Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SETTLEMENT PATTERN ANALYSIS KAPUAS RIVERBANK URBAN VILLAGE DALAM BUGIS EAST PONTIANAK SUBDISTRICT Ikhlas, Muhammad; Azuryan, Azuryan; Pastian, Bibia; Bonaventura, Yolanda; Khoir, Muhammad Thoriqul; Christanto, Ludovicus Manditya Hari
GEOREFERENCE Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i1.94133

Abstract

This research examines settlement patterns along the Kapuas River, particularly in Kelurahan Dalam Bugis, East Pontianak, which is characterized by rapid but unplanned growth. The research objectives include: (1) describe the settlement pattern formed in the area, and (2) identify the factors that influence it. The method used was descriptive qualitative with primary data collection through observation and in-depth interviews, as well as secondary data from literature studies. The results of the analysis show two main patterns: a Linier pattern that follows the path and an organic pattern that develops naturally without a standard spatial layout. Shaping factors include the socio-economic characteristics of the community (port dependency and informal employment), natural conditions (flat topography but affected by waste accumulation), building characteristics (semi-permanent with wooden pile foundations), and infrastructure and accessibility constraints (narrow roads, minimal sanitation and clean water). These settlements also face the risk of flooding, poor sanitation and high density. Therefore, there is a need for integrated spatial planning, legalization of land rights, improvement of basic infrastructure and sustainable environmental management to create safer and more orderly settlements.
Persepsi Mahasiswa asal Kabupaten Natuna Terhadap Faktor Geografis dalam Pengambilan Keputusan Memilih Studi di Universitas Tanjungpura Pastian, Bibia; Ulfah, Maria; Anasi, Putri Tipa
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): July, Emerging Issues in Education, Society, and Humanities.
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qtzjs297

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi geografis dan proses pengambilan keputusan mahasiswa asal Kabupaten Natuna dalam memilih Universitas Tanjungpura (UNTAN) sebagai tempat melanjutkan studi. Sebagai kabupaten kepulauan terluar yang hanya memiliki satu perguruan tinggi berbasis keagamaan, Natuna mendorong lulusan yang ingin menempuh bidang non-keagamaan untuk merantau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa aktif, orang tua, dan alumni, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang didukung triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi geografis mahasiswa terbentuk melalui tujuh konsep keruangan, yaitu lokasi, jarak, keterjangkauan, aglomerasi, nilai kegunaan, interaksi dan interdependensi, serta diferensiasi area, dengan diferensiasi area dan nilai kegunaan muncul sebagai pertimbangan paling kuat karena Pontianak menawarkan program studi dan status kelembagaan yang tidak tersedia di Natuna. Pengambilan keputusan berlangsung melalui lima tahap, yaitu penetapan tujuan, pengumpulan informasi, pembentukan minat, pemilihan alternatif terbaik, dan kepuasan, yang masing-masing dipengaruhi pertimbangan keruangan seperti biaya perjalanan, ketersediaan transportasi, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menegaskan pengaruh kondisi geografis wilayah kepulauan dan tertinggal terhadap mobilitas pendidikan tinggi mahasiswa dari daerah perbatasan dan kepulauan.