ramadhan Putra Pratama; Riris Lawitta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1603

Abstract

This study aims to analyze the influence of global gold price fluctuations on the Jakarta Composite Index (JCI), with inflation as a moderating variable. Using portfolio theory and the efficient market hypothesis, this study examines gold as a safe-haven asset and its relationship with the domestic capital market during periods of inflationary pressure. The data used are secondary time series data analyzed using the Moderate Regression Analysis (MRA) method. The results show that gold prices have a significant influence on JCI movements, but the strength of this relationship depends strongly on the inflation rate. Inflation is found to act as a moderating variable, strengthening the shift in investment from the stock market to gold when the currency's purchasing power declines. This research provides strategic implications for investors in diversifying their portfolios and for policymakers in maintaining the stability of the national financial market.