Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komparatif Sistem Pemungutan Suara: Efektivitas Situng dan Sirekap dalam Proses Pemilu di DKI Jakarta Nurain, Nurain; Putri, Andini Nathania; Siregar, Apvira Azhari; Firman, Firman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.17031

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbandingan keefektifan SITUNG dan SIREKAP dalam proses pemilu di DKI Jakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi banding dengan jenis penelitian kualitatif karena membandingkan nilai efektivitas 2 variabel (SITUNG dan SIREKAP). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan SITUNG dalam proses rekapitulasi suara masih menjadi kontroversial, karena hadirnya kesalahan teknis yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dalam proses memasukkan data ke dalam SITUNG yang mengakibatkan ketidakpercayaan dan kecurigaan publik. penggunaan aplikasi SIREKAP dalam proses Pilpres 2024. Munculnya ketidakpuasan masyarakat terhadap hasil pemilu yang dihitung melalui aplikasi SIREKAP dan kurangnya kesiapan aplikasi dan dukungan terhadap penggunaan aplikasi membuat aplikasi SIREKAP menjadi perhatian penulis untuk dibahas dalam penelitian ini.
MOBILISASI MASSA BERBASIS AGAMA DAN KEBIJAKAN PUBLIK: STUDI KASUS AKSI 212 DI INDONESIA Hidayat, Irgi Fahrezi Hidayat; Siregar, Apvira Azhari; Ahren Jasmine Azzahra; Joya Predista; Fathkuri, Fathkuri; Mukhamad Busro Asmuni
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mobilisasi massa berbasis agama dalam Aksi 212 di Indonesia dapat terbentuk, dijalankan, serta memengaruhi kebijakan publik dan dinamika politik nasional, khususnya dalam konteks hubungan antara agama, kekuasaan, dan demokrasi di era pasca reformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur ilmiah, jurnal, buku, laporan, dan sumber dokumentasi terkait Aksi 212. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aksi 212 terbentuk melalui kombinasi ketidakpuasan sosial, isu keagamaan, serta peran aktor keagamaan dan jaringan media sosial yang secara sinergis membangun solidaritas kolektif berbasis identitas agama. Mobilisasi ini tidak hanya berdampak pada proses hukum kasus yang melatarbelakanginya, tetapi juga memengaruhi sensitivitas kebijakan pemerintah, memperkuat politik identitas dalam kontestasi elektoral, serta melahirkan aktor-aktor politik baru berbasis jaringan keagamaan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mobilisasi berbasis agama memiliki peran ganda, yaitu sebagai bentuk partisipasi politik masyarakat sekaligus sebagai faktor yang mampu mengubah arah kebijakan publik dan memperkuat dinamika politik identitas, yang pada saat yang sama menimbulkan tantangan terhadap pluralisme, kohesi sosial, dan stabilitas demokrasi di Indonesia.