Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pangan Fungsional Protein Broth Bersama Kader PKK Kelurahan Baru Dalam Pencegahan Stunting Wijinindyah, Ayutha; Marda, Alexander Burhani; Nurfrizal, Risca Permasatasari; Saputro, Wisnu Kurnia Ari; Yusuf, Ahmad; Febrianor, Gusti Muhammad Juriansyah; Saputra, Sandy Indra; Hasanah, Laila Uswatun; Agustina, Dela; Jasmin, Muhammad; Yuliana, Yuliana
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1102

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah gizi kronis yang terjadi di Indonesia khususnya Kalimantan Tengah. Salah satu upaya mengatasi stunting adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) sumber protein hewani. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Antakusuma bersama Kader PKK Kelurahan Baru menginisiasi penggunaan pangan fungsional protein broth sebagai alternatif PMT. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan praktik pembuatan protein broth dengan melibatkan kader PKK dan Posyandu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 bekerjasama dengan Posyandu Damai dan Anggrek. Tahapan kegiatan meliputi survey pendahuluan, penentuan masalah prioritas, perumusan solusi, pelatihan, mentoring dan evaluasi. Hasil pada kegiatan ini adalah kader PKK mampu melakukan transfer ilmu, membuat dan mendistribusikan protein broth kepada balita berisiko stunting dan ibu hamil KEK. Produk ini disukai karena mudah diaplikasikan pada makanan sehari-hari, bergizi tinggi dan membantu memenuhi kebutuhan protein hewani. Dengan demikian, hasil kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK serta memberi manfaat bagi balita dan ibu hamil. Saran bagi kegiatan ini adalah terdapat dukungan pemerintah daerah agar keberlanjutan program dan cakupan lebih luas dapat tercapai.
OPTIMIZATION OF ASIAN CLAM POSITIONING MODEL FOR IMPROVED WATER QUALITY IN NILE TILAPIA CULTURE UNDER THE YUMINA BUMINA SYSTEM Marda, Alexander Burhani; Permatasari , Risca; Wijinindyah, Ayutha; Febrianor, Gusti Muhamad Juriansyah; Saputra, Sandy Indra; Hasanah, Laila Uswatun; Yuliana, Yuliana
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1940

Abstract

Sistem akuaponik Yumina Bumina, sebagai inovasi lokal berbasis Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA), menawarkan pendekatan berkelanjutan untuk budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) melalui integrasi tanaman kangkung dan kerang kijing (Anodonta woodiana). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh empat konfigurasi posisi kerang kijing terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan nila selama 30 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan, (A) kerang sebelum unit tanaman, (B) setelah unit tanaman, (C) di dalam pipa aliran, dan (D) konfigurasi terintegrasi yang hasilnya diuji secara statistik. Hasil menunjukkan bahwa meskipun perlakuan C menghasilkan konsentrasi amonia terendah (1,10 ± 0,85 mg/L), perlakuan A menghasilkan laju pertumbuhan berat harian tertinggi (15,74%/hari) dan total padatan terlarut (TDS) terendah (388,4 ppm). Perlakuan C justru menyebabkan akumulasi nitrit (3,74 mg/L) dan TDS tertinggi, yang berpotensi menimbulkan stres osmoregulasi pada ikan. Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kandungan %Total N pada ikan maupun kangkung antar perlakuan, hal ini mengindikasikan bahwa variasi pertumbuhan lebih dipengaruhi oleh stabilitas lingkungan fisiologis daripada ketersediaan nitrogen. Temuan ini menegaskan bahwa penempatan kerang kijing sebagai pre-filter sebelum zona tanaman (perlakuan A) menciptakan aliran nutrien bertahap yang optimal, meminimalkan stres lingkungan, dan memaksimalkan pertumbuhan ikan. Studi ini memberikan rekomendasi desain hidrolika strategis untuk sistem akuaponik berkelanjutan berbasis IMTA.